BKKBN Gandeng Penyuluh Agama sebagai Upaya Turunkan Angka Stunting di Indonesia

Mula AkmalMula Akmal - Kamis, 01 Desember 2022
BKKBN Gandeng Penyuluh Agama sebagai Upaya Turunkan Angka Stunting di Indonesia

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo. (Foto: MP/Cahyo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggandeng para penyuluh pernikahan agama di DIY untuk membantu menurunkan angka stunting.

Peran penyuluh agama ini untuk mengedukasi para calon pengantin tentang kesehatan reproduksi dan kandungan agar anak tidak stunting.

Baca Juga:

Gerakan Minum Tablet Tambah Darah Upaya Atasi Stunting

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menyampaikan di Indonesia setiap tahun terdapat 4,8 juta kehamilan. Dari angka itu, 1,2 juta diantaranya lahir dan tumbuh dalam keadaan stunting. Kondisi ini dinilai Hasto perlu untuk dievaluasi.

“Jadi di negara kita banyak yang hamil, banyak melahirkan, dan banyak stunting. Akibatnya Human Capital Index negara kita berada pada urutan 130 dari seluruh negara di dunia. Ini perlu dikoreksi” ujar Hasto Sosialisasi Dan Pembekalan Bagi Para Penyuluh Agama dalam Percepatan Penurunan Stunting di DIY, Rabu 30 November 2022.

Hasto meminta kepada penyuluh agama membantu menurunkan angka stunting di Indonesia dengan cara turut mengedukasi masyakat meningkatkan kualitas SDM. Peran penyuluh agama dalam pernikahan yang merupakan gerbang awal membangun keluarga disebut Hasto sangatlah vital.

"Gerbang orang mau berkeluarga adalah penyuluh agama. Mereka yang mau menikah itu tidak datang ke penyuluh KB tapi ke penyuluh agama, kemudian KUA," ungkap Hasto.

Baca Juga:

Penurunan Stunting Perlu Komitmen Kuat dari Pimpinan Daerah

"Kami mendorong peran penyuluh agama, untuk menyampaikan pesan ke calon pengantin, demi menekan stunting. Ingat, dalam setahun 2 juta orang menikah dan 1,6 juta hamil. Mereka, gerbangnya di penyuluh agama semua," ucap Hasto.

Untuk membantu penyuluh agama mengedukasi para calon pengantin, kata Hasto, BKKBN telah membuat panduan audio visual. Panduan audio visual ini bisa didownload dan diberikan kepada calon pengantin.

Hasto menambahkan BKKBN punya layanan konsultasi yang juga bisa diakses oleh calon pengantin. Lewat layanan konsultasi ini, Hasto berharap para calon pengantin paham tentang kesehatan reproduksi dan kondisi kehamilan.

"Sesuai permintaan Pak Menteri Agama, kami buatkan (panduan) audio visual, yang nanti bisa di-download para penyuluh agama. Materi itu tinggal disampaikan ke catin (calon pengantin). Kami juga membuka help desk juga, tempat untuk bertanya. Kami buka secara daring melalui aplikasi ELSIMIL (Elektronik Siap Nikah dan Hamil). Itu bisa diakses," tutup Hasto. (Cahyo/Yogyakarta)

Baca Juga:

Atasi Stunting, PDIP Dorong Kampus Terlibat Bangun Kesadaran

#Stunting #BKKBN #Yogyakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Targetkan Angka Stunting Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan angka stunting Jakarta turun dari sekitar 17 persen menjadi 14 persen dalam dua tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Pramono Targetkan Angka Stunting Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun
Indonesia
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Indonesia
Apa itu Beras Fortifikasi? Kenali Perbedaannya dengan Beras Biasa yang Kini Wajib Dipakai MBG
Apa itu beras fortifikasi yang dipakai MBG berbeda dengan beras biasa. Beras ini memiliki kandungan berbagai zat gizi mikro.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Apa itu Beras Fortifikasi? Kenali Perbedaannya dengan Beras Biasa yang Kini Wajib Dipakai MBG
Indonesia
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
QS Best Student Cities 2027 menempatkan Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya dalam 10 kota dengan biaya studi termurah dunia. Jakarta juga masuk daftar kota pelajar terbaik global.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Berita Foto
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi saat mengunjungi Candi Prambanan di DI Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Berita Foto
Raker Mendukbangga BKKBN dengan Komisi IX DPR bahas Darurat Stunting
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji di Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 24 Juni 2026
Raker Mendukbangga BKKBN dengan Komisi IX DPR bahas Darurat Stunting
Berita
SOYJOY Nutrition Award 2026 Apresiasi 213 Program Gizi, Soroti Inovasi Penanganan Stunting dan Kesehatan Masyarakat
SOYJOY Nutrition Award 2026 menghimpun 213 program gizi dari berbagai daerah. Hampir separuh program berfokus pada penanganan stunting.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
SOYJOY Nutrition Award 2026 Apresiasi 213 Program Gizi, Soroti Inovasi Penanganan Stunting dan Kesehatan Masyarakat
Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Indonesia
Waspada! Risiko Stunting Anak Indonesia Bisa Melonjak Tinggi
Prevalensi stunting tahun 2022 menurut Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) sebesar 21,6 persen dan meningkat dengan adanya El Nino ini sampai bertambah 15-25 persen
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
Waspada! Risiko Stunting Anak Indonesia Bisa Melonjak Tinggi
Bagikan