Awas, Sindikat Wartawan Gadungan Kerap ‘Stay’ di Hotel-hotel untuk Peras Korban yang Tengah ‘Check In
Ilustrasi wartawan. (Foto: Unsplash/The Climate Reality Project)
MerahPutih.com - Polisi mengungkap modus sindikat wartawan gadungan yang memeras korban di hotel. Keenam pelaku adalah MS (40), FFH (63), DP (57), HPS (52), MN (52), dan JP (43).
Panit 3 Subdit Resmob Polda Metro Jaya AKP Fanni Athar Hidayat menjelaskan, para pelaku kerap mencari korban yang baru keluar check-in hotel.
"Pelaku stay di hotel-hotel yang ada di daerah wilayah Jakarta," kata AKP Fanni dalam keterangannya, Rabu (12/2).
Biasanya, yang menjadi target adalah pria dewasa yang masuk ke hotel bersama perempuan bukan pasangan sahnya. Setelah mendapatkan target, mereka akan membuntuti korban dan diakhiri dengan pemerasan.
Baca juga:
"Korban diperas sebesar puluhan juta rupiah," jelasnya, soal modus tersangka yang akan melakukan pemerasan apabila tidak mau kegiatan korban viral.
Para pelaku ditangkap oleh Tim Opsnal Unit III Subdit Resmob Polda Metro Jaya di 6 lokasi berbeda, pada 7 Februari lalu.
Korban adalah seorang pria berinisial SA (42), seorang karyawan swasta. Awalnya seorang perempuan menemui korban di di kawasan Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (30/1) sekitar pukul 15.30 WIB.
Perempuan itu kemudian mengajak korban keluar rumah hingga akhirnya mereka check-in di hotel kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Tiba-tiba para pelaku datang dan mengancam korban akan memviralkan kejadian di hotel apabila tidak menyerahkan sejumlah uang.
Baca juga:
Akhirnya, Jasad Wartawan Metro TV Korban Ledakan Speedboat Basarnas Ditemukan Setelah 7 Hari
Pelaku tersebut memperlihatkan foto di handphone yang memperlihatkan mobil korban sedang di garasi sebuah hotel. Dengan modal foto tersebut, para pelaku kemudian memeras korban dengan meminta uang Rp 30 juta. (knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Polri Pastikan Layanan Contact Center 110 Diakses Gratis, Masyarakat Bisa Lapor 24 Jam
Nakhoda dan ABK KM Putri Sakinah Ditetapkan Tersangka, Polisi Sebut Ada Unsur Kelalaian
Protes Institusi Polri Ditempatkan ‘Setara’ Kementerian, Penasihat Kapolri: Bertentangan dengan UUD 1945!
Polisi Tangkap Jurnalis di Morowali, Tegaskan Bukan Terkait Profesi Pers
Viral Pos Polisi Tulungagung Dipakai Bikin Video Mesum, Identitas Pelaku Masih Dicari
Rotasi Jabatan di Polda Metro Jaya, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Diganti
Premanisme di Jakarta Masih Marak, 250 Kasus Terungkap Sepanjang 2025
Peredaran Narkoba untuk Malam Tahun Baru Digagalkan Polisi, Modus Baru Digunakan Pengedar
Polda Metro Jaya Ungkap 7.426 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, Hampir 10 Ribu Tersangka Ditangkap
Polresta Solo Terjunkan 992 Personel Amankan Malam Pergantuan Tahun, Dilarang Pesta Kembang Api