Banjir Bantul Mulai Surut, Pengungsi Kembali ke Rumah

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 30 November 2017
Banjir Bantul Mulai Surut, Pengungsi Kembali ke Rumah

Warga DIY mengungsi akibat banjir dan longsor di Bantul. Foto: Ist

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banjir yang menggenangi beberapa wilayah di Kabupaten Bantul DIY mulai surut. Ketinggian air perlahan berkurang. Sebagian besar pengungsi mulai kembali ke rumah masing-masing.

Kepala BPBD Bantul Dwi Daryono mengatakan ketinggian air siang ini berkisar 40- 80cm. Padahal pada Selasa (28/11) lalu ketinggian banjir mencapai 1,5- 2 meter. Akibatnya ribuan rumah terendam. Sekitar 3000 orang mengungsi ke Balai desa atau rumah kerabatnya. Banjir paling parah terjadi di kecamatan Pleret, Immogiri dan Bambanglipuro

"Sekarang air sudah mengalir ke selatan. Yang masih tinggi ada di wilayah Bantul bagian selatan seperti Kecamatan Kretek, Sanden dan Srandakan," jelas Dwi melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Rabu (29/11).

Warga yang mengungsi perlahan kembali ke rumah dan mulai melakukan bersih-bersih dibantu babinkamtibnas setempat. Hanya ada sekitar 500 pengungsi yang masih bertahan di posko pengungsian. Tercatat ada dua posko pengungsian yakni di Balai Desa Kebon Agung dan Kantor Kecamatan Immogiri. "Yang bapak-bapak kembali ke rumah buat bersihkan lumpur. Tapi yang ibu-ibu dan anak-anak masih bertahan di tenda pengungsi. Tapi kami tidak tahu apakah mereka akan kembali lagi ke tenda pengungsian," tutur Dwi.

Kemarin malam BPBD Bantul telah mengirimkan sejumlah bantuan logistik berupa makanan siap saji, tiker, selimut dan keperluan rumah tangga untuk para pengungsi. Dapur Umum juga telah didirikan pagi tadi dibantu warga setempat. Dwi menegaskan petugas BPBD masih terus bersiaga untuk membantu mengevakuasi korban banjir dan menangani para pengungsi.

Berita ini merupakan laporan Teresa Ika, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Terdampak Parah Badai Cempaka, Bantul Berstatus Tanggap Darurat

#Bantul #Yogyakarta #Banjir
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Indonesia
Pembubaran Ibadah di Bantul, Kemenag Dukung Langkah Penegak Hukum Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
Menurut Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, aksi pembubaran ibadah semestinya dapat dihindari
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Pembubaran Ibadah di Bantul, Kemenag Dukung Langkah Penegak Hukum Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Insiden Pembubaran Ibadah di Bantul Dinilai Mencederai Kebebasan Beragama
Kombes Ihsan menjelaskan bahwa GMS harus segera melengkapi izin pendirian dan operasional tempat Ibadah.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Insiden Pembubaran Ibadah di Bantul Dinilai Mencederai Kebebasan Beragama
Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Bagikan