Benarkah Cangkang Telur Bisa untuk Memperbaiki Kerusakan Tulang?
Cangkang Telur Bisa Untuk Memperbaiki Keursakan Tulang (Foto: Pixabay/Stux)
PENELITIAN yang ditemukan tentang kulit telur mengklaim bahwa kulit telur kaya akan kalsium karbonat yang bagus untuk pengobatan kerusakan tulang. Mungkin sebagian besar dari kamu akan membuang kulit telur ketika sudah memasak putih dan kuning telurnya.
Menurut laman the richest, kulit telur memiliki kekuatan yang solid dan memiliki zat dan kalsium karbonat yang bagus untuk kesehatan tulang.
Baca juga:
Ingin Tetap Kuat saat Tua? Lakukan ini!
Tidak semua orang yang suka mengonsumsi telur mengetahui manfaatnya, namun bagi mereka yang mengetahuinya terkadang mereka menghancurkan cangkangnya hingga menjadi bubuk dan mencampurkannya ke makanan atau minumannya, mereka percaya bahwa ini adalah sumber kalsium alami yang sangat bagus untuk tulang.
Telah dilakukan penelitian oleh peneliti dari University of Massachusetts Lowell, yang dimana kulit telur yang sudah dihaluskan dan di proses sedemikian rupa menjadi biomaterial yang dapat membantu tulang meregenerasi sel yang rusak.
Baca juga:
5 Tips Sederhana untuk Membantumu Jaga Kesehatan Tulang
Penelitian tersebut sudah disebarluaskan dalam bentuk jurnal Biomaterial Sciences, dan mencatatkan bahwa proses itu digunakan ntuk membantu pertumbuhan jaringan tulang baru. Memang zat-nya belum digunakan oleh manusia, namun para ilmuwan berharap suatu hari biomaterial yang mereka buat bisa membantu orang yang mengalami kerusakan tulang.
Seorang profesor bernama Gulden Camciunal mengatakan "Ini adalah penelitian pertama yang menggunakan cangkang telur untuk memperbaiki tulang". Dia dan timnya berharap secepatnya akan menggunakannya untuk manusia.
Baca juga:
Manfaat Saat Sering Mengonsumsi Telur Puyuh
Selain itu para peneliti tidak hanya membuatnya begitu saja, tetapi mereka juga memperhitungkan penggunaan kulit telur untuk mengobati cacat tulang dan menumbuhkan jaringan tulang yang baru. Karena menggunakan kulit telur pembuatan biomaterial ini dapat mengurangi imbah rumah tangga. (ape)
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya