Kesehatan

Bahaya Terlalu Lama Duduk di Depan Komputer

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 17 Juni 2021
Bahaya Terlalu Lama Duduk di Depan Komputer

Terlalu lama duduk di depan komputer bisa menyebabkan bahaya bagi kesehatan (Foto: Pixabay/claudio_scott)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DUDUK terlalu lama bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan. Hal tersebut dipaparkan oleh dr Edo Adimasta, selaku pakar kesehatan dari Combipar.

Menurut dr Edo, duduk secara terus menerus selama lebih dari 40 menit, dapat menyebabkan aliran darah menjadi tak lancar. Bahkan, dalam jangka panjang bisa melemahkan otot pada sekitar sendi.

Baca Juga:

Makan Siang di Kantor Sambil Kerja Buruk untuk Kesehatan

NYeri sendi merupakan salah satu gejala paling sering yang dialami karena gaya hidup yang tidak banyak bergerak (foto: Pixabay/startupstockphotos)

"Otot sekitar sendi mempunyai peran penting dalam mengurangi beban cepatnya keausan pada tulang rawan sendi, hilangnya fleksibilitas, dan nyeri pada sendi," tutur dr Edo, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Karena itu, dr Edo menyebutkan, bahwa nyeri sendi merupakan salah satu gejala paling sering yang dialami kebanyakan orang, dengan gaya hidup yang tidak banyak bergerak.

Di masa pandemi COVID-19, para pekerja khususnya yang terpaksa melakukan pekerjaan dari rumah atau Work From Home (WFH), patut mewaspadai risiko tersebut.

Karena, ketika WFH masyarakat terpaksa duduk sambil bekerja, serta berkegiatan dengan postir atau posisi tubuh yang tidak sesuai. Hal itu bisa menambah risiko ganggguan persendian.

Baca juga:

Work from Home Jadi New Normal, ini Manfaatnya bagi Kesehatan

Jangna lupa untuk melakukan peregangan, karena bisa membantu melenturkan sendi (foto: Pixabay/free-photos)

Dokter Edo menjelaskan, dari mulai nyeri sendi hingga radang sendi, bisa muncul akibat obesitas lantaran gaya hidup yang kurang bergerak.

"Potensi obesitas yang timbul akibat kurang bergerak, juga ikut berperan sebagai salah satu faktor risiko terjadinya keausan atau radang pada sendi. Karenanya, jangan takut untuk tetap berolahraga walaupun sudah mengalami gejala radang sendi," jelas dr Edo.

Bila kamu memasukan olahraga ringan serta mengubah pola makan sehat dalam rutinitas harian, bisa secara alami menurunkan berat badanmu, serta mengurangi tekanan pada persendian.

Untuk menghindari nyeri sendi dan otot, ata lima hal yang bisa kamu lakukan. Pertama yakni tetap aktif secara fisik dengan menggerakan tubuh.

Bangunlah dari duduk serta lakukan peregangan setiap 20 atau 30 menit sekali, selama 5 hingga 10 menit secara berkala.

Baca Juga:

4 Tanda Kamu Kurang Memanfaatkan Waktu Istirahat

komputer
Tetap bergerak untuk tetap sehat. (Foto: Unsplash/Mimi Thian)

Kemudian, yang kedua lakukan aktivitas low-impact, yang tak membebani persendian. Seperti jalan cepat, bersepeda, berenang, berkebun, senam serta menari.

Ketiga, latih otot kamu dengan mengangkat beban dan olahraga. Kamu juga bisa menggunakan resistance band, yang bisa membantu memperkuat tulang, dan tentunya otot yang menopang persendian.

Keempat, sebaiknya kamu melatih kreatifitas serta keseimbangan. Sendi yang kaku akan menyulitkan kamu dalam melakukan sejumlah aktivitas sehari-hari.

Caranya yakni dengan melakukan peregangan, yoga, tai chi yang lembut dan mudah bagi pemila, dan bisa melatih rentang gerak pada persendian, sekaligus membantu melenturkan sendi.

Kemudian, siapkan pereda nyeri topikal atua antiinflamasi nonstreroid, demi kenyamanan aktivitas fisik sehari-hari. (Ryn)

Baca juga:

Jangan Abaikan Kesehatan Mental di Tempat Kerja

#Kesehatan #Komputer #Tips Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan