Bersyukur M Taufik Keluar dari Gerindra, Desmond: Dia Tidak Ada Prestasinya
Mohamad Taufik ketika diwawancarai awak media di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (2/6). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
MerahPutih.com - Mohammad Taufik dikabarkan akan hengkang dari partai Gerindra. Taufik dikabarkan bakal berlabuh ke Partai NasDem.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Desmond Junaidi Mahesa bersyukur M Taufik pergi dari partai besutan Prabowo Subianto ini
Baca Juga
Gerindra Ancam Pecat M Taufik Bila Terbukti Dukung Airin di Pilgub Jakarta
"Bersyukur kita. Bersyukur dia pindah agar NasDem tahu gimana Taufik. Ya, dia tidak ada prestasinya," kata Desmond di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/6).
Menurut Desmond, rencana M. Taufik keluar dari Partai Gerindra lantaran tak menerima keputusan DPP melengserkannya dari posisi wakil ketua DPRD DKI Jakarta.
"Dia tidak nyaman karena diganti, karena kita lihat dia tidak beres urus partai," ujarnya.
Baca Juga
M Taufik Diisukan Pindah Partai, Ketua Fraksi Gerindra: Jangan Didoain
Sebelumnya, M Taufik mengungkapkan kemungkinannya berpindah partai. Salah satu parpol yang menjadi pilihan yakni NasDem. Taufik menjelaskan alasan mengapa ia ingin pindah ke partai besutan Surya Paloh tersebut.
Ia mengatakan, NasDem memiliki arah untuk mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. (Pon)
Baca Juga
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Partai, Daftar Februari 2026
PDIP Gelar Rakarnas 10 -12 Januari, Ini Tema dan Agenda Yang Dibahas
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
ICW Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD, Rugikan Demokrasi dan Fasilitasi Politik Transaksional
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021