Bos BP BUMD DKI Tidak Tahu Pasar Jaya Rekrut Hercules
Rosario de Marshall atau Hercules. Foto: ANTARA
MerahPutih.com - Masyarakat dihebohkan dengan kabar mantan preman Tanah Abang, Rosario de Marshall atau Hercules menjadi tenaga ahli Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perumda Pasar Jaya.
Ketika dikonfirmasi mengenai informasi tersebut, Plt Kepala Badan Pembinaan (BP) BUMD DKI Jakarta Riyadi mengaku tidak mengetahui kalau Hercules masuk menjadi bagian dari pegawai BUMD. Sebab, kata Riyadi, selama ini pihaknya tidak ikut serta dalam assessment jagoan legendaris tersebut.
Baca Juga:
Hercules dan Eki Pitung Diangkat Jadi Tenaga Ahli PD Pasar Jaya
"Karena gini, kalau untuk di bawah direksi, itu menjadi kewenangan direksi bukan kewenangan BP BUMD," kata Riyadi di Jakarta, Selasa (22/2).
Namun, Riyadi mengakui kalau untuk perekrutan pengurus BUMD DKI Jakarta baik itu di posisi direktur, dewan pengawas, serta dewan komisaris, BP BUMD punya kewajiban untuk assessment.
Riyadi menjelaskan jika yang dibutuhkan pegawai, itu merupakan kewenangan dari Direksi BUMD. Lantaran BP BUMD tak menyentuh hal itu, maka pihaknya tidak mengetahui Hercules jadi bawahan Arief Nasrudin.
"Makanya kami lagi menunggu laporan dari pasar Jaya," imbuh bos BP BUMD DKI itu.
Baca Juga:
Kapolda Metro Jawab Kabar Adanya Hercules Cs di Kelompok yang Diserang John Kei
Di samping itu, untuk M Rifky alias Eki Pitung, kata Riyadi, kemungkinan mengisi jabatan tenaga ahli di Perumda Pasar Jaya. Sebab seingatnya, pihaknya pernah memberikan penilaian terhadap Eki Pitung.
"Kalau Eki Pitung mungkin iya. Karena dulu pernah di assessment di sini tapi dulu dia dia assessment disini untuk pengurus BUMD," urainya.
Tapi, sejauh ini Riyadi tidak mengetahui jabatan pastinya Eki Pitung di Pasar Jaya. Sebab sekarang ini dirinya masih menunggu laporan dari BUMD Perumda Pasar Jaya. "Kita lagi menunggu laporan dari Pasar Jaya jadi saya belum tahu juga Eki sebagai apa di sana," tutupnya. (Asp)
Baca Juga:
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Mobil Mewah dan Kebun Sawit Disita Kejati DKI di Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan Ekspor LPEI
Pemerintah Bakal Bangun BUMN Tekstil Baru, Yang Lama Tidak Bakal Dihidupkan
Danantara Mulai Lakukan Reformasi BUMN di Tahun Ini
BUMN Rugi tapi Elit Minta Bonus, DPR: Ini Masalah Etika Kepemimpinan
Prabowo Perintahkan Danantara Bersihkan Direksi BUMN, Rugi Tapi Minta Bonus
Prabowo Sentil Praktik Mark Up Proyek, Pencurian di Siang Bolong
Dua 'Monster Langit' TNI AU Angkut 18 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Sumatera, Super Hercules Beraksi Tumpas Keterisolasian
ID Food Berencana Gadaikan Aset, DPR: Jaminan Pinjaman harus Opsi Terakhir, bukan Pilihan Utama
Pendapatan Pertamina Tembus Rp 1.127 Triliun, Laba Bersih Rp 54 Triliun
Garuda Tunda Pengadaan Pesawat Baru, Prioritasnya Perbaikan Armada