Bau Mulut Aroma Urin? Ketahui Sebabnya

P Suryo RP Suryo R - Senin, 10 April 2023
Bau Mulut Aroma Urin? Ketahui Sebabnya

Bau mulut dapat disebabkan berbagai faktor. (Pexels/pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT mengobrol lama dengan seorang teman, hal pertama yang masuk ke indra penciumanmu adalah bau pesing. Padahal, di sekelilingmu tidak ada tanda-tanda keberadaan toilet, lantas dari mana bau ini berasal?

Percaya atau tidak, ternyata mulutmu bisa menghasilkan bau urin. Penyebabnya pun berbeda-beda, ada yang karena makanan yang kamu konsumsi hingga bisa jadi tanda-tanda penyakit kronis. Mengutip Healthline, berikut empat penyebab nafasmu bau urin.

Baca Juga:

Apa itu Disomnia?

mulut
Bau mulut dapat membatasi pergaulan. ((Unsplash/Brooke Cagle)


Diet


Makanan dan minuman tertentu dapat membuat reaksi dalam tubuh yang menyebabkan bau napas seperti urin. Dalam banyak kasus, hal ini disebabkan oleh penumpukan amonia di dalam tubuh yang tidak dihilangkan dengan baik.

Beberapa makanan dan minuman yang dapat menyebabkan lonjakan amonia dalam tubuh contohnya adalah alkohol. Minum alkohol berlebihan dapat memengaruhi filtrasi ginjal yang menyebabkan napas berbau seperti urin. Makan protein dalam jumlah tinggi juga dapat menyebabkan efek ini.


Sinusitis


Sinusitis terjadi ketika jaringan sinus di hidungmu meradang. Sinus bisa dipicu oleh infeksi, virus, septum yang menyimpang, dan polip hidung. Selain itu, sinus juga dapat terjadi akibat infeksi bakteri atau jamur yang dapat menyebabkan halitosis (bau mulut). Bagi sebagian orang, halitosis menyebabkan napas mereka berbau seperti urin.

Baca Juga:

Minum Kopi saat Buka Puasa, Amankah?

mulut
Perhatikan faktor-faktor penyebab bau mulut aroma urin. (freepik/wirestock)


Infeksi saluran kemih


Alat kelamin merupakan satu dari beberapa anggota tubuh yang paling sensitif keberadaannya. Salah sedikit saja, bisa berimbas kemana-mana contohnya penyalit infeksi saluran kemih (ISK).

Banyak orang tidak menyadari bahwa ISK sebenarnya bisa menjadi penyebab bau mulut. Jika ISK menyebar ke ginjal dan menyebabkan infeksi ginjal, itu dapat menyebabkan penumpukan limbah di dalam tubuh. Penumpukan limbah inilah yang menyebabkan rasa logam di dalam mulut dan napas yang berbau seperti urin.


Ginjal kronis


Penyakit ginjal kronis merupakan penyebab serius dari nafas yang berbau seperti urin. Ketika ginjal tidak berfungsi dengan baik, itu menyebabkan ginjal tidak dapat mengeluarkan limbah dari aliran darah secara memadai.

Sama seperti ISK, kerusakan pada ginjal dapat menyebabkan limbah menumpuk di aliran darah yang menyebabkan rasa logam di mulut dan napas yang sangat berbau amonia.

Maka dari itu, kamu patut curiga jika nafasmu berbau urin. Lakukanlah self reflection apa saja makanan yang masuk ke perutmu hari ini. Jika hingga kebesokannya masih berbau urin padahal kamu sudah mengonsumsi makanan sehat, hendaknya mencari bantuan medis. (kmp)

Baca Juga:

Informasi Risiko Tembakau Alternatif Harus Berbasis Fakta

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Berita Foto
Momen Garda Medika Hadirkan Fitur Express Discharge Permudah Layanan Rawat Jalan
President Director Asuransi Astra, Maximiliaan Agatisianus memberikan pemaparan dalam peluncuran Express Discharge di Jakarta, Rabu (12/11/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 12 November 2025
Momen Garda Medika Hadirkan Fitur Express Discharge Permudah Layanan Rawat Jalan
Indonesia
Cak Imin Imbau Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Daftar Ulang Biar Bisa Diputihkan
Pemerintah akan memutihkan tunggakan 23 juta peserta BPJS Kesehatan mulai akhir 2025.
Wisnu Cipto - Rabu, 05 November 2025
Cak Imin Imbau Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Daftar Ulang Biar Bisa Diputihkan
Indonesia
23 Juta Tunggakan Peserta BPJS Kesehatan Dihapuskan, Ini Syarat Penerimanya
Program penghapusan tunggakan iuran BPJS Kesehatan ini akan dimulai pada akhir 2025
Wisnu Cipto - Rabu, 05 November 2025
23 Juta Tunggakan Peserta BPJS Kesehatan Dihapuskan, Ini Syarat Penerimanya
Lifestyle
Trik Dokter Jaga Imun: Vitamin, Hidrasi & Tidur Lawan Penyakit Cuaca Ekstrem
Selain mengonsumsi nutrisi seimbang, dokter juga mengingatkan pentingnya memastikan tubuh selalu terhidrasi secara cukup selama cuaca ekstrem
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 November 2025
Trik Dokter Jaga Imun: Vitamin, Hidrasi & Tidur Lawan Penyakit Cuaca Ekstrem
Indonesia
Kejar Target, Cek Kesehatan Gratis Bakal Datangi Kantor dan Komunitas
Komunitas-komunitas yang diajak kerja sama juga nantinya dapat melakukan layanan CKG di tempat-tempat strategis, contohnya mall.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 November 2025
Kejar Target, Cek Kesehatan Gratis Bakal Datangi Kantor dan Komunitas
Indonesia
Pengecekan Kesehatan Cepat kini Tersedia di Stasiun MRT Jakarta Dukuh Atas
Diharapkan mempermudah para pengguna moda transportasi publik, komuter, pekerja, dan warga sekitar dalam mengakses layanan kesehatan yang cepat, nyaman, dan profesional.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Oktober 2025
Pengecekan Kesehatan Cepat kini Tersedia di Stasiun MRT Jakarta Dukuh Atas
Bagikan