Bercanda Bawa Bom, Pria Condet Diperiksa Polisi Bandara Soetta

Fredy WansyahFredy Wansyah - Rabu, 29 April 2015
Bercanda Bawa Bom, Pria Condet Diperiksa Polisi Bandara Soetta

Ilustrasi Batik Air (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Ada-ada saja tingkah laku seorang penumpang yang membuat ulah saat berada di dalam pesawat Batik Air ID6870 dengan Rute Jakarta-Palembang. Pria berinisial YUS Asal Condet Timur, Jakarta Timur, mengaku membawa bom dalam ranselnya. Ia mengatakan itu saat ditanya seorang pramugari karena YUS tampak keberatan meletakkan ransel ke dalam kabin pesawat.

Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Komisaris Besar CH Pattopoi, Rabu (29/5), memaparkan, ketika akan menaikkan tas ransel di kabin, wirausahawan itu terlihat keberatan. Pramugari pun menanyakan kepadanya ihwal isi ransel itu. YUS pun menjawab bahwa isi ransel adalah bom. Pramugari langsung melaporkan jawaban YUS ke pilot, kemudian dilaporkan lagi ke Avsec.

"Sesuai SOP penerbangan, semua penumpang diturunkan ke Gate C5 dan yang bersangkutan diamankan ke ruang Avsec Lion di Gate A5," ucap Komisaris Besar CH Pattopoi.

Saat YUS diperiksa oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Bandara dan PPNS Otoritas Bandara, ia mengaku bahwa pernyataannya tersebut hanyalah candaan saat menjawab pertanyaan pramugari.

"Ia mengaku, ucapannya itu keluar secara spontan saat menjawab dan mengaku khilaf. Ia sudah meminta maaf atas tindakannya," kata Komisaris Besar CH Pattopoi

Tas Ransel YUS pun dipindai ulang dengan sinar X. Hasilnya, isi dari ranselnya adalah pakaian, laptop, alat mandi, dan charger ponsel. Akhirnya YUS dilarang mengikuti penerbangan tersebut.

Ditambahkan pula oleh Komisaris Besar CH Pattopoi, akibat ulah YUS, penerbangan sempat tertunda, dilakukan pada pukul 09.00 WIB. Yus pun telah disanksi sementara.

"YUS pun mendapat sanksi larangan terbang. Sampai saat ini masih ditangani oleh PPNS Otoritas Bandara," tutup Komisaris Besar CH Pattopoi. (man)

Baca Juga:

Peneror Bom TVRI Jambi yang Ngaku Anggota ISIS Berhasil Ditangkap

Kedubes Spanyol di Libya Terkena Ledakan Bom

KBRI Dibom, Pemerintah Bisa Minta Ganti Rugi ke Arab Saudi

#Teror Bom
Bagikan
Ditulis Oleh

Fredy Wansyah

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Buru Dalang di Balik 'Kamila Hamdi' yang Bikin Warga Depok Geger
Pihak kepolisian memastikan bahwa setelah dilakukan penyisiran di lapangan, ancaman bom tersebut tidak terbukti
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 Desember 2025
Polisi Buru Dalang di Balik 'Kamila Hamdi' yang Bikin Warga Depok Geger
Indonesia
Teror Bom di Sekolah, DPR: Serangan terhadap Institusi Pendidikan dan Rasa Aman
Wakil Ketua Komisi III DPR RI meminta Polri memperkuat keamanan siber untuk menghadapi berbagai bentuk ancaman.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Oktober 2025
Teror Bom di Sekolah, DPR: Serangan terhadap Institusi Pendidikan dan Rasa Aman
Indonesia
Polisi Lacak Pelaku Teror Bom 3 Sekolah Internasional, Lokasinya di Luar Negeri
Polisi telah melacak pelaku teror bom tiga sekolah internasional. Lokasi pelaku diketahui berada di luar negeri.
Soffi Amira - Jumat, 10 Oktober 2025
Polisi Lacak Pelaku Teror Bom 3 Sekolah Internasional, Lokasinya di Luar Negeri
Indonesia
Tim Siber Polda Dilibatkan Ungkap Teror Bom di Sekolah Internasional Jabodetabek
Polda Metro Jaya membentuk tim gabungan untuk mengungkap pelaku teror bom yang menyasar sejumlah sekolah internasional di kawasan Jabodetabek dalam beberapa hari terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Oktober 2025
Tim Siber Polda Dilibatkan Ungkap Teror Bom di Sekolah Internasional Jabodetabek
Indonesia
Marak Teror Bom Sekolah Internasional, DPR: Alarm Serius Keamanan Dunia Pendidikan
DPR mendesak Polri dan instansi terkait segera turun tangan mengungkap dan menindak tegas pelaku ancaman teror bom sekolah internasional.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Oktober 2025
Marak Teror Bom Sekolah Internasional, DPR: Alarm Serius Keamanan Dunia Pendidikan
Indonesia
Polisi Cari Pelaku Teror Bom di Sekolah NJIS Kelapa Gading, Akun Kripto tak Terdaftar di Indonesia
Polisi kini mencari pelaku teror bom di sekolah NJIS Kelapa Gading. Akun kripto pelaku tidak terdaftar di Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 09 Oktober 2025
Polisi Cari Pelaku Teror Bom di Sekolah NJIS Kelapa Gading, Akun Kripto tak Terdaftar di Indonesia
Indonesia
Marak Teror Bom, Kapolres Imbau Orangtua Siswa 6 Sekolah Internasional di Jakut Jangan Panik
Meski ancaman bom tidak terbukti, sedikitnya ada 3 sekolah internasional yang menjadi target sejak Selasa (7/10).
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Oktober 2025
Marak Teror Bom, Kapolres Imbau Orangtua Siswa 6 Sekolah Internasional di Jakut Jangan Panik
Indonesia
Peneror Bom Sekolah Internasional NJIS Kelapa Gading Minta Tebusan Bitcoin US$ 30 Ribu
Pelaku meminta tebusan 30.000 dolar Amerika Serikat yang dibayarkan ke alamat bitcoin
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Oktober 2025
Peneror Bom Sekolah Internasional NJIS Kelapa Gading Minta Tebusan Bitcoin US$ 30 Ribu
Indonesia
Pelaku Teror Bom 2 Sekolah Internasional Tangerang Masih Diburu, Siswa Tetap Belajar Saat Kejadian
Pelaku meminta uang tebusan US$ 30.000 atau sekitar Rp 497 juta rupiah dengan kurs saat ini dalam aksinya ke masing-masing pihak sekolah.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Oktober 2025
Pelaku Teror Bom 2 Sekolah Internasional Tangerang Masih Diburu, Siswa Tetap Belajar Saat Kejadian
Indonesia
Pelaku Teror Bom 2 Sekolah Internasional Tangerang Minta Tebusan US$ 30 Ribu
Sekolah Jakarta Nanyang School dan Mentari Internasional School (MIS) mendapat ancaman bom dari orang tak dikenal.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Oktober 2025
Pelaku Teror Bom 2 Sekolah Internasional Tangerang Minta Tebusan US$ 30 Ribu
Bagikan