Kesehatan

Benarkah Cangkang Telur Bisa untuk Memperbaiki Kerusakan Tulang?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juli 2019
Benarkah Cangkang Telur Bisa untuk Memperbaiki Kerusakan Tulang?

Cangkang Telur Bisa Untuk Memperbaiki Keursakan Tulang (Foto: Pixabay/Stux)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENELITIAN yang ditemukan tentang kulit telur mengklaim bahwa kulit telur kaya akan kalsium karbonat yang bagus untuk pengobatan kerusakan tulang. Mungkin sebagian besar dari kamu akan membuang kulit telur ketika sudah memasak putih dan kuning telurnya.

Menurut laman the richest, kulit telur memiliki kekuatan yang solid dan memiliki zat dan kalsium karbonat yang bagus untuk kesehatan tulang.

Baca juga:

Ingin Tetap Kuat saat Tua? Lakukan ini!

Tidak semua orang yang suka mengonsumsi telur mengetahui manfaatnya, namun bagi mereka yang mengetahuinya terkadang mereka menghancurkan cangkangnya hingga menjadi bubuk dan mencampurkannya ke makanan atau minumannya, mereka percaya bahwa ini adalah sumber kalsium alami yang sangat bagus untuk tulang.

Benarkah Cangkang Telur Bisa untuk Memperbaiki Kerusakan Tulang?
Kulit Telur Membantu Meregenerasi Tulang (foto: Pixabay/CongerDesign)

Telah dilakukan penelitian oleh peneliti dari University of Massachusetts Lowell, yang dimana kulit telur yang sudah dihaluskan dan di proses sedemikian rupa menjadi biomaterial yang dapat membantu tulang meregenerasi sel yang rusak.

Baca juga:

5 Tips Sederhana untuk Membantumu Jaga Kesehatan Tulang

Penelitian tersebut sudah disebarluaskan dalam bentuk jurnal Biomaterial Sciences, dan mencatatkan bahwa proses itu digunakan ntuk membantu pertumbuhan jaringan tulang baru. Memang zat-nya belum digunakan oleh manusia, namun para ilmuwan berharap suatu hari biomaterial yang mereka buat bisa membantu orang yang mengalami kerusakan tulang.

Benarkah Cangkang Telur Bisa untuk Memperbaiki Kerusakan Tulang?
Bisa Untuk Mengobati Cacat Tulang (foto: Pixabay/Jmoock72)

Seorang profesor bernama Gulden Camciunal mengatakan "Ini adalah penelitian pertama yang menggunakan cangkang telur untuk memperbaiki tulang". Dia dan timnya berharap secepatnya akan menggunakannya untuk manusia.

Baca juga:

Manfaat Saat Sering Mengonsumsi Telur Puyuh

Selain itu para peneliti tidak hanya membuatnya begitu saja, tetapi mereka juga memperhitungkan penggunaan kulit telur untuk mengobati cacat tulang dan menumbuhkan jaringan tulang yang baru. Karena menggunakan kulit telur pembuatan biomaterial ini dapat mengurangi imbah rumah tangga. (ape)

#Telur #Kesehatan #Kesehatan Tulang
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan