BBM Naik, Rakyat Kecil Menjerit

Ana AmaliaAna Amalia - Selasa, 18 November 2014
BBM Naik, Rakyat Kecil Menjerit

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo baru saja mengumumkan kenaikan harga BBM pada Senin 17/11 kemarin. Hal ini mendapatkan kritikan pedas dari rakyat kecil seperti, tukang becak, supir taksi dan pedagang bensin eceran serta karyawan SPBU. Inilah liputan MerahPutih.com.

Sebelum dan sesudah diumumkannya harga kenaikan BBM, terlihat antrean panjang di jalan raya Bogor KM 29, Yonif 201. Para pengemudi roda empat dan penunggang motor rela mengantre sepanjang satu kilometer demi mendapatkan Premium dengan harga sebelum kenaikan, Rp 6.500.

Tony (35) pengendara mobil pribadi mengatakan, lumayan bedanya Rp 2.000. Malam itu ia mengantre untuk mengisi tangki bensinnya hingga full. “Bisa hemat Rp 50 ribu," jelas pria yang baru pulang kantor ini.

Keluhan yang sama juga dirasakan Andi (24) supir angkot 37 jurusan Kp Rambutan-Citeureup. Menurutnya kebijakan pemerintah menaikan harga BBM ini terlalu mendadak. Akibatnya, akan berpengaruh pada setoran dan penghasilan para sopir angkot seperti dirinya. "Kalau pegawai mah enak bang bisa naik gajinya. Lah kalau saya bagaimana? Mau giat narik dari pagi sampai malam sama aja bang,” ujar pria yang baru menikah ini.

Begitu juga dengan supir taksi, Sunarmo (54). Ia sangat menyayangkan harga BBM harus naik lagi. “Sekarang saja saya sudah susah cari nafkah, apalagi harga premium naik Rp 2.000 tambah sulit saja deh,” celetuknya dengan nada keras.

Hal yang sama juga dipahitkan Marmo (58), seorang pengayuh becak. Ia merasa aneh dengan kebijakan ini. “Kan pak Jokowi baru saja dipilih rakyat, kenapa beliau menaikkan bensin ya. Mana pembelaan beliau kepada saya, yang rakyat kecil ini,” kata bapak beranak tiga itu.

 

BBM Naik, Gaji Karyawan SPBU Tak Naik

Menurut Manda, Kepala SPBU Gandaria Yonif 201, pihaknya sudah menerima kabar akan adanya kenaikan BBM. Karenanya ia menjamin stok BBM tidak akan kurang. Saat itu karyawan yang ditugaskan delapan orang dengan dua orang Kepala Shift.

“Tidak kerepotan kok mas melihat antrean panjang seperti ini. Sudah biasa bagi saya. Harga BBM naik tetapi gaji saya tidak naik. Saya yakin, besoknya harga sembako akan naik pula, ”kata karyawan yang tidak ingin disebutkan namanya.

Lalu, bagaimanakah dengan pedagang eceran Premium? Ridwan, seorang pedagang eceran yang ditemui di kawasan Jakarta Timur mengatakan, ia sangat bingung dengan bensin yang akan dijualnya lagi kepada konsumen. “Sebelum naik saja saya sudah menjual bensin Rp 8.500 apalagi sekarang setelah naik, berapa yang harus saya jual? Mungkin Rp 9.500 hingga Rp 10 ribu,” katanya sambil menggelengkan kepala.

#BBM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Atasi Kelangkaan di Bali, Pertamina Kirim Kapal Tangker Isi 57,9 Juta Liter BBM
Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan kedatangan kapal tanker secara bertahap pada 14–17 Oktober 2026 melalui Terminal Manggis dan Terminal Sanggaran.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Atasi Kelangkaan di Bali, Pertamina Kirim Kapal Tangker Isi 57,9 Juta Liter BBM
Indonesia
Antrean BBM Makin Parah, Bali Tetapkan Kerja dan Belajar dari Rumah 3 Hari Mulai Besok
Pemprov Bali berlakukan WFH dan sekolah daring 15-17 Oktober 2026 imbas antrean BBM. Simak aturan selengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean BBM Makin Parah, Bali Tetapkan Kerja dan Belajar dari Rumah 3 Hari Mulai Besok
Indonesia
Antrean Beli BBM di Bali Rugikan Warga dan Pariwisata Pulau Dewata
Kondisi tersebut, merugikan aktivitas ekonomi masyarakat dan tidak sejalan dengan posisi sebagai destinasi pariwisata internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean Beli BBM di Bali Rugikan Warga dan Pariwisata Pulau Dewata
Indonesia
Antrean Panjang Beli BBM Terjadi di Pontianak, Pertamina Didesak Segera Bertindak
Ketersediaan stok perlu dijaga agar keterlambatan pengiriman di satu wilayah tidak memicu persoalan pasokan di wilayah lain.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean Panjang Beli BBM Terjadi di Pontianak, Pertamina Didesak Segera Bertindak
Indonesia
Warga Bali Antre Beli BBM, Koster Meminta Masyarakat Tidak Panik
Penambahan pasokan dan percepatan penyaluran diharapkan dapat mengurangi antrean kendaraan serta memulihkan pelayanan pengisian BBM bagi masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Warga Bali Antre Beli BBM, Koster Meminta Masyarakat Tidak Panik
Indonesia
BBM Langka di Bali, Gubernur Koster Sebut Warga Panik Takut Kehabisan
. Warga berbondong-bondong mengisi BBM secara bersamaan sehingga pasokan di sejumlah SPBU cepat habis.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
BBM Langka di Bali, Gubernur Koster Sebut Warga Panik Takut Kehabisan
Indonesia
Harga BBM Capai Rekor Tertinggi, Prancis Gelontorlan Cadangan Minyak Nasional 10 Juta Barel ke Pasar
Langkah tersebut akan memungkinkan harga bahan bakar di stasiun pengisian turun sebesar 12-18 sen euro per liter.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Harga BBM Capai Rekor Tertinggi, Prancis Gelontorlan Cadangan Minyak Nasional 10 Juta Barel ke Pasar
Indonesia
BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026
Keputusan tersebut diambil di tengah dinamika harga minyak dunia yang terus dipantau pemerintah atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026
Indonesia
Harga BBM Pertamina Oktober 2026, masih Stabil tanpa Penaikan
Daftar harga BBM di SPBU Pertamina di awal Oktober 2026 belum berubah.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
 Harga BBM Pertamina Oktober 2026, masih Stabil tanpa Penaikan
Indonesia
Update Harga BBM Per 1 Oktober 2026: Tidak Ada Perubahan, Masih Sama dengan September
Harga BBM 1 Oktober 2026 tidak berubah dari September. Simak daftar harga Pertalite, Biosolar, Pertamax, Dexlite hingga Pertamina Dex.
Frengky Aruan - Kamis, 01 Oktober 2026
Update Harga BBM Per 1 Oktober 2026: Tidak Ada Perubahan, Masih Sama dengan September
Bagikan