Parenting

Baca Buku Bareng sebelum Tidur, Cara Aubry Beer Habiskan Waktu Berkualitas dengan Anak

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 31 Januari 2024
Baca Buku Bareng sebelum Tidur, Cara Aubry Beer Habiskan Waktu Berkualitas dengan Anak

Model dan pembawa acara Aubry Beer dalam konferensi pers Transpulmin A Touch to Remember di Jakarta,. (ANTARA/Fitra Ashari)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Para orangtua di dunia punya masalah abadi ini: membagi waktu antara pekerjaan dengan anak-anak.

Tiap hari, sebagian besar orangtua menghabiskan hampir seluruh waktunya untuk bekerja demi anak-anaknya. Namun, pilihan itu punya konsekuensi serius, yaitu berkurangnya waktu bersama anak. Lalu bagaimana menyiasatinya?

Model dan pembawa acara Aubry Beer berbagi pengalamannya. Aubry dan suami kerap melakukan kegiatan rutin bersama anak-anaknya. Salah satunya membaca buku cerita sebelum tidur.

“Kalau saya dan suami karena berdua bekerja jadi buat suatu ritual yang kita berdua commited lakuin buat anak. Jadi, biasanya sebelum tidur, saya dan suami di rumah bacain buku cerita, lalu saya pijat anak-anak dengan menggunakan Transpulmin, saya oles bagian dada dan leher,” kata Aubry dalam konferensi pers "Transpulmin A Touch To Remember" di Jakarta, Rabu (31/1) seperti dikutip Antara.

Baca juga:

Jangan Remehkan Waktu Berkualitas Bersama Anak

Aubry, ibu dua anak ini, menghindari gawai. Dia memilih fokus menghabiskan waktu yang berkualitas saat sedang tidak bekerja. Menurutnya, saat di rumah, prioritasnya adalah bersama anak. Kerjaan bisa dinomorduakan.

Aubry, serupa ibu yang bekerja lainnya, memiliki waktu yang terbatas bersama anak di rumah. Karena itu, ia dan suami selalu mencari cara agar anak-anaknya tetap merasakan kehadiran dirinya meskipun sedang jauh. Antara lain dengan memantau kegiatan anak-anak melalui CCTV di rumah dan video call.

Ia beruntung memiliki support system yang membantu dirinya dan suaminya untuk menjaga anak-anak saat berada di luar rumah.

Ia percaya waktu berkualitas bersama anak-anak yang paling penting daripada kuantitas bersama anak. Karena itu, tiap kali bertemu anak, ia mengusahakan ada sentuhan dan kasih sayang yang penuh.

Dengan rutin membacakan buku atau melakukan pijatan, Aubry menciptakan bonding yang kuat dengan anak. Mereka bisa merasakan kehadiran orang tuanya.

"Karena walaupun waktunya sedikit, kalau spending time dengan kualitas yang baik, pasti anak akan merasa ibunya hadir. Bukan cuma ibunya di rumah, tapi sibuk sendiri. Pasti anak akan terasa. Kalau saya, walaupun sibuk bekerja, tapi anak tetap nomor satu buat saya," ucap Aubry. (dru)

Baca juga:

Deteksi Dini di Puskesmas dan Posyandu Cegah Kematian Ibu dan Anak Stunting

#Parenting #Anak-anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Indonesia
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Kemkomdigi melayangkan teguran ke YouTube, setelah menemukan konten vape yang melibatkan anak-anak.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Pramono Anung Dukung Pembatasan Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung kebijakan pembatasan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun yang mulai berlaku 28 Maret 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Maret 2026
Pramono Anung Dukung Pembatasan Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret 2026
Bagikan