Bareskrim Batal Periksa Hary Tanoe Terkait Kasus SMS Kaleng

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 04 Juli 2017
Bareskrim Batal Periksa Hary Tanoe Terkait Kasus SMS Kaleng

CEO MNC dan Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo. (ANTARA/Rivan Awal Lingga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

CEO MNC Group sekaligus Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo dipastikan tidak datang memenuhi panggilan penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Sebab, pria yang akrab disapa HT ini sedang ada kegiatan di luar kota.

Rencananya, HT diperiksa sebagai tersangka kasus "SMS Kaleng" terhadap Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Yulianto.

Kuasa hukum HT, Adidharma Wicaksono mengatakan, kliennya berhalangan hadir karena ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan.

"Sepengetahuan kami, pak HT belum bisa menghadiri panggilan Bareskrim karena ada keperluan yang mendesak dan tidak dapat ditinggalkan," ujar Adidharma saat dikonfirmasi, Selasa (4/7).

Adi enggan merinci kegiatan apa yang membuat HT mangkir dalam pemanggilan pertama sebagai tersangka. HT akan dipastikan hadir setelah tanggal 11 Juli.

"Nanti akan disampaikan (HT berhalangan hadir ke Bareskrim) oleh rekan tim hotman Paris," ucap Adi

Sebelumnya, Hary Tanoe dilaporkan Yulianto, Kasubdit Penyidik di Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), ke Bareskrim Polri karena dinilai melakukan ancaman melalui SMS. SMS itu dikirim Hary Tanoe tahun lalu.

Isi SMS Hary Tanoe ke Yulianto: 'Mas Yulianto, kita buktikan siapa yang salah dan siapa yang benar. Siapa yang profesional dan siapa yang preman. Anda harus ingat kekuasaan itu tidak akan langgeng. Saya masuk ke politik antara lain salah satu penyebabnya mau memberantas oknum-oknum penegak hukum yang semena-mena, yang transaksional yang suka abuse of power. Catat kata-kata saya di sini, saya pasti jadi pimpinan negeri ini. Di situlah saatnya Indonesia dibersihkan.'

Awalnya, Yulianto mengabaikan pesan itu. Namun pada 7 Januari dan 9 Januari 2016, Yulianto kembali mendapat melalui WhatsApp.

Isi pesannya sama, hanya ditambahkan, 'Kasihan rakyat yang miskin makin banyak, sementara negara lain berkembang dan semakin maju.' (Ayp)

Baca juga berita sebelumnya terkait kasus SMS kaleng Hary Tanoesoedibjo di: Besok Bareskrim Periksa Hary Tanoe Sebagai Tersangka SMS Kaleng

#Hary Tanoesoedibjo #Persatuan Indonesia (Perindo) #Sms Kaleng
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
OSO Pimpin 9 Partai Nonparlemen, Bentuk Sekber Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat untuk Lawan Parliamentary Threshold
Sembilan partai yang telah bergabung adalah Partai Hanura, PBB, Partai Buruh, Perindo, PKN, Prima, PPP, Partai Berkarya, dan Partai Ummat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 25 September 2025
OSO Pimpin 9 Partai Nonparlemen, Bentuk Sekber Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat untuk Lawan Parliamentary Threshold
Indonesia
KPK Cegah Kakak Bos MNC Hary Tanoesoedibjo ke Luar Negeri
Pencegahan itu terkait dengan kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial beras untuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun Anggaran 2020.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Agustus 2025
KPK Cegah Kakak Bos MNC Hary Tanoesoedibjo ke Luar Negeri
Indonesia
Perindo Berkomunikasi dengan PDIP Sebelum Gabung KIM
Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto
Frengky Aruan - Minggu, 18 Agustus 2024
Perindo Berkomunikasi dengan PDIP Sebelum Gabung KIM
Indonesia
Perindo Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran
Perindo resmi bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Frengky Aruan - Kamis, 15 Agustus 2024
Perindo Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
Sindir Jokowi, Megawati Kritik Tagline 'Indonesia Maju'
Ia menyebut tagline 'Indonesia Raya' sebenarnya wujud harapan para pendiri bangsa Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juli 2024
Sindir Jokowi, Megawati Kritik Tagline 'Indonesia Maju'
Indonesia
PKS Ajak Perindo Dukung Anies-Sohibul
Ketua Harian Nasional I DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo menanggapi santai ajakan Presiden PKS terkait sikap politik di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Juni 2024
PKS Ajak Perindo Dukung Anies-Sohibul
Indonesia
Perindo: Jokowi Bapak Perusak Demokrasi
Sekjen Partai Perindo, Ahmad Rofiq mengatakan, Jokowi layak masuk Guiness Book Record sebagai Bapak Perusak Demokrasi.
Soffi Amira - Jumat, 22 Maret 2024
Perindo: Jokowi Bapak Perusak Demokrasi
Indonesia
Kubu AMIN Minta Stasiun TV Milik Ketum Perindo Tak Mendominasi saat Debat Ketiga
Salah satunya stasiun TV MNC Group milik yang dimiliki Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo menjadi penyelenggara debat. Harry merupakan pendukung Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Mula Akmal - Selasa, 02 Januari 2024
Kubu AMIN Minta Stasiun TV Milik Ketum Perindo Tak Mendominasi saat Debat Ketiga
Indonesia
Kakak Hary Tanoesoedibjo Bungkam Usai Diperiksa KPK
Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo atau Rudy Tanoe, kakak dari Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo, bungkam seusai diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (14/12).
Mula Akmal - Kamis, 14 Desember 2023
Kakak Hary Tanoesoedibjo Bungkam Usai Diperiksa KPK
Indonesia
Kakak Hary Tanoesoedibjo Mangkir dari Panggilan KPK
Komisaris PT Dosni Roha Logistik (PT DRL), Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo mangkir atau tidak hadir memenuhi panggilan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (6/12).
Mula Akmal - Kamis, 07 Desember 2023
Kakak Hary Tanoesoedibjo Mangkir dari Panggilan KPK
Bagikan