Begini Cara Penata Rias Membersihkan Spons Makeup

P Suryo RP Suryo R - Senin, 09 Oktober 2023
Begini Cara Penata Rias Membersihkan Spons Makeup

Membersihkan spons makeup sama dengan menjaga kulit wajah. (Pexels/cottonbro studio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NGAKU saja pasti ada di antara kamu yang jarang mencuci alat-alat makeup contohnya beauty blender? Padahal faktanya kalau kamu berdandan dengan menggunakan alat yang kotor sama saja memindahkan koloni bakteri dan kuman ke wajah.

Tentu saja itu dapat menyebabkan jerawat, iritasi, timbulnya ruam pada wajah, dan membuat sensitivitas pada kulit.

“Jika orang-orang memahami apa yang ada di dalam spons mereka. Saya rasa mereka akan lebih sering membersihkannya,” jelas penata rias selebriti Jenepher Reynolds.

Baca Juga:

Jaga kebersihan Spons dan Kuas Kosmetik agar Kulit Tetap Cantik

spons
Bersihkan spons makeup sesering mungkin. (Pexels/Pixabay)

Dua pro makeup artist, CEO About Face Cosmetics Jenepher Reynolds dan penata rias dari 19/99 Beauty Simone Otis mengungkap kebersihan spons makeup.



Cara mencuci spons rias wajah


Kuncinya disini adalah mencuci spons agar higienis saat dipakai. Sebenarnya tidak apa-apa jika kamu menggunakan sabun cuci piring, sabun batangan, sampo antibakteri yang lembut, pembersih wajah, atau pembersih khusus untuk mencuci spons.

Pertama yang perlu dilakukan adalah basahi dulu spons atau dapat direndam sampai mengembang di permukaan air. Menurut Reynolds jika kamu memakai sabun batangan yang perlu dilakukan adalah menggosok semua sisi spons terlebih dahulu dengan sabun. Kemudian memeras spons agar sabun bisa masuk ke dalam spons. Namun akan lebih mudah jika kamu memakai sabun cair. Caranya tuangkan langsung ke spons yang sudah dibasahi. Lalu gunakan telapak tangan untuk membuat busa dengan menekan dan memijat spons.

Dianjurkan untuk konsentrasi pada area yang memiliki noda. Setelah spons bersih, bilas dengan air hangat sambil meremasnya dengan lembut untuk melepaskan sisa riasan dan kotoran. Reynolds menyarankan pakai air
jernih dan bersih dengan begitu membuat pembersihan spons maksimal. Ulangi proses tadi jika masih
mengeluarkan cairan yang keruh.

Selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah mengeringkan spons dengan meremasnya sebanyak mungkin. Lalu tepuk-tepuk pada handuk bersih, dan jemur hingga kering. Disarankan untuk tidak menggunakan alat pengering, karena panasnya bisa melelehkan spons atau membuat bentuknya menjadi berubah. Alangkah baiknya untuk menjemurnya di atas handuk bersih atau rak pengering dan di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang baik.

Setelah itu, jika sudah kering langsung masukan ke dalam kotak atau alat pembersih UV untuk desinfektan ekstra. Reynolds menganjurkan cara yang lebih baik jika memakai minyak zaitun untuk menghapus sisa riasan yang membandel di alat makeup.

Baca Juga:

Mengenal Perbedaan Loose Powder, Pressed Powder, dan Two Way Cake

spons
Mencuci spons itu minimal seminggu sekali. (Pexels/Beata Dudová)


Ganti spons


Menurut Otis, mencuci spons itu minimal seminggu sekali. Cuci dengan menggunakan air hangat. Usahakan mencucinya sampai air terlihat jernih. Membersihkan secara teratur dapat mengatasi pemindahan bakteri dalam spons ke kulit yang pada umumnya dapat menyebabkan jerawat, sensitivitas kulit, atau ruam.

Reynolds mengatakan bahwa sebaiknya mengganti spons makeup setiap dua hingga tiga bulan, semakin sering bila kamu menggunakan makeup setiap hari. Kalian juga harus membuangnya ketika spons sudah terasa kaku, tidak elastis ketika dibersihkan, atau yang sudah penuh dengan sobekan.

Dengan menjaga spons tetap bersih akan membuat makeup terlihat lebih flawless dan meminimalkan gangguan pada kulit wajah seperti jerawat, iritasi, ruam, dan sensitif. (mkn)

Baca Juga:

Bahaya Mengintai di Balik Kosmetik 'Share in Jar'

#Kecantikan #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan