Kesehatan

Minum Kopi saat Buka Puasa, Amankah?

Andrew FrancoisAndrew Francois - Jumat, 07 April 2023
Minum Kopi saat Buka Puasa, Amankah?

Kopi boleh saja diminum untuk jadi menu buka puasa. (Foto: Unsplash/Nathan Dumlao)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI pencinta kopi, minum kopi saat buka puasa rasanya bisa memuaskan dahaga. Apalagi jika ditemani dengan aneka gorengan dan takjil, tentu rasanya akan semakin lengkap.

Sama seperti kebiasaan minum teh, menjadikan kopi sebagai minuman pembuka puasa bisa memberikan kepuasan tersendiri bagi pencinta minuman yang erat dengan rasa pahit itu. Namun, ada anggapan yang beredar bahwa, minum kopi tak dianjurkan saat perut kosong.

Pasalnya, hal itu dapat memicu mual hingga sakit maag. Namun, dr. Merry Dame Christy Pane dari Alodokter mengungkapkan, bahwa minum kopi saat buka puasa boleh-boleh saja. Namun, ada catatan, bahwa itu hanya boleh bagi kamu yang tidak memiliki kondisi medis tertentu, seperti maag dan GERD.

Baca juga:

Sebuah Memoar, antara Kopi dan Taktik Perang Teuku Umar

Jangan terlalu banyak minum kopi atau kamu akan kesulitan tidur. (Foto: Unsplash/Tânia Mousinho)

Bagi beberapa orang, kafein yang terkandung dalam kopi bisa memicu kontraksi otot saluran cerna, bahkan juga dikaitkan dengan peningkatan produksi asam lambung. Jika dikonsumsi oleh penderita sakit maag saat perut kosong, hal ini dikhawatirkan bisa memicu munculnya beragam keluhan.

Tidak hanya itu, pada penderita irritable bowel syndrome (IBS), kafein pada kopi pun bisa meningkatkan risiko terjadinya diare. Selain itu, pada orang yang mengalami intoleransi laktosa, minum kopi saat buka puasa, khususnya kopi susu, bisa menyebabkan perut terasa kembung dan bergas.

Seperti yang disinggung di awal, selama kamu tidak memiliki kondisi medis tertentu, minum kopi saat buka puasa boleh dilakukan. Namun, jangan langsung minum kopi saat perut kosong. Minumlah segelas air putih terlebih dahulu, diikuti dengan takjil, baru minum kopi.

Baca juga:

Kopi Arang Panas Khas Negeri Aing

Minum air putih dahulu sebelum meminum kopi untuk memulai pagi hari. (Foto: Unsplash/manu schwendener)

Mengonsumsi makanan sebelum menyeruput secangkir kopi dipercaya bisa mencegah naiknya asam lambung di perut. Setelah perut sudah sedikit terisi, barulah kamu diperbolehkan untuk minum kopi kesukaanmu.

Walaupun boleh diminum saat berbuka, kamu tetap perlu membatasi jumlah kopi yang kamu minum, yaitu 1–2 cangkir saja. Bagaimana pun kopi mengandung kafein, yang bila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan bisa membuatmu sulit tidur dan menyebabkan aktivitasmu terganggu.

Tidur cukup saat bulan puasa itu juga penting. untuk meningkatkan konsentrasi, memperbaiki suasana hati, serta menjaga daya tahan tubuh supaya puasamu esok hari berjalan dengan lancar. (waf)

Baca juga:

Masih Bermanfaat, Jangan Langsung Buang Ampas Kopi

#Kesehatan #Puasa #Tips Puasa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan