Awas, Produk Impor Asal Tiongkok Makin Banyak Akibat Devaluasi Yuan

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 18 Agustus 2015
Awas, Produk Impor Asal Tiongkok Makin Banyak Akibat Devaluasi Yuan

Para pengunjung memadati salah satu toko pakaian import bekas di Pasar Senen, Jakarta, Selasa (28/7). (Foto Antara/Fanny Kusumawardhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Keuangan-Kebijakan Pemerintah Tiongkok yang sengaja melemahkan nilai tukar yuan hampir 2 persen membuat khawatir negara-negara yang menjadi mitra bisnis, termasuk Indonesia. Pasalnya, barang-barang produksi Negeri Tirai Bambu tersebut dapat membanjiri negara-negara tersebut karena harganya lebih murah. 

Deputi Bidang Statistik Produksi Badan Pusat Statistik (BPS), Adi Lumaksono mengatakan dengan melemahnya yuan, maka ekspor Tiongkok akan meningkat. Saat ini porsi barang impor asal Tiongkok setara 25 persen dari total impor secara keseluruhan.    

"Baru-baru ini yang menjadi perhatian global adalah depresiasi yuan, kita harus hati-hati. Nanti dimungkinkan semakin banyak barang Tiongkok akan masuk ke Indonesia karena harganya murah," kata Adi saat konferensi pers di Gedung BPS, Jalan Dr Sutomo No 6-8, Jakarta Pusat, Selasa (18/8). 

Barang-barang impor produksi Tiongkok mulai dari pakaian hingga elektronik dapat 'memukul' produksi dalam negeri. Oleh karena itu, pemerintah harus menggenjot pemakaian barang-barang dalam negeri. 

"Bagaimana menyikapi itu salah satunya yah dengan menggunakan produk-produk dalam negeri. Maka harapan kita (impor dari Tiongkok) tidak akan membesar, justru kalau bisa ekspor kita naik," katanya. (rfd)

Baca Juga: 

Rupiah Keok Pasca Tiongkok Devaluasi Yuan

Standardisasi Produk Dalam Negeri Bendung Impor Tiongkok

BPS: Produksi Padi 2015 Diprediksi Naik 6,64 Persen

BPS: Inflasi Bulan Juni 0,54 Persen

 

#Produk Impor #Devaluasi Yuan
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Berita
Didukung Pusat Riset Terbesar di Asia, Coway Fokus Hadirkan Inovasi Air dan Udara yang Relevan
Coway mengandalkan pusat riset terbesar di Asia untuk mengembangkan solusi air dan udara berbasis teknologi. Perkenalkan air purifier terbaru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 30 Mei 2026
Didukung Pusat Riset Terbesar di Asia, Coway Fokus Hadirkan Inovasi Air dan Udara yang Relevan
Indonesia
Hasil Perjanjian Dagang Dengan AS, Sertifikat Halal Pakai Logo Dari Negara Produsen
“Produk dari Amerika tetap wajib halal. Sertifikasi bisa dilakukan di negara asal, lalu diregistrasi di Indonesia,”
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
Hasil Perjanjian Dagang Dengan AS, Sertifikat Halal Pakai Logo Dari Negara Produsen
Indonesia
Produk AS Masuk RI Wajib 2 Label Halal, Ini Penjelasan BPJPH
BPJPH pastikan produk AS tetap wajib dua label halal meski ada kesepakatan dagang RI-AS. Skema MRA jamin standar halal tetap aman.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 24 Februari 2026
Produk AS Masuk RI Wajib 2 Label Halal, Ini Penjelasan BPJPH
Berita
Jawab Tantangan Kualitas Udara, Coway Hadirkan Sales Office Baru di Bandung
Coway mendirikan sales office di Bandung, Jawa Barat. Hal itu menjadi komitmen jangka panjang bagi warga perkotaan.
Soffi Amira - Jumat, 13 Februari 2026
Jawab Tantangan Kualitas Udara, Coway Hadirkan Sales Office Baru di Bandung
Indonesia
Penindakan ke Penjual Baju Thrifting Tidak Bakal Efektif, Harusnya Cegah di Pintu Masuk Impor
Baju thrifting yang telah masuk ke dalam pasar secara masif merupakan bukti besarnya minat masyarakat untuk bergaya menggunakan merek-merek ternama, meski harus membeli pakaian bekas.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 22 November 2025
Penindakan ke Penjual Baju Thrifting Tidak Bakal Efektif, Harusnya Cegah di Pintu Masuk Impor
Indonesia
Menkeu Purbaya Didesak Lindungi Produsen Food Tray Lokal dari Gempuran Produk Impor
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, didesak untuk melindungi food tray lokal dari gempuran produk impor.
Soffi Amira - Rabu, 12 November 2025
Menkeu Purbaya Didesak Lindungi Produsen Food Tray Lokal dari Gempuran Produk Impor
Indonesia
Rencana Pembebasan Tarif Bea Masuk Produk AS: Berpotensi Timbulkan Efek Mengerikan
Rencana soal pembebasan tarif bea masuk produk AS ke Indonesia, berpotensi menimbulkan efek mengerikan. Salah satunya adalah ancaman PHK di dalam negeri.
Soffi Amira - Sabtu, 19 Juli 2025
Rencana Pembebasan Tarif Bea Masuk Produk AS: Berpotensi Timbulkan Efek Mengerikan
Indonesia
Alasan Pemerintah Daya Saing Indonesia Bisa Anjlok ke Posisi 40 Dari 69 Negara Dunia
Indonesia perlu melakukan integrasi strategi dari hulu ke hilir. Sebab, kebijakan pemerintah menjadi pendukung daya saing jangka panjang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 26 Juni 2025
Alasan Pemerintah Daya Saing Indonesia Bisa Anjlok ke Posisi 40 Dari 69 Negara Dunia
Indonesia
Kemendag Sita Produk Ilegal Senilai Rp 15 Miliar Sejak Januari 2025
Kemendag menjamin keamanan konsumen yang memakai produk dan jasa sesuai ketentuan pemerintah.
Dwi Astarini - Kamis, 17 April 2025
Kemendag Sita Produk Ilegal Senilai Rp 15 Miliar Sejak Januari 2025
Lifestyle
Harga iPhone dan Samsung Bakal Lebih Mahal di AS, Imbas Tarif Impor Global
Harga iPhone dan Samsung bakal lebih mahal di AS. Hal itu imbas dari tarif impor global yang diumumkan Presiden AS, Donald Trump.
Soffi Amira - Senin, 07 April 2025
Harga iPhone dan Samsung Bakal Lebih Mahal di AS, Imbas Tarif Impor Global
Bagikan