Kesehatan

Bahayanya Binge Eating Disorder

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 15 September 2021
Bahayanya Binge Eating Disorder

Binge eating disorder harus segera disembuhkan. (Foto_ Pixabay_ RyanMcGuire)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNAHKAH kamu makan dalam porsi super banyak sesekali dan kemudian kembali lagi ke porsi normal? Atau pernahkah kamu ingin makan berbagai jenis makanan ketika sedang bersedih? Walaupun makan dalam porsi banyak sesekali tidak menimbulkan masalah serius, jika dibarengi dengan gangguan kesehatan mental dan menjadi rutinitas tahunan, itu tetap bisa berbahaya bagi tubuh.

Seperti dilansir Webmd.com, penyakit mental seperti binge eating disorder sebenarnya sudah tak begitu asing di tengah masyarakat. Habis putus cinta makan banyak, galau dikit cari jajanan, sering kali makan dengan porsi super pun sembari berlindung di balik tagline self reward. Wah, kamu harus berhati-hati loh. Jangan sampai binge eating disorder ini malah merenggut nyawa jika tidak segera disembuhkan.

BACA JUGA:

Jangan Salah Kaprah Tentang Susu Kental Manis

1. Obesitas

obesitas
Obesitas menyebabkan berbagai penyakit kronis. (Foto_ Pixabay_ Joenomias)

Peningkatan berat badan bisa terjadi akibat asupan kalori yang dikonsumsi lebih banyak daripada kebutuhan tubuh. Binge eating disorder tidak hanya menyebabkan seseorang mengalami kegemukan biasa melainkan sampai di tahap obesitas. Apalagi biasanya gangguan ini berlangsung cukup lama dan membutuhkan terapi khusus agar sembuh total. Gangguan mental yang berkaitan dengan makanan bisa berdampak buruk bagi organ-organ vital manusia.

2. Serangan jantung hingga kematian

jantung
Binge eating disorder memicu serangan jantung mendadak. (Foto_ Pixabay_ JanBaby)

Setiap organ penting di tubuh manusia tentunya dikelilingi lemak. Dalam jumlah yang tepat, lemak mampu melindungi tubuh dari berbagai masalah eksternal seperti benturan. Selain itu lemak juga digunakan sebagai cadangan energi ketika tubuh sedang melakukan tugas yang lebih berat dari biasanya. Namun, lemak yang menumpuk terlalu banyak di organ vital seperti jantung dapat menyebabkan seseorang mengalami serangan jantung hingga kematian mendadak.

BACA JUGA:

Minuman Soda Rasa Mi dari Nissin

3. Depresi

depresi
Kehilangan rasa percaya diri. (Foto_ Pixabay_ Free-Photos)

Hampir semua orang ingin memiliki bentuk tubuh yang ideal dan sehat. Tak perlu terlalu kurus, tubuh yang sehat bisa dicapai dengan memerhatikan asupan gizi dan kualitas makanan yang dikonsumsi. Penderita binge eating disorder cenderung mengonsumsi makanan yang tidak bergizi dan berkalori tinggi sehingga bentuk tubuh pun menjadi kacau. Hal ini tentunya membuat para penderita binge eating disorder kehilangan kepercayaan diri dan depresi meskipun tidak bisa segera menghentikan kebiasaan makan yang buruk.

4. Diabetes

diabetes
Pola makan yang tidak teratur juga dapat menyebabkan penyakit diabetes. (Foto_ Pixabay_ Myriams-Fotos)

Obesitas bersahabat baik dengan penyakit diabetes. Maka tak heran jika penderita gangguan binge eating disorder mengidap penyakit diabetes. Apalagi makanan yang dikonsumsi pun tak jarang memiliki kandungan gula yang tinggi.(Mar)

BACA JUGA:

Pentingnya Siaga Pertolongan Pertama di Rumah

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Bagikan