BGN Borong Motor Listrik untuk Kepala SPPG, CBA: Lahan Empuk Korupsi

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 08 April 2026
BGN Borong Motor Listrik untuk Kepala SPPG, CBA: Lahan Empuk Korupsi

Kepala BGN, Dadan Hindayana. Foto: Dok. BGN

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DIREKTUR Eksekutif Centre for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengkritik pengadaan kendaraan motor listrik untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN). Menurut Uchok, selain nilai pengadaan yang fantastis, terdapat kejanggalan pada anggaran jasa pengiriman motor ke seluruh Indonesia. Ia menilai pengeluaran tersebut tidak lazim dalam praktik pengadaan kendaraan.

“BGN bukan hanya menghambur-hamburkan duit untuk memborong motor listrik, melainkan juga membuang-buang duit untuk jasa pengiriman ke seluruh Indonesia,” ujar Uchok dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (8/4).

Ia menjelaskan, dalam praktik umum, biaya pengiriman kendaraan biasanya menjadi tanggung jawab perusahaan atau dealer, bukan instansi pemerintah sebagai pembeli. Uchok khawatir adanya potensi dugaan penyimpangan anggaran dalam pos jasa pengiriman tersebut.

Berdasarkan data CBA, nilai anggaran jasa pengiriman motor BGN pada 2025 mencapai Rp528,9 miliar. “Ini bukan anggaran kecil. Ini berpotensi menjadi lahan korupsi yang empuk,” katanya.

Baca juga:

BGN Buka Suara soal Video Viral Motor Listrik, Tegaskan untuk Operasional MBG



Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menyatakan saat ini sudah ada realisasi total 21 ribu sepeda motor yang dianggarkan dari 2025 untuk kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dadan menyampaikan hal tersebut untuk menanggapi video yang beredar di media sosial yang menampilkan sejumlah sepeda motor berlogo BGN sehingga memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat.

Dadan sekaligus mengklarifikasi informasi yang beredar di media sosial mengenai jumlah pengadaan mencapai 70 ribu unit. Ia menegaskan kabar tersebut tidak benar.(knu)



Baca juga:

Viral Motor Bakal Dibagikan ke Dapur MBG, BGN: Pengadaan Tahun 2025 Sebanyak 21.801 Unit

#Badan Gizi Nasional #Dapur MBG #SPPG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BGN Siapkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Fokus Perluasan MBG ke Wilayah 3T
MBG kini sudah memasuki wilaya 3T. Sebanyak 480 SPPG siap disebar di 16 provinsi. Hal itu dikatakan Kepala BGN, Sudaryono.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
BGN Siapkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Fokus Perluasan MBG ke Wilayah 3T
Indonesia
RI Pecah Rekor! APBN 2027 Tembus Rp 4.106 Triliun Disahkan, Alokasi K/L Terbesar BGN Disusul Kemenhan-Polri
DPR resmi mengesahkan APBN 2027 senilai Rp 4.106,3 triliun yang mencetak rekor terbesar sejarah RI dengan alokasi anggaran tertinggi untuk Badan Gizi Nasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 30 September 2026
RI Pecah Rekor! APBN 2027 Tembus Rp 4.106 Triliun Disahkan, Alokasi K/L Terbesar BGN Disusul Kemenhan-Polri
Indonesia
Kasus Dugaan Korupsi MBG Masuk Babak Baru, 6 Tersangka Segera Disidang
Kejagung melimpahkan enam tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola MBG 2025-2026. Ada Dadan Hindayana dan dua eks Wakil Kepala BGN.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Kasus Dugaan Korupsi MBG Masuk Babak Baru, 6 Tersangka Segera Disidang
Indonesia
BGN Ancam Tutup Dapur SPPG yang Tak Kooperatif di Tengah Kasus Keracunan MBG
Wakil Kepala BGN Mayjen Trenggono mengatakan, kerja sama antara BGN dengan yayasan dan mitra pengelola SPPG menjadi salah satu syarat penting dalam pelaksanaan program MBG.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
BGN Ancam Tutup Dapur SPPG yang Tak Kooperatif di Tengah Kasus Keracunan MBG
Indonesia
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
BGN memberikan suspend berat kepada SPPG Batang Bawang Bawang setelah 219 penerima MBG mengalami gangguan kesehatan dan ditemukan pelanggaran SOP.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
Indonesia
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
BGN menghentikan permanen empat SPPG MBG karena masalah disiplin operasional dan keamanan pangan. Layanan 10.112 penerima dialihkan ke SPPG terdekat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
Indonesia
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Dapur desa tersebut dapat dikelola oleh masyarakat, termasuk komunitas perempuan desa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Indonesia
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Ompreng yang telah diisi menu MBG langsung dimasukkan ke sealer dan sinar ultraviolet untuk mendeteksi apakah ada bakteri atau tidak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Indonesia
Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN
Karyawan SPPG Bantul diberhentikan BGN, setelah ketahuan mengejek korban keracunan MBG.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN
Indonesia
Anggaran MBG Telah Habiskan Rp 134,2 Triliun Per Agustus 2026
Jumlah penerima manfaat MBG pada Agustus 2026 mencapai 57 juta penerima melalui 27.485 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Anggaran MBG Telah Habiskan Rp 134,2 Triliun Per Agustus 2026
Bagikan