Kesehatan

Hindari Deh, Jenis Makanan yang Melemahkan Daya Tubuh

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 02 Februari 2021
Hindari Deh, Jenis Makanan yang Melemahkan Daya Tubuh

Hati-hati, beberapa makanan ini bisa menurunkan sistem imun tubuh. (pexels_Calebe Miranda)Hati-hati, beberapa makanan ini bisa menurunkan sistem imun tubuh. (pexels_Calebe Miranda)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

WALAUPUN lezat di lidah, belum tentu makanan tersebut baik untuk kesehatan. Faktanya, beberapa makanan favorit banyak orang justru buruk bagi daya tahan tubuh kamu.

Padahal, daya tahan tubuh merupakan hal terpenting guna memerangi virus corona saat ini. Maka dari itu, menjaga daya tahan tubuh harus diakukan setiap orang. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga imun tubuh, termasuk menghindari sejumlah makanan yang ternyata dapat melemahkan daya tahan tubuh.

Berikut ini berbagai makanan yang harus kamu hindari karena bisa menurunkan daya tahan tubuh, seperti dilansir Eat This.

BACA JUGA:

Penelitian Ungkap Ibu Hamil dapat Berikan Antibodi ke Bayinya

1. Gorengan

gorengan
Gorengan berdampak buruk bagi kesehatan. (foto: pixabay_Free-Photos)

Makanan yang digoreng memang menjadi favorit banyak orang. Namun sayangnya, makanan-makanan tersebut justru berdampak buruk bagi kesehatan, terutama untuk daya tahan tubuh.

“Makanan yang digoreng cenderung tinggi lemak, dan lemak dapat menekan sistem kekebalan tubuh kamu,” kata ahli diet di Los Angeles, Patricia Bannan.

Sebuah studi pada 2016 mengungkapkan, makanan tinggi lemak dapat berdampak negatif pada mikrobioma usus, yang memainkan peran penting dalam fungsi kekebalan tubuh.

Selain itu, mengonsumsi makanan tinggi lemak berlebihan dapat menimbulkan risiko berbagai penyakit berbahaya, seperti kanker, penyakit jantung, dan diabetes.

2. Es krim

es krim
Hindari makanan tinggi zat gula seperti es krim. (pixabay_StockSnap )

Siapa sih nggak suka es krim? Sepertinya hampir semua orang menyukai makanan dingin yang manis ini. Tapi di balik rasa yang enak, sayangnya es krim mengandung lemak jenuh dan gula yang menyebabkan peradangan.

Nah, mengonsumsi gula berlebih atau makanan yang mengandung zat gula tinggi, juga dapat menekan sistem imunitas kamu. Lebih baik ganti es krim dengan yogurt tanpa rasa.


3. Keripik kentang

Chips
Tinggi garam. (foto: pixabay/counselling)

Camilan yang cocok menemani saat WFH ini sayangnya sangat rendah nutrisi. Tidak hanya digoreng dengan minyak berlemak, keripik kentang juga tinggi garam, yang menurut penelitian dari University of Bonn, bila dikonsumsi dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh.

4. Kue manis

kue manis
Hindari konsumsi kue manis berlebihan. (unsplash_Serghei Savchiuc )

Makanan gurih dan manis satu ini juga buruk bagi sistem kekebalan tubuh. Sebab, seperti yang kita sudah ketahui, kue manis kaya akan kalori, gula, dan lemak.

“Terlalu banyak makanan yang dipanggang dapat memberikan ancaman tiga kali lipat bagi sistem kekebalan kamu,” ujar Bannan.


5. Daging merah

daging merah
Daging merah membuat sistem imun tubuh melemah. (unsplash_Jason Leung )

Saat kamu terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi asam seperti daging merah, beban pH pada tubuh kamu secara keseluruhan akan menjadi asam.

Sebab, ketika kandungan asam itu tetap tinggi, mineral seperti magnesium, kalsium, kalium, dan bikarbonat akan menjadi rendah. Ini sangat berdampak buruk bagi kesehatan. Daging merah juga kaya akan asam lemak omega-6 yang menimbulkan peradangan ganda.(SCP)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan