Bahayanya Binge Eating Disorder
Binge eating disorder harus segera disembuhkan. (Foto_ Pixabay_ RyanMcGuire)
PERNAHKAH kamu makan dalam porsi super banyak sesekali dan kemudian kembali lagi ke porsi normal? Atau pernahkah kamu ingin makan berbagai jenis makanan ketika sedang bersedih? Walaupun makan dalam porsi banyak sesekali tidak menimbulkan masalah serius, jika dibarengi dengan gangguan kesehatan mental dan menjadi rutinitas tahunan, itu tetap bisa berbahaya bagi tubuh.
Seperti dilansir Webmd.com, penyakit mental seperti binge eating disorder sebenarnya sudah tak begitu asing di tengah masyarakat. Habis putus cinta makan banyak, galau dikit cari jajanan, sering kali makan dengan porsi super pun sembari berlindung di balik tagline self reward. Wah, kamu harus berhati-hati loh. Jangan sampai binge eating disorder ini malah merenggut nyawa jika tidak segera disembuhkan.
BACA JUGA:
1. Obesitas
Peningkatan berat badan bisa terjadi akibat asupan kalori yang dikonsumsi lebih banyak daripada kebutuhan tubuh. Binge eating disorder tidak hanya menyebabkan seseorang mengalami kegemukan biasa melainkan sampai di tahap obesitas. Apalagi biasanya gangguan ini berlangsung cukup lama dan membutuhkan terapi khusus agar sembuh total. Gangguan mental yang berkaitan dengan makanan bisa berdampak buruk bagi organ-organ vital manusia.
2. Serangan jantung hingga kematian
Setiap organ penting di tubuh manusia tentunya dikelilingi lemak. Dalam jumlah yang tepat, lemak mampu melindungi tubuh dari berbagai masalah eksternal seperti benturan. Selain itu lemak juga digunakan sebagai cadangan energi ketika tubuh sedang melakukan tugas yang lebih berat dari biasanya. Namun, lemak yang menumpuk terlalu banyak di organ vital seperti jantung dapat menyebabkan seseorang mengalami serangan jantung hingga kematian mendadak.
BACA JUGA:
3. Depresi
Hampir semua orang ingin memiliki bentuk tubuh yang ideal dan sehat. Tak perlu terlalu kurus, tubuh yang sehat bisa dicapai dengan memerhatikan asupan gizi dan kualitas makanan yang dikonsumsi. Penderita binge eating disorder cenderung mengonsumsi makanan yang tidak bergizi dan berkalori tinggi sehingga bentuk tubuh pun menjadi kacau. Hal ini tentunya membuat para penderita binge eating disorder kehilangan kepercayaan diri dan depresi meskipun tidak bisa segera menghentikan kebiasaan makan yang buruk.
4. Diabetes
Obesitas bersahabat baik dengan penyakit diabetes. Maka tak heran jika penderita gangguan binge eating disorder mengidap penyakit diabetes. Apalagi makanan yang dikonsumsi pun tak jarang memiliki kandungan gula yang tinggi.(Mar)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya