Atase Kepolisian di Luar Negeri Kini Turun Tangan Bereskan Persoalan Pekerja Migran
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk unit khusus bidang Ketenagakerjaan. Sigit mengatakan unit khusus itu akan mengawal masalah terkait sengketa perburuhan.
"Ini untuk mengawal terkait dengan masalah-masalah yang terjadi di keluarga besar atau terkait dengan perburuhan terkait dengan ketenagakerjaan, sengketa-sengketa yang ada sehingga kemudian semuanya bisa berjalan dengan tertib dan hak buruh bisa diperjuangkan," kata Listyo di Jakarta Pusat, Rabu (1/5).
Pihaknya juga mengembangkan atase-atase kepolisian untuk bekerja sama dengan para buruh migran di luar negeri agar bisa memberikan perlindungan kepada mereka di luar negeri. "Kami memberikan perlindungan yang sama," kata Listyo.
Baca juga:
Jokowi Ajak Buruh Terus Berjuang untuk Bisa Sejahtera
Menurut dia, Polri akan memberikan perlindungan terhadap buruh migran yang terdampak oleh masalah hukum, seperti penipuan, penganiayaan, dan hal lain-lain. "Saat ini terus kami kerjakan," ucapnya.
Lulusan AKPOL 1991 ini mengungkapkan, terkait dengan Hari Buruh Internasional yang dilaksanakan pada hari ini, pihaknya akan terus berjuang untuk mengawal hak-hak buruh.
Baca juga:
Aksi May Day, 5.000 Buruh Karawang Bergerak ke Jakarta
Hal itu salah satunya dibuktikan dengan telah dibentuknya tim atau unit khusus yang saat ini sudah berjalan dan akan terus dikembangkan untuk mengawal masalah-masalah yang terjadi pada buruh.
“Atau terkait dengan perburuhan dengan ketenagakerjaan, sengketa-sengketa yang ada sehingga kemudian semuanya bisa berjalan dengan tertib dan hak buruh bisa diperjuangkan," tutur Sigit.
Baca juga:
Doa May Day Presiden Terpilih Prabowo: Buruh Bersatu Makin Sejahtera
Dia juga mengapresiasi perayaan Hari Buruh yang berjalan lancar.
"Saya terima kasih bahwa dari rangkaian kegiatan teman-teman serikat buruh yang kita ikuti dari tadi pagi sampai hari ini semua berjalan dengan lancar, dengan aman, dengan tertib," tutup dia. (knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
Tok! DPR Sahkan 8 Poin Reformasi Polri, Kedudukan Tetap di Bawah Presiden
Mutasi 85 Perwira Polri, Pengamat Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas
PKB Tolak Reposisi Polri ke Kementerian: Ini Langkah Mundur Reformasi
Eks Kapolda Ingatkan Kapolri: Benahi Adab dan Perilaku Aparat di Lapangan
DPR Sentil Kapolri: Jangan Suruh Anggota Humanis Kalau Perut Masih Lapar, Kesejahteraan Polisi Harga Mati
2 Bhabinkamtibmas Meninggal Saat Hendak Menolong Korban Longsor Cisarua, Kapolri Berduka
Kapolri Sigit Tolak Polri di Bawah Kementerian, Nanti Ada 2 Matahari Kembar
Panggil Kapolri, DPR Pertanyakan soal Kebebasan Berekspresi di Indonesia
Kapolri Tegaskan Polri di Bawah Presiden Merupakan Mandat Reformasi 1998