MerahPutih.com - Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Jawa Timur siapkan kas keuangan agak rendah yakni sebesar Rp11,5 triliun untuk momen Ramadan dan Lebaran 2021. Dibanding tahun lalu, realisasi perputaran uang mencapai Rp11,8 triliun.
Deputi Kepala Perwakilan BI Jatim, Imam Subarkah menyampaikan, jumlah yang ada tersebut sesuai perkiraan kebutuhan masyarakat. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan perbankan untuk mengecek kebutuhan nasabahnya.
Baca Juga:
BI Dorong Warga Bagikan Uang Rp75 Ribu Saat Lebaran
"Walaupun ada larangan mudik dan PPKM, namun tetap ada pergerakan ekonomi dan itu artinya ada kebutuhan tambahan uang,” ujar Imam, Kamis (15/04/20201).
Ia menambahkan, untuk penukaran uang kali ini layanan kas keliling ditiadakan. Sebab masih dalam kondisi pandemi COVID-19. Masyarakat disarankan untuk tukar uang melalui perbankan.
"Kami sudah koordinasi dengan semua bank, dan masyarakat tak perlu khawatir jika butuh pecahan uang tertentu untuk Lebaran," tandas Imam.
Masyarakat, kata ia, harus tetap menerapkan protokol kesehatan saat menukar uang di bank. Hindari kerumunan, jika menemukan antrean panjang lebih mencari bank lain.
BI Jatim juga masih menyiapkan pasokan uang Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) 75 yang juga bisa digunakan untuk uang Lebaran. Berhubung UPK 75 tak hanya sebagai uang koleksi, namun juga menjadi uang yang sah untuk transaksi. Permintaannya pun masih cukup banyak.
"Permintaan UPK75 masih cukup tinggi, karena didorong kemudahan penukaran, yakni 1 KTP untuk maksimal 100 lembar UPK75," pungkas Imam. (Andika Eldon/Surabaya)
Baca Juga:
BI Siap Edarkan Uang Rp152 Triliun di Lebaran 2021