Kesehatan

Makan dan Minuman untuk Redakan Gejala COVID-19

annehsannehs - Senin, 10 Januari 2022
Makan dan Minuman untuk Redakan Gejala COVID-19

Sup ayam dan kentang sangat baik untuk dikonsumsi ketika terpapar COVID-19. (Foto pixabay/cegoh)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mencegah COVID-19. Mulai dari vaksinasi, booster, dan beberapa protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, serta makan makanan yang sehat untuk menjaga dan meningkatkan imun tubuh. Namun, beberapa usaha tersebut terkadang tidak cukup untuk mencegah diri terpapar COVID-19.

Seperti dikabarkan Everyday Health, informasi terbaru dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengatakan vaksin COVID-19 saat ini diharapkan bisa melindungi diri dari penyakit parah dan rawat inap jika terpapar COVID-19. Meski begitu, belum tentu orang yang sudah divaksin sepenuhnya akan terhindar dari gejala COVID-19.

Baca juga:

Hindari Deh, Jenis Makanan yang Melemahkan Daya Tubuh

CDC mengatakan gejala COVID-19 meliputi demam, flu, batuk, kelelahan, nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorok, diare, sesak napas, dan kehilangan indera penciuman, dan perasa. Gejala COVID-19 yang parah termasuk bibir kebiruan, kesulitan bernapas, atau tekanan pada dada. Jika mengalami gelaja itu, kamu harus segera dilarikan ke rumah sakit.

Untuk penderita COVID-19 dengan gejala yang ringan, ada beberapa makanan dan minuman yang bisa meredakan gejala dan mampu meningkatkan sistem imun tubuh. Salah satunya ialah sup ayam.

Menghirup sup ayam yang hangat mampu meredakan gejala COVID-19. (Foto pixabay/mygraphx)
Menghirup sup ayam yang hangat mampu meredakan gejala COVID-19. (Foto pixabay/mygraphx)

Sup ayam dikenal sebagai hidangan yang pas jika kita sedang sakit. 'Tradisi' ini pun dibenarkan oleh profesor emeritus nutrisi di St. Catherine University di Minnesota, Julie Miller Jones, PhD. Sup ayam panas terbukti meningkatkan aliran lendir dan membantu mengeluarkan virus.

"Ini mungkin disebabkan karena asam amino tertentu yang disebut sistein yang terdapat dalam sup ayam sehingga bisa mempengaruhi aliran lendir," ungkap Dr Jones kepada Everyday Health. Ia mengatakan bahwa kandungan ini baru terlihat pada sup ayam buatan rumah.

Agar manfaatnya lebih maksimal, tambahkan kentang dalam sup ayam. Kandungan potasium yang tinggi mampu mengatur keseimbangan cairan yang sangat penting ketika terpapar COVID-19. Karena virus ini menyebabkan gangguan pernapasan, maka dehidrasi mampu mengentalkan sekresi pernapasan dan membuatnya sulit untuk dibersihkan dari paru-paru.

Baca Juga:

Varian Corona Omicron Miliki 50 Mutasi, Apa Dampaknya Bagi Tubuh?

Jika tidak menyukai kentang, kamu juga bisa mengonsumsi pisang, alpukat, dan aprikot yang tercatat sebagai sumber potasium terbaik lainnya menurut Harvard University.

Jika salah satu gejala COVID-19 yang kamu rasakan adalah diare, air kelapa menjadi minuman yang tepat untuk dikonsumsi. Kandungan elektrolit pada air kelapa mampu mengembalikan energi tubuh.

"Ketika mengalami diare, tubuh mengeluarkan banyak elektrolit yang perlu digantikan dengan air kelapa agar kamu bisa sembuh dan tidak merasa lemah," menurut pernyataan dari laman blog Cedars-Sinai Medical Center, Los Angeles, California. Air kelapa juga mampu menghidrasi tubuh dengan elektrolit natural tanpa kandungan gula tambahan.

Teh hangat dengan madu bisa menenangkan dan membuat tidurmu nyenyak. (Foto pixabay/congerdesign)
Teh hangat dengan madu bisa menenangkan dan membuat tidurmu nyenyak. (Foto pixabay/congerdesign)

Makanan lain yang harus dikonsumsi adalah ikan berlemak yang mengandung lemak omega-3 seperti salmon, kod, dan sardin. Dikutip Mayo Clinic, daging ikan ini mampu membantu mengatasi inflamasi yang disebabkan oleh COVID-19.

Kamu juga bisa mengonsumsi teh hangat dengan madu untuk membuat tidurmu lebih nyenyak dan meningkatkan imun tubuh. (SHN)

Baca juga:

Inovasi Terbaru, Masker 5 Lapis yang Membunuh 90% Partikel Corona

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Bagikan