Begini Tanggapan Mendagri Soal Penyerangan Kantornya

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 11 Oktober 2017
Begini Tanggapan Mendagri Soal Penyerangan Kantornya

Tjahjo Kumolo saat kantor Mahkamah Konstitusi (

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyesalkan aksi penyerangan kantornya hingga menyebabkan kerusakan materi dan korban luka-luka.

"Sungguh disayangkan mereka merusak Kemendagri. Ini kan ring satu Istana dan harus diamankan," kata Tjahjo di Gedung Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (11/10).

Padahal sebelumnya, kata Tjahjo, pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk melayani setiap aspirasi yang disampaikan oleh pihak yang merasa dirugikan akibat sengketa Pilkada 2017 pemilihan Bupati Tolikara, Papua.

"Saya sampaikan kalau mau dialog, tanya masalah Pilkada silahkan besok ke Ditjen Polpum atau Otda terkait perbedaan sikap keputusan Pilkada. Sudah sering diterima kedua Ditjen tersebut di kantor," ujarnya.

Ia melanjutkan, meski demikian, keputasan akhir sengketa Pilkada di Tolikara berada di tangan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Mereka tidak mau tahu keputusan KPU dan Keputusan MK, menurut mereka tidak adil dan mereka yang kalah minta Mendagri membatalkan Keputusan MK dengan alasan curang," imbuhnya.

Tjahjo menjelaskan, keputusan Pilkada bukan di tangan Kemendagri dan Kemendagri tidak berwenang merubah keputusan atau SK pemenang Pilkada.

"Keputusan final (bersifat) mengikat pada MK dan sudah ada keputusan MK. Semalam saya sudah jelaskan dan bersalaman dengan perwakilannya," kata Tjahjo.

Sebelumnya, puluhan orang yang diduga pendukung salah satu calon bupati Tolikara yang kalah Pilkada menyerang Kemendagri dan merusak sejumlah properti seperti pot bunga, mobil dan kaca gedung.

Tak hanya itu, mereka juga melukai sejumlah pegawai Kemendagri dan Jurnalis yang sedang meliput aksi anarkis tersebut. (Fdi).

Baca juga berita terkait penyerangan sekelompok orang ke Kemendagri dalam artikel berikut: Ini Penyebab Kemendagri Diserang Sekelompok Orang

#Tjahjo Kumolo #Kemendagri #Kasus Penyerangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
ASN di Kukar Terima Honor 900 Kali Setahun Senilai Rp 9,5 Miliar, DPR Minta Kemendagri Investigasi
DPR meminta Kemendagri mengusut temuan BPK terkait ASN di Kutai Kartanegara yang tercatat menerima pembayaran honor hingga 900 kali dalam setahun.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
ASN di Kukar Terima Honor 900 Kali Setahun Senilai Rp 9,5 Miliar, DPR Minta Kemendagri Investigasi
Indonesia
Heboh Check In Hotel tak Perlu Pakai e-KTP, Kemendgari Beri Penjelasan
Kemendagri menegaskan bahwa e-KTP tetap diperlukan untuk check-in hotel. Sebelumnya, beredar kabar bahwa check-in hotel tak membutuhkan e-KTP.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Heboh Check In Hotel tak Perlu Pakai e-KTP, Kemendgari Beri Penjelasan
Indonesia
Detik-Detik ASN Kemendagri Terobos Api di Tangga Darurat Kantor Demi Nyawa
Saat kebakaran terjadi, Agus berada di lantai tiga Gedung D bersama puluhan ASN lain yang sedang rapat.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 April 2026
Detik-Detik ASN Kemendagri Terobos Api di Tangga Darurat Kantor Demi Nyawa
Dunia
Kebakaran Gedung Kemendagri Pasar Minggu Merembet ke Pemukiman, Sumber Api di Lantai 2
Kebakaran yang melanda Gedung D Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (20/4), turut merembet ke rumah warga sekitar.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Kebakaran Gedung Kemendagri Pasar Minggu Merembet ke Pemukiman, Sumber Api di Lantai 2
Indonesia
Kantor Kemendagri di Pasar Minggu Kebakaran, tak Ada Korban Jiwa
Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan pertama kali diterima petugas pemadam kebakaran pada pukul 13.38 WIB dari warga melalui Pos GulkarMat.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Kantor Kemendagri di Pasar Minggu Kebakaran, tak Ada Korban Jiwa
Indonesia
Pemerintah Minta Pemda Patuh, tak Keluarkan Pernyataan yang Berbeda dengan Pusat
Integrasi narasi kebijakan di semua level pemerintahan amat diperlukan.
Dwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
Pemerintah Minta Pemda Patuh, tak Keluarkan Pernyataan yang Berbeda dengan Pusat
Indonesia
ASN tak Jalankan WFH Tiap Jumat enggak bakal Disanksi, cuma Dikasi Peringatan
Humas KemenPAN-RB menjelaskan sejauh ini tidak ada aturan soal sanksi bagi instansi pusat atau daerah yang tidak mematuhi ketentuan dalam SE.
Dwi Astarini - Rabu, 08 April 2026
ASN tak Jalankan WFH Tiap Jumat enggak bakal Disanksi, cuma Dikasi Peringatan
Indonesia
Pemda Sudah Bisa Terapkan WFH Bagi ASN Daerah
pelaksanaan WFH ditujukan untuk mendorong tercapainya transformasi budaya kerja ASN daerah yang efektif dan efisien.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Pemda Sudah Bisa Terapkan WFH Bagi ASN Daerah
Indonesia
Dosen Kekurangan Beban Mengajar, IPDN Minta Penerimaan Praja Baru 1.410 Orang
Pada beberapa tahun sebelumnya penerimaan praja yang relatif kecil berdampak pada beban mengajar dosen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Maret 2026
Dosen Kekurangan Beban Mengajar, IPDN Minta Penerimaan Praja Baru 1.410 Orang
Indonesia
Presiden Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah Seluruh Indonesia di Sentul, Beri Arahan untuk Sukseskan MBG hingga Swasembada Pangan
Arahan tersebut sekaligus berisi strategi dalam menyongsong kinerja tahun 2026 agar lebih baik.
Dwi Astarini - Senin, 02 Februari 2026
Presiden Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah Seluruh Indonesia di Sentul, Beri Arahan untuk Sukseskan MBG hingga Swasembada Pangan
Bagikan