BBB Gianyar Gelar Pementasan dan Dialog Sastra

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Jumat, 30 Juni 2017
BBB Gianyar Gelar Pementasan dan Dialog Sastra

Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Bentara Budaya Bali (BBB), lembaga kebudayaan nirlaba Kompas-Gramedia di Ketewel, Kabupaten Gianyar menggelar pementasan teater dan dialog sastra menampilkan pembicara dramawan Abu Bakar.

"Dialog sastra yang melibatkan seniman, budayawan, mahasiswa dan masyarakat umum itu akan dilaksanakan Jumat (30/6) sebagai kegiatan lanjutan sebelumnya," kata Penata Acara tersebut Juwitta K. Lasut di Denpasar, Kamis (29/6).

Ia mengatakan, dramawan Abu Bakar akan berbagi pengalaman perihal proses adaptasi naskah teater menjadi bentuk pertunjukan yang memikat.

Hal itu akan membahas naskah-naskah drama asing yang kerap dimainkan publik teater di Indonesia, seperti karya-karya Anton Chekov, William Shakespeare, Samuel Beckett, Eugene Eunesco, Kenneth Sawyer.

Dramawan Abu Bakar membincangkan proses penyutradaraan terhadap naskah-naskah pilihan tersebut. Ia merupakan pendiri Teater Poliklinik sudah puluhan tahun mendedikasikan hidupnya untuk seni pertunjukan, sastra dan film.

Demikian juga akan berbagi pandang mengenai apa sebenarnya yang disebut sebagai adaptasi bebas, atau adaptasi yang bersetia pada sumber naskah aslinya. Termasuk batasan antara keduanya, serta upaya strategi kreatif yang harus dipilih guna mewujudkan naskah adaptasi sebagai lakon panggung yang kontekstual serta akrab dengan publik setempat.

Tidak sedikit sutradara di Indonesia yang memainkan dan mengadaptasi lakon-lakon sohor dari luar, seperti Kereta Kencana karya Eugene Eunesco yang diterjemahkan dan dimainkan oleh WS Rendra dan teater lainnya.

"Tak kurang populernya juga naskah Anton Chekov seperti Pinangan, Orang Kasar, Kebun Ceri, dan Bahaya Racun Tembakau diadaptasikan jadi tontonan panggung yang menarik dengan mengusung warna lokal atau teater tradisi setempat," ujar Juwitta K. Lasut.

Beberapa grup teater yang sering memainkan naskah adaptasi di Indonesia, antara lain Bengkel Teater Rendra, Studiklub Teater Bandung, Teater Populer, Teater Koma, Teater Payung Hitam, Teater Gandrik Yogyakarta, hingga yang muncul belakangan Teater Garasi, Teater Satu Lampung dan Mainteater Bandung.

Sedangkan di Bali, Teater Polikinik, Teater Bumi, Teater Nyuh Gading, Sanggar Putih, Kebun Bayam Bebunga, Teater Agustus, Tulus Ngayah, tak ketinggalan Teater Kampung Seni Banyuning, Teater Seribu Jendela, Komunitas Mahima dan Teater Orok.

Abu Bakar lahir di Denpasar, 1 Januari 1944 atau 73 tahun yang silam merupakan penyair, cerpenis, dramawan serta sutradara teater.

Karya-karyanya antara lain Wanita Batu (Monolog, 2006), Bali Menangis (sinetron, 2004) dan Komedi Hitam.

Sumber : ANTARA

#Teater #Sastra #Bali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Boyolali, Memuat Cerita hingga Wawasan Keilmuan
Berdasarkan hasil identifikasi, naskah-naskah tersebut ada yang ditulis pada 1917, 1918, 1939 hingga 1950-an.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Boyolali, Memuat Cerita hingga Wawasan Keilmuan
Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Berita
Denny JA Ukir Sejarah, Buku Puisi Esainya Diterjemahkan 35 Bahasa usai Raih BRICS Award 2025
Denny JA baru saja mencetak sejarah. Buku puisi esainya kini diterjemahkan ke dalam 35 bahasa.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Denny JA Ukir Sejarah, Buku Puisi Esainya Diterjemahkan 35 Bahasa usai Raih BRICS Award 2025
Fun
Akhiri Penantian 35 Tahun, Teater Koma Hidupkan Kembali Lakon 'Rumah Sakit Jiwa'
Teater Koma kembali menghadirkan lakon klasik Rumah Sakit Jiwa karya N. Riantiarno setelah 35 tahun. Pertunjukan digelar 30 Juli–2 Agustus 2026 di TIM, Jakarta.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Akhiri Penantian 35 Tahun, Teater Koma Hidupkan Kembali Lakon 'Rumah Sakit Jiwa'
Bagikan