Makanan Darurat Bencana Asal Jepang Ini Bisa Diandalkan di Indonesia!

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 24 Desember 2018
Makanan Darurat Bencana Asal Jepang Ini Bisa Diandalkan di Indonesia!

Tempat perbelanjaan di Jepang yang menyediakan kebutuhan saat darurat bencana. (Foto: livejapan.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JEPANG seperti juga Indonesia berada di Cinci Api Fasifik atau Ring of Fire. Hal itu menjadikan negara-negara seperti Indonesia, Jepang, Selandia Baru, Meksiko, dan Guatemala, rawan bencana semisal gempa dan letusan gunung berapi, hingga tsunami.

Jepang terkenal sebagai salah satu negara tanggap bencana. Masyarakat Negeri Matahari Terbit ini terbiasa menghadapi bencana dengan kesiapsiagaan tinggi. Dengan begitu, hal-hal buruk bisa diminimalkan.

Tanggap bencana enggak hanya soal peringatan dini dan evakuasi, tapi juga menyiapkan makanan dengan bahan-bahan pangan khusus.

Berikut merupakan perangkat dan bahan makanan darurat bencana di Jepang namun bisa digunakan di Indonesia, seperti dilansir Live Japan.

1. Botol Filter

Botol pembersih air fortabel. (Foto: livejapan.com)
Botol pembersih air fortabel. (Foto: livejapan.com)

Botol Filter merupakan alat populer di Jepang untuk menghadapi bencana. Alat ini berbentuk botol, berfungsi untuk memfilter air hujan, air laut, dan beberapa air enggak layak menjadi layak minum.

2. Makanan Super Instan

Makanan darurat di Jepang. (Foto: livejapan.com)
Makanan darurat di Jepang. (Foto: livejapan.com)

Makanan super instan paling diandalkan ketika terjadi bencana. Saat bencana terjadi, berbagai fasilitas hancur, akses menuju lokasi terputus, dan piranti untuk membuat makanan pun susah didapat. Perlu makanan mudah dibuat dan dimakan. Makanan untuk bencana ini sangat diandalkan di Jepang karena hanya perlu mencampur sedikit air panas dan sudah langsung bisa dikonsumsi.

3. Nasi Instan

Nasi instan dari Jepang. (Foto: livejapan.com)
Nasi instan dari Jepang. (Foto: livejapan.com)

Nasi instan biasa disimpan masyarakat Jepang sebagai stok makanan darurat. Usai bencana terjadi, masyarakat Jepang pun menggunakan makanan ini dengan cara dicampur air.

4. Roti Kaleng

Roti kaleng dari Jepang. (Foto: livejapan.com)
Roti kaleng dari Jepang. (Foto: livejapan.com)

Roti ini sangat populer karena bisa bertahan lama hingga tiga tahun. Roti kaleng merek Bologna ini juga tersedia dalam berbagai rasa dan kemasannya pun tak mudah rusak. Enggak heran bila roti ini juga menjadi pangan andalan saat terjadi bencana.


5. Pasta Instan

Pasta instan dengan sendok di dalamnya. (Foto: livejapan.com)
Pasta instan dengan sendok di dalamnya. (Foto: livejapan.com)

Pasta instan dapat dikonsumsi dengan menambahkan air panas dan didiamkan selama tiga menit. Pasta instan juga dilengkapi dengan sendok dan peralatan sederhana. Ragam makanan tersebut, selain mudah dibuat, juga rasanya cukup enak. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Tentang Buoy, Alat Deteksi Tsunami dan Cara Kerjanya

#Jepang #Bencana Alam
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Olahraga
Prediksi Belanda vs Jepang Grup F Piala Dunia 2026: Peluang Menang, Head to Head dan Prakiraan Pemain
Pertandingan diprediksi berjalan ketat mengingat kedua tim berniat mengamankan tiga poin perdana demi mempermudah jalan menuju babak 16 besar
Angga Yudha Pratama - Minggu, 14 Juni 2026
Prediksi Belanda vs Jepang Grup F Piala Dunia 2026: Peluang Menang, Head to Head dan Prakiraan Pemain
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
pusat gempa itu berada di laut pada kedalaman 91 kilometer sebelah timur laut Pulau Puah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo 5,1 mengguncang Timor Tengah Selatan, NTT, Kamis (27/5) pagi.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Indonesia
BPBD DKI Minta Warga Jakarta Waspadai Cuaca Ekstrem
Kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana, khususnya banjir dan genangan.
Dwi Astarini - Sabtu, 16 Mei 2026
BPBD DKI Minta Warga Jakarta Waspadai Cuaca Ekstrem
Dunia
Nyali Besar Kapal Tanker Jepang Terobos Selat Hormuz Tanpa Bayar ke Iran
Keberhasilan ini menyusul langkah serupa oleh anak perusahaan Idemitsu Kosan Co. yang juga menyelesaikan transit di Selat Hormuz
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Nyali Besar Kapal Tanker Jepang Terobos Selat Hormuz Tanpa Bayar ke Iran
Kuliner
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Dassai bekerja sama dengan Mitsubishi Heavy Industries untuk melakukan fermentasi bahan sake di angkasa luar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Lontaran material vulkanis tersebut diidentifikasi sebagai arus piroklastik (pyroclastic density current/PDC) yang dipicu runtuhan aliran lava.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Lembaga vulkanologi setempat menetapkan Status Siaga Level 3 dalam skala lima tingkat.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
   Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Lifestyle
Maskapai Jepang Gunakan Robot untuk Operasional
Robot sebenarnya sudah digunakan di beberapa bandara di Jepang, termasuk untuk patroli keamanan dan layanan ritel.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
 Maskapai Jepang Gunakan Robot untuk Operasional
Indonesia
Perayaan Seba 2026, Warga Badui Jaga 47 Gunung di Banten
Masyarakat Badui patut diapresiasi dengan menjaga keseimbangan alam, sehingga dapat mencegah potensi bencana alam.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Perayaan Seba 2026, Warga Badui Jaga 47 Gunung di Banten
Bagikan