MerahPutih.com - Iran mengklaim berhasil membobol blokade militer Amerika Serikat (AS) terhadap wilayah perairan mereka di kawasan Selat Hormuz.
Laporan kantor berita Iran, Fars, Kamis (16/4), mengumumkan kapal tangker mereka yang mengangkut sekitar 2 juta barel minyak mentah berhasil memasuki pelabuhan mereka setelah melintasi Selat Hormuz, di tengah status ancaman blokade AS.
Supertanker itu dilaporkan berlayar melalui perairan internasional dengan sistem pelacakan tetap aktif tanpa upaya penyamaran. Hingga kini dilansir dari Antara, belum ada komentar resmi dari otoritas AS terkait klaim Iran itu.
Baca juga:
Matikan Transponder, 20 Kapal Komersial Tembus Blokade AS di Selat Hormuz
Blokade Atas Perintah Presiden Trump
Sebelumnya, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan pasukan AS telah sepenuhnya menghentikan perdagangan maritim menuju dan dari Iran.
Kebijakan blokade itu atas perintah langsung Presiden Donald Trump, setelah negosiasi langsung AS–Iran di Pakistan akhir pekan lalu gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang meletus sejak 28 Februari.
Aturan Blokade AS di Selat Hormuz
CENTCOM menegaskan blokade ini diberlakukan terhadap semua kapal dari negara mana pun yang hendak pergi dan menuju pelabuhan miliki Iran di Teluk Persia dan Teluk Oman.
Baca juga:
Arab Saudi Desak AS Hentikan Blokade Selat Hormuz, Minta Berunding dengan Iran
Namun, CENTCOM memastikan kapal-kapal yang tidak terkait dengan pelabuhan Iran tetap dapat bebas melintasi perairan Selat Hormuz.
“Pasukan AS tidak akan menghalangi kebebasan navigasi bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz menuju dan dari pelabuhan non-Iran,” kata Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper. (*)