Arab Saudi Desak AS Hentikan Blokade Selat Hormuz, Minta Berunding dengan Iran

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 14 April 2026
Arab Saudi Desak AS Hentikan Blokade Selat Hormuz, Minta Berunding dengan Iran

Ketegangan Iran-Israel mengancam Selat Hormuz, jalur vital ekspor minyak dan LNG dunia. (Foto: YouTube/Dawn News English)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Arab Saudi mendesak Amerika Serikat (AS) untuk menghentikan blokade Selat Hormuz dan kembali berunding dengan Iran, menurut laporan Wall Street Journal pada Selasa (14/4).

Presiden AS, Donald Trump mengumumkan blokade angkatan laut di Selat Hormuz, yang berlaku mulai Senin (13/4) pukul 14.00 waktu setempat atau 21.00 WIB.

Blokade tersebut terjadi setelah Washington dan Teheran gagal mencapai kesepakatan dalam pembicaraan di Islamabad, Pakistan, pada akhir pekan lalu.

Pembicaraan di Islamabad itu dilakukan setelah pengumuman gencatan senjata selama dua pekan dan menjadi bagian dari upaya mengakhiri serangan AS dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari 2026 lalu, yang telah menewaskan lebih dari 1.400 orang.

Baca juga:

Ancaman Teranyar Trump ke Iran, Jadikan Kapal Iran Target Seperti ke Bandar Narkoba

Laporan tersebut juga mengklaim, bahwa Arab Saudi khawatir blokade yang dilakukan Trump membuat Iran meningkatkan eskalasi ketegangan dan mengganggu jalur pelayaran penting lain.

Menurut laporan, Iran dapat membalasnya dengan menutup Bab al-Mandab, yakni sebuah titik rawan di Laut Merah yang sangat penting bagi ekspor minyak Arab Saudi yang tersisa.

"Negara-negara Teluk tidak ingin perang berakhir dengan Iran menguasai Selat Hormuz, jalur kehidupan ekonomi mereka. Namun, banyak pihak, termasuk Arab Saudi, mendesak AS untuk menyelesaikan masalah ini di meja perundingan dan berupaya keras untuk memulai kembali pembicaraan," demikian laporan itu.

Meskipun menunjukkan "sikap keras" dari kedua belah pihak, AS dan Iran dinilai telah secara aktif terlibat dengan mediator dan terbuka untuk pembicaraan jika masing-masing menunjukkan fleksibilitas yang cukup. (*)

Baca juga:

Blokade Selat Hormuz Bakal Naikkan Harga Minyak ke Puncak Tertinggi

#Arab Saudi #Selat Hormuz #Konflik Timur Tengah #Amerika Serikat #Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
Arab Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi yang Mengarah ke Riyadh
Arab Saudi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan rudal balistik yang diluncurkan kelompok Houthi ke arah Riyadh.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Arab Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi yang Mengarah ke Riyadh
Indonesia
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyambut baik resolusi PBB tersebut, mengapresiasi sikap semua negara yang mendukungnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
ShowBiz
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Video yang memperlihatkan tindakan penggerebekan penegakan hukum imigrasi itu menggunakan lagu Midnight Sun milik Larsson.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Indonesia
Serangan Drone di Wilayah Mekah, DPR Minta KBRI Perkuat Komunikasi dengan WNI
perwakilan RI di Arab Saudi wajib menjadi rujukan utama guna mencegah kepanikan massal akibat maraknya pesan berantai di media sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Serangan Drone di Wilayah Mekah, DPR Minta KBRI Perkuat Komunikasi dengan WNI
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Dunia
Krisis BBM Melanda Prancis, Harga Sudah Melonjak 30 Persen
Presiden Republik Prancis telah mengarahkan pemerintahannya untuk berupaya penuh guna memastikan pasokan..
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Krisis BBM Melanda Prancis, Harga Sudah Melonjak 30 Persen
Bagikan