Tetap Tenang saat Digigit Ular

Febrian AdiFebrian Adi - Minggu, 15 Oktober 2023
Tetap Tenang saat Digigit Ular

Langkah awal bila tergigit oleh ular. (Foto: Unsplash/Tyler)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ULAR memiliki naluri menggigit manusia saat merasa nyawanya terancam. Gigitannya berbisa, sehingga dapat menyebabkan kematian pada manusia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat ada lebih dari 100 ribu kematian per tahun di seluruh dunia karena gigitan ular. Namun, jangan panik saat kamu atau orang dekatmu mengalami hal ini.

Baca juga:

Gigitan Ular 'Berhadiah' Modal Uang Rp1,4 Triliun

Bila tergigit ular jangan panik. (Foto: Unsplash/Arvid)

Kamu harus tetap bersikap tenang saat digigit ular. Menurut Alodokter, ada beberapa langkah nan bisa kamu lakukan untuk mengatasi gigitan ular:

- Tetap tenang dan jangan banyak bergerak.

- Ingatlah bentuk, warna dan ukuran ular yang menginggit.

- Jika kamu sedang bersama dengan orang yang digigit ular, jangan tinggalkan korban sendirian.

- Jangan sekali-sekali mengisap bisa ular dari anggota tubuh.

- Jangan mengoleskan apa pun pada area yang digigit ular, termasuk bahan kimia, es, maupun benda hangat.

- Usahakan agar area yang digigit ular tidak bergerak untuk mencegah penyebaran bisa ke area lain tubuh.

- Tutup bagian tubuh yang digigit ular dengan perban bersih dan kering. Lilitkan perban dengan erat di area yang terkena gigitan supaya tidak menyebar.

- Longgarkan pakaian jika memungkinkan.

- Bebaskan area bekas gigitan dari benda-benda, seperti perhiasan atau sepatu.

- Hindari konsumsi alkohol atau berkafein karena berisiko meningkatkan penyerapan racun ular oleh tubuh.

Baca juga:

Waspada Ular di Musim Hujan, Ketahui Pertolongan Pertama saat Tergigit!

Gigitan ular sangat berbahaya. (Foto: Unsplash/Mohan)

Seseorang yang digigit ular perlu dirawat di rumah sakit setidaknya 24 jam setelah terkena gigitan. Hal ini dilakukan karena antiracun yang sudah diberikan dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang. Oleh karena itu, obat ini hanya dapat diberikan oleh tenaga medis profesional.

Korban juga akan diinfus jika tekanan darah turun secara signifikan. Pemberian transfuse darah mungkin akan diberikan pada pasien yang kehilangan banyak darah akibat digigit ular. Selain itu, obat pereda nyeri juga akan diberikan selama masa pemulihan.

Orang dewasa yang digigit ular umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih, sedangkan anak-anak membutuhkan waktu sekitar 1–2 minggu dengan pemberian obat antiracun atau serum antibisa ular. Namun, waktu pemulihan dapat bervariasi tergantung pada jenis ular yang menggigit. (far)

Baca juga:

Waspada Ular Masuk Rumah saat Musim Hujan, Cegah Segera!

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Bagikan