Awas, Kenali Gejala Leukimia Sebelum Terlambat
Mengenal gejala leukimia yang jarang diketahui orang. (Foto: Pixabay/rawpixel)
LEUKIMIA merupakan satu dari banyak jenis kanker yang ditakuti semua orang. Gejalanya hampir tidak terlihat sama sekali. Karena kanker ini menyerang darah dan tidak ada benjolan pada permukaan tubuh seperti tanda kanker pada umumnya. Perkembangan jaringannya dalam tubuh sangat luas dan pesat. Kanker darah sangat mematikan sehingga banyak sekali orang yang terdiagnosa langsung menyerah begitu saja. Padahal penyakit ini masih bisa dicegah selama kamu bisa mengenali gejalanya.
Melansir dari mayoclinic.org, kanker darah menyerang sumsum tulang belakang manusia. dalam kondisi tersebut, sel darah putih akan berkembang secara abnormal. Bukannya melindungi tubuh dari penyakit, sel-sel darah ini malah akan balik menyerang. Tubuh akan semakin lemah. Cermati ulasan berikut untuk mengetahui gejala leukemia yang jarang diketahui.
Baca juga:
1. Memar
Ketika permukaan tubuh mengalami memar, hal yang terlintas di pikiran pertama kali adalah mungkin kamu tak sengaja terbentur sesuatu. Padahal memar tidak selamanya menjadi indikasi benturan atau hantaman yang menyebabkan pembuluh darah pecah.
Memar juga bisa menjadi indikasi pertumbuhan trombosit yang kacau atau terjadi pembekuan sel darah. Sebaiknya segera periksakan ke dokter jika muncul memar pada tubuh secara tiba-tiba tanpa sebab.
2. Gusi Bengkak
Gejala ini sering diremehkan oleh sebagian orang. Padahal pembengkakan pada gusi adalah gejala yang paling jelas. Hampir semua penderita leukemia akut mengalami hal ini.
Dalam istilah medis pembengkakan gusi disebut sebagai pembesaran hiperplasiagingiva. Penderitanya akan merasa seisi mulut penuh dan aneh.
Baca juga:
3. Kembung
Pada kebanyakan kasus, leukemia baru ketahuan setelah kronis. Karena gejalanya yang samar-samar hampir tak terdeteksi. Seperti gejala yang satu ini. Penderita leukemia akan sering mengalami kembung dan merasa kenyang meskipun belum mengkonsumsi apapun.
Hal ini disebabkan oleh limpa yang membesar sampai menekan perut. Pembesaran limpa ini juga bisa menyebabkan rasa sakit pada perut kiri bagian atas.
4. Bintik Merah
Kalau biasanya bintik merah identik dengan gejala cacar, demam berdarah, hingga alergi kulit, sebaiknya kamu tinjau lebih lanjut. Bintik merah pada kulit bisa jadi merupakan salah satu indikasi produksi trombosit yang terlampau rendah. (mar)
Baca juga:
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah