Kesehatan

Beras Merah, Pahlawan bagi Diabetesi

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 25 Juli 2023
Beras Merah, Pahlawan bagi Diabetesi

Beras merah baik untuk diabetesi.(foto: pexels/roman-odintsov-4552046

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERAS merah bisa saja bukan karbohidrat nan umum ditemui. Orang Indonesia umumnya mengonsumsi beras putih. Tak sedikit yang beranggapan beras merah tidak menarik karena warnanya. Namun, di balik warnanya yang tidak biasa, manfaat pada beras ini sangat bagus untuk kesehatan tubuh khususnya untuk pengidap diabetes mellitus.

Spesialis gizi klinik Dr Marini Siregar, SpGK mengatakan beras merah punya kandungan serat tinggi. "Itu membuat kita tidak mudah lapar. Beras merah kaya akan serat tidak larut. Selain itu, bahan makanan ini juga mengandung seng dan chromium yang berfungsi menguatkan kerja insulin," jelasnya pada acara media briefing Isomaltulosa Cegah Terjadinya Peningkatan dan Penurunan Drastis Kadar Gula Diabetesi di Paloma Resto, Hotel Des Indes Menteng, Jakarta, Selasa (25/7).

BACA JUGA:

Fitur DIEN Mudahkan Pengelolaan Diabetes Secara Mandiri

Meskipun beras merah dapat mengurangi diabetes, pola asupan gizi juga perlu dijaga. Makanan yang harus dibatasi untuk pasien diabetes semisal gula, madu, sirup, kue, kukis, dodol, dan kue-kue manis lainnya. Perlu diingat, makanan jenis itu bukan dilarang, melainkan dibatasi konsumsinya.

diabetesi
Beras merah punya kandungan serat tinggi.(foto: Merahputih.com/Aqil Baihaqi)

Marini menambahkan pentingnya protein untuk menjaga asupan gizi yang baik. Sumber protein yang dianjurkan yakni ikan, ayam, daging merah tanpa lemak, tahu, tempe, dan kacang-kacangan.

Lemak juga menjadi salah satu sumber gizi yang penting untuk penyandang diabetes, tapi jangan terlalu banyak karena akan berdampak pada penambahan berat badan. "Makanan berlemak sebaiknya jangan digoreng, karena akan menjadi lemak jahat," tambahnya.

BACA JUGA:

Ini Rahasia Cegah Diabetes dalam 7 Hari

Jadi jika mau mengurangi atau mencegah diabetes, kamu bisa mengonsumsi beras merah untuk mengurangi kadar gula. Namun, konsumsi beras merah tak akan banyak membantu jika kamu masih suka makan gorengan.

Menjaga pola asupan merupakan salah satu hal utama yang perlu dilakukan penderita diabetes. Peningkatan atau penurunan kadar gula darah secara drastis bisa saja mengancam jiwa jika tidak ditangani segera. Oleh sebab itu, sangat penting untuk meningkatkan kepekaan masyarakat terkait dengan penyakit silent killer ini.

diabetesi
Asupan protein penting untuk menjaga gizi yang baik.(foto: Merahputih.com/Aqil baihaqi)

Diabetes mellitus merupakan sekelompok penyakit yang memengaruhi cara kerja kadar gula atau glukosa dalam darah. Gejala diabetes mellitus meliputi:


-sering merasa haus
-sering buang air kecil
-penurunan berat badan signifikan secara tidak terencana
-adanya kandungan keton dalam urin
-merasa lemas dan lelah
-mengalami perubahan perasaan dan merasa tersinggung
-pandangan mata kabur
-waktu penyembuhan luka yang lama
-mengalami banyak infeksi, seperti gusi, kulit dan organ reproduksi.(aqb)

BACA JUGA:

6 Kebiasan Ini Dapat Timbulkan Risiko Diabetes

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan