Belasan Ribu Pemilih Jateng Masih Coblos Bowo 'Pasien' KPK
Bowo Sidik Pangarso di Gedung KPK (Foto: antaranews.com)
MerahPutih.com - Kader Partai Golkar, Bowo Sidik Pangarso yang saat ini menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana BUMN, masih mendapat suara cukup banyak di Pemilu Legislatif 2019.
Bowo adalah calon dari daerah Pemilihan Jawa Tengah II yang meliputi Kabupaten Demak, Kudus dan Jepara. Di sana ia masih mendapatkan dukungan 11.304 suara.
Menurut Ketua KPU Kabupaten Jepara, Subchan Zuhri, jumlah dukungan suara yang diperoleh caleg dari Partai Golkar tersebut dari masyarakat di Kabupaten Jepara sebesar 4.118 suara. Sementara Partai Golkar untuk Pemilu Legislatif DPR RI memperoleh sebanyak 70.507 suara di Jepara.
Baca Juga: KPK Ungkap Uang suap Rp8 Miliar Bowo Sidik Tidak Terkait Kepentingan Kampanye Jokowi-Ma'ruf
Di Kudus, seperti dilansir Antara, Bowo masih bisa meraup suara sebanyak 2.563 suara, kata anggota KPU Kabupaten Kudus, Ahmad Kholil. Sementara, total dukungan yang diperoleh Partai Golkar untuk DPR RI sebanyak 64.022 suara.
Bowo Sidik juga mendapatkan dukungan sebanyak 4.623 suara di Demak, berdasarkan hasil rekapitulasi oleh KPU Kabupaten Demak.
BACA JUGA: KPK Sebut Tak Hanya Bowo Sidik yang Siapkan Serangan Fajar
Bowo Sidik yang menjadi tersangka di KPK karena diduga menerima suap sejak sebelum pencoblosan, masih bisa mendapatkan dukungan cukup besar karena dari tujuh caleg Partai Golkar di Dapil II Jateng masih menduduki urutan ketiga setelah Nusron Wahid serta Dany Soedarsono. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Eks Direktur SMA Kemendikbud Akui Terima USD 7.000 dari Vendor Chromebook
Susah Dapat Kuota Haji, Bos Maktour: Terpaksa Berangkatkan Jemaah Pakai Furoda
KPK Periksa Pemilik Maktour terkait Kasus Korupsi Kuota Haji di Kemenag
KPK: Keterangan Eks Menpora Dito Perkuat Dugaan Korupsi Kuota Haji
Diperiksa KPK soal Kuota Haji, Eks Menpora Dito Ungkap Isi Pertemuan di Arab Saudi saat Dampingi Jokowi
Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK, Akui Ikut Rombongan Jokowi ke Arab Saudi
KPK Restui Tanah Koruptor untuk Perumahan Rakyat, DPR Sebut Lebih Bermanfaat bagi Masyarakat
Mantan Menpora Dito Dipanggil KPK di Kasus Kuota Haji
KPK Ungkap Sudewo sudah Dibidik Sejak 2025, sebelum OTT di Pati
KPK Telusuri Keterlibatan Anggota Komisi V DPR Lain dalam Kasus Suap Proyek DJKA Kemenhub