Bangun Tidur Malah Mengalami Nyeri di Tubuh, Mengapa?

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 04 Januari 2023
Bangun Tidur Malah Mengalami Nyeri di Tubuh, Mengapa?

Nyeri tubuh di pagi hari dipengaruhi oleh berbagai faktor. (Unsplash/Kinga Cichewicz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAK sedikit orang yang mengalami nyeri tubuh saat bangun tidur. Tidur untuk mengembalikan kesegaran tubuh, malah menyebabkan kelesuan. Umumnya ini terjadi karena posisi tidur, menurut Dr Sanjay Gupta dari Paras Hospitals ahli penyakit dalam, yang dimuat oleh The Indian Express seperti dilansir dari ANTARA.

Tak hanya itu menurut Dr Rajiv Dang dari Max Hospital mengatakan bahwa bisa juga disebabkan oleh demam, kelelahan, dehidrasi, diabetes, dan gangguan tidur.

Baca Juga:

Dapatkan Kualitas Tidur yang Baik dengan Menghindari Kegiatan Berikut

tidur
Berbagai faktor pengaruhi badan ketika bangun di pagi hari. (Pexels/Pixabay)

Gupta juga menyoroti bahwa bobot badan yang berlebihan dapat menjadi penyebabnya. Ini karena beban yang berat membuat leher dan punggung menjadi tegang yang menyebabkan ketidaknyamanan tubuh, meskipun seseorang tidur dengan nyenyak.

Pernapasan juga terganggu karena kelebihan berat badan ini, karenanya dapat pula membuat kualitas tidur menjadi buruk. Lebih buruk lagi pernapasan yang buruk saat tidur mengarah pada sakit jantung dan stroke.

Gupta juga menyoroti alas tidur yang tidak memberikan kenyamanan pada tubuh. Ini juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tubuh nyeri ketika bangun dari lelapnya tidur.

Kemudian Dr Aman Dua pakar ortopedi dari New Delhi mengungkapkan nyeri tubuh itu bisa jadi gejala utama radang sendi seperti rheumatoid arthritis. Kekakuan di pagi hari adalah gejala umum pada pasien lanjut usia dengan nyeri sendi dan pasien dengan rheumatoid arthritis.

Baca Juga:

Tips Meningkatkan Kualitas Tidur

tidur
Tempat tidur yang nyaman membuat badan segar ketika bangun. (Pixabay/Free-Photos)

Melansir Pinkvilla, pelatih kesehatan holistik, Jasleen Kaur, mengungkapkan bahwa kualitas tidur malam yang buruk bisa menyebabkan gangguan pada pencernaan, gula darah tinggi, memperburuk suasana hati, dan sakit kepala. Studi menunjukan bahwa tidur yang tidak cukup bisa menyebabkan peradangan yang mempengaruhi kesehatan usus dan meningkatkan resiko penyakit jantung, depresi, diabetes tipe 2 dan Alzheimer.

Tidur malam yang baik ditentukan juga oleh aktivitas yang dilakukan sehari-hari. Tetapi beberapa kebiasaan sehari-harimu ternyata bisa mempengaruhi kualitas tidurmu. Seperti makan mendekati waktu tidur, pengaruh cahaya biru dari gawai, kondisi kamar yang tidak bersih dan rapih, olahraga dengan intensitas tinggi di malam hari, dan mimum alkohol.

Konsumsilah makanan sehat setiap hari serta kurangi makanan berlemak supaya tubuh lebih sehat dan kualitas tidur meningkat. Usahakan untuk tidak makan berat saat mendekati waktu tidur atau konsumsi minuman berkafein di sore hari, sebab akan membuatmu susah tidur. (psr)

Baca Juga:

Makanan dan Minuman yang Bantu Tingkatkan Kualitas Tidur

#Kesehatan #Tidur
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Bagikan