Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Tips & Trik

Awas Darah Tinggi Konsumsi Daging Kambing Berlebih, Ini Solusinya!

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Agustus 2019
Awas Darah Tinggi Konsumsi Daging Kambing Berlebih, Ini Solusinya!

Tips menetralisir daging kambing untuk hindari darah tinggi (Foto: MP/Kiel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUDAH menjadi tradisi setiap Idul Adha, hidangan berbahan dasar daging kambing akan disajikan di rumah dalam bentuk makanan seperti sate, gulai, tongseng, dan sebagainya. Namun sebelum mengkonsumsi daging kambing, pahami dulu beberapa hal berikut ini agar makan tetap nikmat dan kesehatan tetap terjaga.

Daging kambing merupakan jenis daging merah yang mengandung protein dan zat besi yang sangat tinggi namun rendah lemak. Dilansir dari laman Women Planet, daging kambing mengandung vitamin B, vitamin E, vitamin K, kolin, protein, lemak alami, betain, kolesterol, asam amino, dan mineral seperti mangan, zat besi, kalsium, seng, tembaga, fosfor, dan selenium.

Baca juga:

Daging Kambing Bikin Tekanan Darah Naik, Benarkah?

Daging kambing juga mengandung elektrolit seperti sodium dan potasium, asam lemak omega-3 dan omega-6. Bisa dikatakan, daging kambing memenuhi semua yang dibutuhkan oleh tubuh.

Meski demikian, ada juga hal negatif dari daging kambing bila dikonsumsi berlebihan, misalnya keracunan makanan, dan berat badan naik. Daging kambing juga bukan sahabat buat penderita penyakit ginjal, jantung, diabetes, dan masalah pencernaan. Kandungan lemak jenuh pada daging kambing bisa meningkatkan risiko pada pembuluh darah dan jantung (hipertensi).

Oleh sebab itu, batasi konsumsi daging kambing. Namun tidak semua yang boleh dikonsumsi tergantung pada usia, berat badan, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan. Kemudian, untuk mengimbangi efek negatif dari daging kambing saat Idul Adha, cobalah mengonsumsi beberapa makanan yang bisa menetralkan dampak buruk daging kambing bagi kesehatan.

1. Memakan Acar

mengurangi risiko mengonsumsi daging kambing
Acar berguna menurunkan kolesterol jahat (Foto: MP/Kiel)

Buatlah acar menggunakan campuran mentimun, bawang merah, dan wortel karena bisa menjadi penyeimbang kenaikan kolesterol dalam darah.

Bawang dan mentimun mengandung asam amino belerang yang berguna menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan menaikkan kolesterol baik (HDL).

2. Minum Teh Hijau

mengurangi risiko kesehatan saat mengonsumsi daging kambing
Teh hijau bisa jadi penawar daging kambing berlebih (Foto: MP/Kiel)

Minum teh tawar panas juga baik sebagai penawar konsumsi daging kambing yang berlebihan, sehingga mengakibatkan kenaikan kolesterol jahat.

Apapun jenis teh tidak masalah karena semua teh mengandung katecin yang bisa menurunkan kolesterol jahat. Namun, teh hijau dipercaya dapat mengurangi risiko darah tinggi setelah mengonsumsi daging kambing.

Baca juga:

Hati-hati Makan Sate Kambing, Ini Bahayanya buat Ibu Hamil

3. Minum Jus Jeruk

mengurangi risiko kesehatan saat mengonsumsi daging kambing
Jus jeruk sebagai penawar daging kambing berlebih (Foto: MP/Kiel)

Selain menyegarkan, minuman ini juga bagus sebagai penawar efek dari memakan daging kambing yang berlebihan. Biasanya kelebihan mengonsumsi daging kambing terjadi saat hari raya Idul Adha.

Perasan dari buah jeruk menghasilkan rasa yang asam, jus jeruk sangat manjur untuk menurunkan kolesterol. Ada baiknya jika tidak menambahkan gula pada jus jeruk yang akan kamu minum setelah mengonsumsi kambing.

4. Memakan Tomat

mengurangi risiko kesehatan saat mengonsumsi daging kambing
Likopen pada tomat ampuh turunkan kolesterol (Foto: MP/Kiel)

Buah tomat dipercaya bisa menyehatkan kulit, namun kandungan likopen pada tomat dan hasil prosesnya juga bermanfaat untuk menurunkan kolesterol.

Untuk menurunkan risiko kesehatan dari memakan daging kambing, disaranakan lebih efektif jika dikonsumsi secara mentah tanpa adanya campuran gula atau bahaan lainya. (iel)

Baca juga:

Hilangkan Aroma Prengus Daging Kambing dengan Trik Ini

#Daging Kambing #Kolesterol Tinggi #Hipertensi #Tips Kesehatan #Tekanan Darah Tinggi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Cuaca ekstrem saat liburan sekolah dapat meningkatkan risiko dehidrasi, ISPA, hingga DBD pada anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Indonesia
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing
Menkes menyebut, kebiasaan menambahkan santan berlebihan, garam, gula, hingga jeroan saat memasak faktor utama meningkatnya tekanan darah dan kadar kolesterol usai Idul Adha.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing
Fun
Satai Hingga Kambing Bakar Kecap, Resep Mudah Olah Daging Kurban Dijamin Maknyus!
Inspirasi resep olahan kambing saat Idul Adha: sate, gulai, tongseng, hingga kambing bakar kecap.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Satai Hingga Kambing Bakar Kecap, Resep Mudah Olah Daging Kurban Dijamin Maknyus!
Indonesia
Tips Biar Daging Kurban Enak Dikonsumsi, Hindari Dibakar Langsung Terpapar Api
Dalam pengolahan daging, Pande menyarankan untuk tidak mengonsumsi lemak serta organ dalam dan juga hindari memasak daging dengan cara dibakar.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Tips Biar Daging Kurban Enak Dikonsumsi, Hindari Dibakar Langsung Terpapar Api
Fun
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Berapa kalori makanan Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan kue kering? Simak tips mengatur pola makan agar tetap sehat saat Lebaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Fun
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Simak 6 tips menjaga berat badan saat Lebaran tanpa harus menahan makan. Tetap bisa menikmati opor, rendang, dan kue kering dengan bijak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Indonesia
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Gangguan irama jantung atau aritmia menjadi aktor intelektual di balik sekitar 26,3 persen kasus kematian jantung
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Fun
Strategi Sehat Kontrol Kolesterol, Kunci Sederhana Hidup Berkualitas
Satu dari tiga orang dewasa di Indonesia memiliki kadar kolesterol tinggi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 September 2025
Strategi Sehat Kontrol Kolesterol, Kunci Sederhana Hidup Berkualitas
Indonesia
Stop Sekarang! Kebiasaan Sepele Ini Diam-Diam Picu Hipertensi di Usia Muda!
Intervensi dini diperlukan agar tidak menjadi hipertensi kronik dan menyebabkan kerusakan lapisan pembuluh darah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Juni 2025
Stop Sekarang! Kebiasaan Sepele Ini Diam-Diam Picu Hipertensi di Usia Muda!
Bagikan