Berpotensi Picu Konflik Kepentingan, Firli Bahuri Didesak Mundur dari Kepolisian

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 18 Desember 2019
 Berpotensi Picu Konflik Kepentingan, Firli Bahuri Didesak Mundur dari Kepolisian

Praktisi hukum Saor Siagian (Foto: Dok Pribadi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Praktisi hukum Saor Siagian mengungkapkan rivalitas antara penyidik KPK dan Polri masih menjadi permasalahan di lembaga antirasuah. Jika tidak diselesaikan, kinerja penegakkan hukum akan terhambat.

Saor mengatakan, jika ketua KPK yang baru, Komjen Firli Bahuri tak mengundurkan diri, dinamika perseturuan itu akan semakin memanas.

Baca Juga:

Agus Rahardjo Akui Diperiksa Pengawas Internal KPK

"Nah saya minta dia mengundurkan diri. Supaya jangan ada gangguan barries-phychology. Saya tidak mengatakan barrier hukum, tetapi psikologi. Karena jangan lupa dalam penegakkan hukum itu confidence, rasa percaya diri penegak hukum itu juga sangat menentukan," kata Saor dalam acara diskusi Forum Lintas Hukum di kawasam Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/12).

Ketua KPK Firli Bahuri diminta mundur dari kepolisian
Komjen Firli Bahuri Ketua KPK Periode 2019-2023 (Foto: ANTARA)

Saor mengatakan, Firli nantinya bakal memimpin penyidik Kepolisian saja melainkan penyidik dari lembaga lain.

"Nah Firli karena kontroversial dia harus bisa memutus, 'saya sekarang pemimpin bukan saja KPK. Tapi memimpin kejaksaan kemudian juga dengan kepolisian dalam konteks pemberantasan korupsi'," imbuh Saor.

"Itu kenapa kita dedak dia untuk segera mengundurkan diri. Sehingga tidak pangkatnya 3, nanti mengundurkan diri otomatis pangkatnya lebih daripada 4," jelas Saor.

Sementara, Saor berharap agar Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) yang dipilih Presisen Joko Widodo (Jokowi) dan dilantik pada 20 Desember 2019 nanti bisa bekerja mengikuti irama penyidikan di KPK.

Menurutnya, itu karena korupsi adalah kejahatan kerah putih yang dalam upaya pemberantasannya tidak hanya membutuhkan akurasi, akuntabilitas, namun juga kecepatan.

Ia pun meminta agar para Dewas KPK nantinya bisa lebih proaktif.

"Saya berharap Dewas ini lebih mengikuti irama penyidikan supaya mengurangi kecurigaan. Karena faktanya seluruh tersangka dibawa ke pengadilan misalnya kerja-kerja penyidik itu bisa dipertanggungjawabkan," kata Saor.

Baca Juga:

Firli Cs Mulai Jalani Induksi di KPK

Ia pun meminta agar para Dewas nantinya juga bisa lebih terbuka kepada para penyidik KPK khususnya dalam pemberian izin penyadapan.

"Nah, kalau kalau Dewas tidak memberikan izin apa dasarnya tidak memberikan izin padahal kerja-kerja penyidik ini mereka sudah hampir 17 tahun di dalam KPK," pungkas Saor Siagian.(Knu)

Baca Juga:

Jelang Purna Tugas, Pimpinan KPK Minta Publik Tak Curigai Firli Cs

#Ketua KPK #Firli Bahuri #Penyidik KPK #Polri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Penyelundupan Sabu 325 Kilogram Jaringan Thailand-Aceh Terbongkar, Manfaatkan Jalur Laut
Narkotika diserahkan dengan cara sheep to sheep dan ciri-ciri kapal tersebut kapal besi besar berwarna cokelat tanpa bendera.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Penyelundupan Sabu 325 Kilogram Jaringan Thailand-Aceh Terbongkar, Manfaatkan Jalur Laut
Berita
Kasus Dugaan Pencurian Dihentikan, Kuasa Hukum Bangun Paulus Tudungta Pertanyakan Mengapa Terlapor Belum Diperiksa
Kuasa hukum Bangun Paulus Tudungta meminta Polri membuka kembali penyelidikan dugaan pencurian. Menilai penghentian penyelidikan dilakukan sebelum pemeriksaan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 28 Juni 2026
Kasus Dugaan Pencurian Dihentikan, Kuasa Hukum Bangun Paulus Tudungta Pertanyakan Mengapa Terlapor Belum Diperiksa
Indonesia
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Hampir Rp1 Triliun
Dari hasil penyidikan, penyidik telah menetapkan empat tersangka yakni DCP alias PT, SJ, TW (Direktur PT TSI dan MT (Direktur PT TSL).
Angga Yudha Pratama - Minggu, 28 Juni 2026
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Hampir Rp1 Triliun
Indonesia
Mabes Polri Tetapkan IKN Punya Polres Sendiri
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi, pengembangan karier, serta penguatan kelembagaan Polri dalam menghadapi tantangan tugas di masa depan.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
Mabes Polri Tetapkan IKN Punya Polres Sendiri
Indonesia
Ribuan Korban PT Dana Syariah Indonesia Apresiasi Bareskrim Polri Usut Perkara Dugaan Fraud Rp 2,5 Triliun
Kepercayaan publik terhadap penegakan hukum akan semakin kuat apabila proses tersebut berjalan sesuai prinsip due process of law.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
Ribuan Korban PT Dana Syariah Indonesia Apresiasi Bareskrim Polri Usut Perkara Dugaan Fraud Rp 2,5 Triliun
Indonesia
Kapolri Ganti Jabatan Kapolda Aceh hingga Papua Barat Daya
Mutasi merupakan hal yang lazim dalam organisasi sebagai bentuk pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kinerja institusi.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Kapolri Ganti Jabatan Kapolda Aceh hingga Papua Barat Daya
Indonesia
ARUKKI Gugat Kapolda Metro Jaya, Desak Firli Bahuri Segera Ditahan
Firli belum ditahan meski disebut beberapa kali tidak memenuhi panggilan penyidik.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
ARUKKI Gugat Kapolda Metro Jaya, Desak Firli Bahuri Segera Ditahan
Indonesia
Presiden Prabowo Tempatkan Polisi dan Militer Urus Pertanian, ini Alasannya
Hal itu merupakan langkah strategis dalam mencapai Indonesia yang sejahtera
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Presiden Prabowo Tempatkan Polisi dan Militer Urus Pertanian, ini Alasannya
Indonesia
Pengamat Melihat Kejanggalan dalam Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi
Sekjen IPW Data Wardhana heran ketika kemudian muncul keputusan yang menyebabkan para tersangka tidak ditahan.
Frengky Aruan - Rabu, 24 Juni 2026
Pengamat Melihat Kejanggalan dalam Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi
Berita Foto
Pasca Eksekusi, Personel TNI-Polri Siaga di Kawasan Eks Hotel Sultan Senayan Jakarta
Personel TNI saat berjaga di dalam kawasan eks Hotel Sultan di kawasan Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Jum'at (19/6/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 19 Juni 2026
Pasca Eksekusi, Personel TNI-Polri Siaga di Kawasan Eks Hotel Sultan Senayan Jakarta
Bagikan