Di Hadapan Petani Prabowo Bicara Soal Tuduhan Bakal Jadi Diktator dan Ambisi Berkuasa

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Di Hadapan Petani Prabowo Bicara Soal Tuduhan Bakal Jadi Diktator dan Ambisi Berkuasa

Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memberi hormat kepada para menteri hingga petani saat menghadiri acara panen raya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). ANTARA/HO-Youtube Sekretariat Presiden

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu, (7/1).

Dalam acara tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan dirinya sempat menghadapi berbagai tudingan, termasuk dituduh ingin menjadi diktator dan berambisi berkuasa.

Ia menegaskan, tuduhan tersebut bertolak belakang dengan sumpah dan nilai yang ia pegang sejak muda sebagai prajurit TNI.

"Saya dituduh mau jadi diktator, mau berkuasa, saya dituduh mau kudeta, tetapi saya sejak muda, saya bersumpah sebagai prajurit adalah prajurit dari TNI," kata Presiden saat menyampaikan sambutan.

Baca juga:

Rencana Prabowo Buat Swasembada Perikanan dan Peternakan Buat Asupan Protein Warga

Presiden Prabowo menekankan bahwa TNI adalah tentara rakyat yang lahir dari rakyat dan berjuang bersama rakyat.

Kepala Negara mengingatkan bahwa pada masa awal kemerdekaan, negara belum memiliki anggaran, kementerian, maupun sistem perpajakan.

Dalam kondisi itu, kata Presiden, perjuangan mempertahankan kemerdekaan hanya bisa berjalan karena dukungan rakyat Indonesia, terutama para petani yang memberi makan dan menopang kehidupan para pejuang.

Prabowo mengenang pengalamannya saat menjalani pendidikan dan latihan militer di berbagai desa di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Rakyat, kata ia, dengan penuh keikhlasan keluar dari rumah-rumah sederhana untuk memberi minum dan makanan kepada para prajurit, meskipun harus bersusah payah mengambil kayu bakar dan air.

Pengalaman itu, menunjukkan betapa besarnya cinta rakyat, khususnya petani, terhadap TNI dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo menambahkan para petani sebagai kelompok yang paling setia dan paling "merah putih" di Republik Indonesia.

Karena itu, Presiden menyatakan tidak habis pikir mengapa selama puluhan tahun petani dan nelayan kerap kurang dihormati, dibela, dan dilindungi.

"Saya tidak habis pikir, puluhan tahun para petani kita, para nelayan kita kurang dihormati, kurang dibela, kurang dilindungi," ujar Prabowo.

Kesadaran itulah yang mendorong Prabowo menerima permintaan tokoh-tokoh pertanian untuk memimpin organisasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) setelah purnatugas dari militer. (*)

#Swasembada Pangan #Prabowo #Harga Pangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Subianto Ultah Ke-75, Didoakan Sehat dan Berstamina
Sejak pagi hari, ucapan selamat, doa, dan harapan terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Ultah Ke-75, Didoakan Sehat dan Berstamina
Indonesia
2 Tahun Pemerintah Prabowo Dinilai Bikin Stres Warga, Gerinda Sebut Laporan Celios Tidak Objektif
Sugiat mempertanyakan metode penilaian dalam laporan Celios yang menurutnya lebih mencerminkan opini kelompok tertentu dibandingkan ukuran objektif kinerja pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
2 Tahun Pemerintah Prabowo Dinilai Bikin Stres Warga, Gerinda Sebut Laporan Celios Tidak Objektif
Indonesia
Harga Cabai di Jawa Tengah Tembus Rp 90 Ribu per Kg, Pedagang Makanan Kelimpungan
Harga cabai di Jawa Tengah kini menembus Rp 90 ribu per kilogram. Pedagang makanan pun mulai kelimpungan.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Harga Cabai di Jawa Tengah Tembus Rp 90 Ribu per Kg, Pedagang Makanan Kelimpungan
Indonesia
Mesir Berikan Kuota Tambahan Beasiswa Bagi Mahasiswa Indonesia
Prabowo menyoroti kerja sama sektor pendidikan kedua negara yang sudah terjalin erat, terbukti dari banyaknya mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Mesir.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Mesir Berikan Kuota Tambahan Beasiswa Bagi Mahasiswa Indonesia
Indonesia
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Kedua pemimpin juga dalam kesempatan itu sepakat untuk terus melanjutkan kontribusi dalam mendorong perdamaian dan memberikan bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Indonesia
Bahasan Pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi
Indonesia menjadi tujuan terakhir dalam rangkaian lawatan Al-Sisi ke Asia setelah mengunjungi Korea Selatan pada 6–9 Oktober dan Malaysia pada 9–10 Oktober.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Bahasan Pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi
Indonesia
4,11 Juta Ton Beras Petani Diserap Bulog, Bukti Swasembada Pangan Prabowo
Bulog terus mengoptimalkan seluruh instrumen pengadaan mulai dari penguatan jaringan pembelian ditingkat produksi, peningkatan kesiapan sarana penyimpanan dan pergudangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
 4,11 Juta Ton Beras Petani Diserap Bulog, Bukti Swasembada Pangan Prabowo
Indonesia
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
"Adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita. Mitra-mitra kita, kita anggap sebagai saudara-saudara kita," ujarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
Indonesia
Akhirnya! Indonesia Luncurkan Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik
Nilai ekspor kawasan mencapai 11 miliar dolar AS. Jika digabung dengan Kawasan Industri Morowali, total ekspor mencapai 28 miliar dolar AS atau sekitar 10 persen dari ekspor Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Akhirnya! Indonesia Luncurkan Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik
Indonesia
Prabowo Luncurkan Sejumlah Program Hilirisasi di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park Rp 180 Triliun
Prabowo bertolak dari Jakarta menuju Maluku Utara pada Kamis (8/10) pagi untuk meluncurkan program hilirisasi senilai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 180 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Luncurkan Sejumlah Program Hilirisasi di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park Rp 180 Triliun
Bagikan