Dua 'Monster Langit' TNI AU Angkut 18 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Sumatera, Super Hercules Beraksi Tumpas Keterisolasian

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 11 Desember 2025
Dua 'Monster Langit' TNI AU Angkut 18 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Sumatera, Super Hercules Beraksi Tumpas Keterisolasian

Ilustrasi: Pesawat Hercules TNI Angkatan Udara (ANTARA/HO-KBRI Ankara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - TNI AU kembali mengambil peran aktif dalam penanggulangan bencana dengan mengerahkan dua pesawat angkut jenis Hercules ke wilayah bencana di Sumatera pada Rabu (11/12).

Kadispenau I Nyoman Suadnyana menegaskan total bantuan yang disalurkan mencapai 18.949 kilogram.

"Kita kerahkan dua pesawat angkut, C-130J Super Hercules A-1339 dan C-130 Hercules A-1326, untuk menyalurkan 18.949 kilogram bantuan kemanusiaan," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana dikutip Antara, Kamis (11/12).

Baca juga:

Pesawat Hercules dan A400 Terbang ke Lokasi Terdalam Bencana Sumut, Sumbar dan Aceh, Bawa Bantuan dan Tim Medis

Pengerahan pesawat strategis ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah untuk memastikan logistik bantuan tiba dengan aman di tangan para korban bencana.

Logistik Beragam untuk Kebutuhan Mendesak

Pesawat angkut pertama, C-130J Super Hercules A-1339, telah diberangkatkan lebih dulu. Pesawat ini mengangkut 5.214 kilogram logistik yang sangat dibutuhkan, meliputi pakaian, sembako, dan juga filter air.

Pesawat angkut kedua, C-130 Hercules A-1326, bergerak menuju Lanud Soewondo (SWO) dengan membawa volume bantuan yang lebih besar, yaitu 13.735 kg.

Bantuan ini terdiri dari makanan, obat-obatan, dan perlengkapan mandi.

Distribusi Lanjut ke Lokasi Terisolir

Setelah bantuan tiba di posko logistik yang berada di Lanud, proses pendistribusian tidak berhenti. TNI AU, TNI AD, dan TNI AL akan melanjutkan upaya tersebut dengan mengerahkan armada helikopter mereka.

Pengerahan helikopter ini ditujukan khusus untuk mengirimkan bantuan ke lokasi-lokasi bencana yang masih terisolir dan sulit dijangkau melalui jalur darat.

Baca juga:

'Hujan' Logistik dari Langit, TNI AU Kirim Hercules C-130J Super ke Aceh Tamiang

I Nyoman Suadnyana menjamin, operasi pengiriman logistik oleh seluruh pesawat angkut TNI AU akan terus berlangsung tanpa henti ke wilayah-wilayah yang terdampak bencana.

Dengan masifnya dukungan dan pengiriman bantuan ini, ia memiliki harapan besar.

"Dengan adanya bantuan tersebut, dia berharap proses pemulihan pascabencana bisa berjalan dengan maksimal," pungkasnya.

#Hercules #Hercules C-130 #Pesawat Hercules #Bencana Alam #Bencana Hidrometeorologi #Bencana Nasional
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
65 Warga Cisarua Bandung Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor, 25 Jenazah Sudah Ditemukan
25 jenazah korban longsor telah diterima Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat di posko Puskesmas Pasirlangu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
65 Warga Cisarua Bandung Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor, 25 Jenazah Sudah Ditemukan
Indonesia
Update Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat: 6 Korban Tewas Berhasil Diidentifikasi
Enam korban tewas longsor Cisarua berhasil diidentifikasi. Data forensik dan informasi keluarga menjadi kunci utama dalam identitikasi tersebut.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Update Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat: 6 Korban Tewas Berhasil Diidentifikasi
Indonesia
Revisi UU BNPB Diharap Masuk Prolegnas, DPR Ingin Kepala Badan Bisa Langsung Kerja Bareng Kepala Daerah
BNPB harus bisa langsung bekerja sama dengan gubernur, bupati, pemerintah daerah, bahkan dengan Polres, Polsek, dan Kodim
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Revisi UU BNPB Diharap Masuk Prolegnas, DPR Ingin Kepala Badan Bisa Langsung Kerja Bareng Kepala Daerah
Indonesia
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya
Trauma mendalam akibat bencana dapat menghambat perkembangan intelektual anak jika tidak ditangani oleh tenaga ahli
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya
Indonesia
Bibit Siklon Tropis 91S Muncul di Dekat NTB, Pertanda Apa?
BMKG mencatat sedikitnya ada enam faktor utama yang membuat Bibit 91S ini begitu berbahaya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Bibit Siklon Tropis 91S Muncul di Dekat NTB, Pertanda Apa?
Indonesia
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Ia menekankan bahwa pemerintah harus hadir dengan bantuan konkret agar anak-anak tidak berlama-lama terjebak dalam situasi pendidikan yang tidak layak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Indonesia
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, serta angin kencang, puting beliung, maupun hujan es, di seluruh 29 kabupaten dan sembilan kota di Jawa Timur, kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
Indonesia
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Besar Wilayah Bali hingga 27 Januari
Beberapa wilayah di Bali berpeluang alami bencana hidrometeorologi.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Besar Wilayah Bali hingga 27 Januari
Indonesia
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Presiden RI, Prabowo Subianto, mencabut izin 28 perusahaan penyebab banjir di Sumatra. Berikut adalah daftar lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Indonesia
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
Teriknya matahari serta suhu udara tinggi sepanjang hari turut memperburuk keadaan karena lokasi lahan yang terbakar di Aceh Barat merupakan lahan gambut.
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
Bagikan