Berdampak ke Sawit, Indonesia dan Malaysia Bahas Regulasi Deforestasi Uni Eropa

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Mei 2023
Berdampak ke Sawit, Indonesia dan Malaysia Bahas Regulasi Deforestasi Uni Eropa

Lahan Sawit. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Uni Eropa (EU) pada 6 Desember 2022 mengumumkan pelaksanaan deforestasi EU (European Union Deforestation Regulation/EUDR), yang bertujuan untuk mencegah deforestasi akibat kegiatan pertanian di seluruh dunia.

Tindakan EU tersebut dapat dianggap sebagai kendali non-tarif yang bisa berdampak negatif pada perdagangan bebas dan adil. Apalagi jika regulasi itu lebih menyasar produk-produk pertanian tropis dari negara berkembang yang melibatkan jutaan petani kecil sehingga berpotensi mempengaruhi rantai pasokan global.

Baca Juga:

Strategi Kemendag Perkuat Perdagangan Berjangka Kelapa Sawit

Kebijakan itu, bikin Indonesia dan Malaysia akan menemui pimpinan EU di Brussels, Belgia, untuk membahas kebijakan regulasi tersebut yang dinilai akan berdampak negatif pada komoditas pertanian tropis yang melibatkan petani kecil.

Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perkebunan dan Komoditas Malaysia Fadillah Yusof dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto akan menjalankan misi tersebut pada 28 Mei 2023.

Rencananya, kedua menteri akan menjelaskan posisi negara-negara penghasil minyak sawit yang tergabung dalam Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) terhadap pelaksanaan EUDR, yang dinilai akan menindas sektor pertanian, khususnya kelapa sawit, dan mempengaruhi hajat hidup jutaan petani kecil.

Sebagai negara anggota CPOPC, Malaysia menyatakan komitmennya untuk terlibat secara aktif dalam platform global bersama guna memerangi kampanye negatif Barat terhadap minyak sawit.

Sesi keterlibatan dengan EU untuk mencapai hasil yang menguntungkan negara penghasil dan negara konsumen minyak sawit akan diintensifkan.

Menko Airlangga pada Rabu (24/5) di Jakarta bertemu dengan Duta Besar EU untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket untuk membahas kebijakan EUDR dan misi bersama yang akan dijalaninya bersama Wakil PM Fadillah ke Brussels.

Airlangga mengatakan misi tersebut juga akan membahas langkah-langkah yang dapat ditempuh agar ketentuan EUDR tidak membebani dan memberi dampak negatif kepada petani kelapa sawit dan komoditas lainnya. (*)

Baca Juga:

Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Komoditas Kelapa Sawit

#Kelapa Sawit #Uni Eropa
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bareskrim Geledah Perusahaan Ekspor Sawit, Terkait dengan Dugaan Under Invoicing
Penyidik menduga terdapat praktik manipulasi data ekspor yang dilakukan untuk mengurangi nilai sebenarnya dari barang ekspor sawit atau under invoicing.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Bareskrim Geledah Perusahaan Ekspor Sawit, Terkait dengan Dugaan Under Invoicing
Dunia
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Uni Eropa resmi menjatuhkan sanksi terhadap 4 lembaga Israel dan pimpinannya atas pelanggaran HAM di Tepi Barat. Sanksi meliputi pembekuan aset dan larangan perjalanan ke negara anggota Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Indonesia
Harga Sawit Anjlok Usai Pembentukan DSI, DPR Minta Pemerintah Segera Intervensi
Anggota Komisi XII DPR RI mendesak pemerintah segera mengintervensi penurunan harga kelapa sawit usai pembentukan PT DSI.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Harga Sawit Anjlok Usai Pembentukan DSI, DPR Minta Pemerintah Segera Intervensi
Indonesia
Bahan Bakar B50 Diimplentasikan di Juni 2025, Hasil Uji Diklaim Penuhi Standar
pemerintah menargetkan implementasi serentak B50 secara nasional pada 1 Juli 2026 setelah selesai uji coba dilakukan pada beberapa moda transportasi sejak akhir 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Bahan Bakar B50 Diimplentasikan di Juni 2025, Hasil Uji Diklaim Penuhi Standar
Dunia
Trump Ultimatum Uni Eropa, Ancam Tarif Dagang Naik Lagi 4 Juli!
Presiden AS Donald Trump beri tenggat hingga 4 Juli bagi Uni Eropa untuk memenuhi komitmen dagang.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Trump Ultimatum Uni Eropa, Ancam Tarif Dagang Naik Lagi 4 Juli!
Indonesia
Sudah Deal, Rusia Janji Tetap Kirim Minyak ke RI di Tengah Sanksi Uni Eropa
Rusia menegaskan tetap memasok minyak ke Indonesia sesuai perjanjian meski menghadapi sanksi Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Sudah Deal, Rusia Janji Tetap Kirim Minyak ke RI di Tengah Sanksi Uni Eropa
Indonesia
Selat Hormuz Masih Diblokade, Dunia Alami Krisis Energi Terparah
Dunia menghadapi krisis energi paling serius dalam sejarah global akibat konflik di Timur Tengah, kata seorang pejabat Komisi Eropa pada Selasa (5/5).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Selat Hormuz Masih Diblokade, Dunia Alami Krisis Energi Terparah
Indonesia
Lahan Transmigrasi Bakal Dibuka Buat Tambang, Sawit dan Tebu
Kementerian Transmigrasi berhasil menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dengan memanfaatkan sekitar 3,2 juta hektar HPL transmigrasi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Lahan Transmigrasi Bakal Dibuka Buat Tambang, Sawit dan Tebu
Indonesia
Trump Kembali Ultimatum Iran Soal Nuklir, Uni Eropa Desak Pemulihan Selat Hormuz
Tagihan impor bahan bakar fosil Eropa telah meningkat lebih dari 27 miliar euro atau Rp 545 triliun hanya dalam 60 hari konflik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 April 2026
Trump Kembali Ultimatum Iran Soal Nuklir, Uni Eropa Desak Pemulihan Selat Hormuz
Bagikan