Beras Mahal, Warga Pilih 2 Kali Makan Singkong, Sekali Makan Nasi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Maret 2024
 Beras Mahal, Warga Pilih 2 Kali Makan Singkong, Sekali Makan Nasi

Singkong. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Data pada, Kamis, 7 Maret 2024, harga beras rata-rata nasional mencapai Rp 16.580 per kilogram, harga tertinggi Rp 24.810 kilogram di Papua Tengah dan terendah Rp 14.650 per kilogram di Sumatera Selatan.

Kondisi ini membuat, warga misalnya Titi (50) seorang ibu rumah tangga yang merupakan warga Komdik Rangkasbitung Kabupaten Lebak, memilih mengkonsumsi singkong sebagai makanan alternatif akibat dampak melonjaknya harga beras di pasaran.

Baca juga:

BUMD DKI Salahkan Cuaca Dalang di Balik Mahalnya Harga Beras

"Pagi dan siang hari kami mengkonsumsi singkong yang kami olah menjadi getuk. Baru sore hari kami makan nasi," kata Titi sambil menyatakan suaminya sebagai buruh serabutan dikutip dari Antara, Kamis (7/3)

Dengan meningkatnya konsumsi Singkong, pedagang singkong di Kabupaten Lebak, Banten melonjak hingga dua kali lipat sering dengan kenaikan harga beras di pasaran wilayah tersebut.

"Pendapatan kami sekarang bisa Rp 5 juta dari sebelumnya Rp 2,5 juta/hari," kata Suhari (55) seorang pedagang singkong di Pasar Subuh Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Kamis.

Omzet Rp 5 juta per hari itu dengan menghabiskan singkong sebanyak 1 ton yang dijual Rp5.000/kilogram, padahal sebelumnya hanya 500 kilogram. Mereka kebanyakan membeli singkong itu dari kalangan masyarakat yang berpenghasilan ekonomi rendah.

Begitu juga Sarman (45) pedagang singkong lainnya mengaku bahwa dirinya setiap hari bisa menghasilkan pendapatan Rp 3 juta dengan menjual 600 kilogram singkong.

"Pendapatan itu naik hingga 100 persen dari sebelumnya Rp 1,5 juta/hari," kata Sarman.

Kepala Bidang Distribusi dan Sumberdaya Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak Benu Dwiyana membenarkan jika saat ini banyak masyarakat yang mengkonsumsi singkong dampak kenaikan beras di pasaran.

Apalagi, masyarakat Kabupaten Lebak sudah mampu mengelola panganan singkong menjadi makanan yang lezat dan nikmat seperti menjadi bolu maupun roti dengan varian rasa.

"Kami hingga kini terus memberikan pelatihan kepada masyarakat agar mampu memproduksi singkong menjadi makanan yang memiliki varian panganan lokal dan bisa menggantikan beras sebagai makanan pokok," katanya.

Saat ini banyak pedagang singkong di Kabupaten Lebak, selain di sejumlah pasar tradisional juga di kios-kios pengecer di tepi jalan raya, pemukiman hingga pedagang keliling dengan harga Rp 5.000 sampai Rp 7.000 per kilogram.

Baca juga:

Pj Heru Jamin Stok Beras DKI Aman Sampai Lebaran, Ada 244 Ton

#Beras #Harga Beras #Data Pangan #Harga Pangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Cek Update Harga Pangan Hari Ini, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp84 Ribu Bikin Dompet Menjerit
Cari tahu update harga pangan hari ini sebelum ke pasar! Harga cabai rawit merah meroket sampai Rp84.400 dan telur ayam ikut naik. Intip daftar harga sembako terkini selengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Cek Update Harga Pangan Hari Ini, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp84 Ribu Bikin Dompet Menjerit
Indonesia
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Amran menyoroti dugaan penjualan beras fortifikasi dengan harga tinggi mencapai Rp 57.000 per kilogram, padahal harga seharusnya berada sekitar Rp 13.000 per kilogram.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Indonesia
Beras Fortifikasi Bukan Pengganti Beras Premium, Ini Fungsi Aslinya Menurut Mentan
Hati-hati skandal kecurangan beras fortifikasi palsu! Mentan Amran Sulaiman bongkar modus 25 merek nakal yang jual beras hingga Rp57 ribu per kg. Cek faktanya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Beras Fortifikasi Bukan Pengganti Beras Premium, Ini Fungsi Aslinya Menurut Mentan
Berita
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Kementan mengungkap 25 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai standar. Simak daftar merek, kandungan, dan penjelasan beras fortifikasi.
ImanK - Rabu, 16 September 2026
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Indonesia
Jangan Salah Pilih, Ini 3 Cara Membedakan Beras Fortifikasi
Beras fortifikasi tidak selalu memiliki tampilan yang berbeda secara mencolok dari beras biasa. Berikut beberapa hal yang dapat diamati ketika membeli beras.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Jangan Salah Pilih, Ini 3 Cara Membedakan Beras Fortifikasi
Indonesia
Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Yang Diduga Lakukan Kecurangan
temuan terhadap 25 merek beras fortifikasi diduga tidak sesuai dengan standar dan kandungan yang tercantum pada label, sehingga merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Yang Diduga Lakukan Kecurangan
Indonesia
25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Rugikan Konsumen Rp 89 Triliun, Standar dan Kandungan Tidak Sesuai
Amran menjelaskan temuan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah karena beras merupakan pangan strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Rugikan Konsumen Rp 89 Triliun, Standar dan Kandungan Tidak Sesuai
Indonesia
Pemerintah Temukan 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Kandungan, Harga Tembus Rp 57.600 per Kg
Pemerintah menemukan 25 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai kandungan gizi pada label. Harganya disebut mencapai Rp 57.600 per kg.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Pemerintah Temukan 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Kandungan, Harga Tembus Rp 57.600 per Kg
Indonesia
Harga Daging dan Telor Ayam Terus Bergejolak, Lebihi Harga Acuan Penjualan
Harga rata-rata tercatat Rp 41.935 per kilogram, sementara HAP berada di level Rp 40.000 per kilogram.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026
Harga Daging dan Telor Ayam Terus Bergejolak, Lebihi Harga Acuan Penjualan
Indonesia
Kutu Kebul Biang Keladi Harga Cabai Rawit Merah Meroket di Jakarta
Harga cabai rawit merah di Jakarta naik hingga 30,56 persen. Pemprov DKI siapkan tiga strategi pangan murah.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kutu Kebul Biang Keladi Harga Cabai Rawit Merah Meroket di Jakarta
Bagikan