Beda Strata Lulusan Cumlaude di Universitas dan Keuntungannya

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Minggu, 13 Oktober 2024
Beda Strata Lulusan Cumlaude di Universitas dan Keuntungannya

Mahasiswa menjalani wisuda kelulusan. Foto: DokUNY

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mempertahan konsistensi nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) hingga tepat waktu lulus adalah serangkaian tips mendapatkan gelar cumlaude. Gelar ini dianggap prestisius, apa saja keuntungannya di masa depan?

Cumlaude adalah istilah yang digunakan di dunia akademis untuk menunjukkan prestasi kelulusan mahasiswa dengan nilai yang sangat baik. Istilah ini berasal dari bahasa Latin, yang berarti "dengan pujian".

Baca juga:

KKP Buka 465 CPNS, Menteri Susi Butuh Anak Buah Cumlaude 135 Orang

Bagi beberapa orang cumlaude sendiri banyak tingkatannya. Berikut ini beberapa tingkatan pencapaian akademik yang ada di universitas:

1. Cum Laude
Tingkat penghargaan ini diberikan kepada mahasiswa yang lulus dengan nilai rata-rata yang sangat baik, biasanya dengan IPK antara 3.50-3.69 (atau sesuai dengan standar universitas masing-masing).

2. Magna Cum Laude
Tingkatan penghargaan ini lebih tinggi dari cum laude, diberikan kepada mahasiswa dengan nilai rata-rata yang lebih tinggi lagi, biasanya antara 3.70-3.89.

3. Summa Cum Laude
Tingkatan penghargaan ini diberikan kepada mahasiswa yang lulus dengan nilai sempurna atau hampir sempurna, dengan IPK sekitar 3.90-4.00.

Baca juga:

Crystal Oceania, Model dan Presenter Cantik dengan IPK Cumlaude

Adapun, keuntungan lulus dengan predikat Cumlaude:

1. Pengakuan Akademis
Lulus dengan predikat cumlaude memberikan pengakuan atas kerja keras dan prestasi akademis yang tinggi. Hal ini dapat meningkatkan reputasi di kalangan akademik maupun profesional.

2. Peluang Karier yang Lebih Baik
Banyak perusahaan dan organisasi mencari lulusan dengan prestasi akademik yang baik. Gelar cumlaude bisa menjadi nilai tambah dalam proses seleksi kerja.

3. Beasiswa dan Pendidikan Lanjutan
Lulusan cumlaude sering kali lebih diprioritaskan dalam program beasiswa, baik untuk pendidikan lanjutan (S2/S3) maupun program akademik lainnya.

4. Kebanggaan dan Motivasi
Menerima penghargaan cumlaude bisa memberikan kebanggaan pribadi serta memotivasi untuk terus berprestasi, baik di dunia kerja maupun akademik.

5. Kesempatan Jaringan yang Lebih Luas
Dalam beberapa kasus, lulusan cumlaude sering kali diundang untuk bergabung dalam jaringan alumni yang lebih eksklusif atau klub-klub akademik tertentu. (Tka)

#Mahasiswa #Universitas #Pendidikan
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Indonesia
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Pemkot Solo siap merekrut 286 tenaga pendidik pada tahun ini. Hal itu dikarenakan adanya krisis tenaga pendidik akibat pensiun.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Indonesia
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Kasus YBR sebagai bukti rapuhnya perlindungan negara terhadap anak-anak di pelosok kawasan 3 T yang perlunya penanganan khusus dan darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Indonesia
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Tragedi yang dialami siswa SD YBR di NTT membuktikan anak laki-laki juga kerap mengalami masalah psikis, tetapi belum mendapatkan ruang aman untuk berbicara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT,  Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Indonesia
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Sistem pendidikan nasional kini seharusnya tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan ekonomi siswa.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Indonesia
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti tragedi anak di NTT karena tak mampu membeli buku dan bolpoin. Ia meminta negara hadir memperkuat perlindungan sosial anak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Indonesia
Siswa Meninggal Karena Tidak Bisa Beli Buku, Tamparan Bagi Dunia Pendidikan
Kasus tersebut sangat memilukan bagi seluruh pihak yang memiliki hati nurani
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Februari 2026
Siswa Meninggal Karena Tidak Bisa Beli Buku, Tamparan Bagi Dunia Pendidikan
Indonesia
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Korban YBR merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Sejak usia satu tahun diasuh neneknya karena sang ibu harus bekerja sebagai petani dan buruh serabutan.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Merah Putih Kasih
Yayasan JHL Merah Putih Kasih Beri Bantuan Biaya Pendidikan ke Mahasiswa Lintas Fakultas Universitas Hasanuddin
Program ini memberikan dukungan finansial yang signifikan bagi keberlangsungan studi mahasiswa
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Februari 2026
Yayasan JHL Merah Putih Kasih Beri Bantuan Biaya Pendidikan ke Mahasiswa Lintas Fakultas Universitas Hasanuddin
Bagikan