Apa Penyebab Kebakaran Los Angeles dan Mengapa Begitu Cepat Meluas? Para Ahli Mengaitkannya dengan Cuaca Ekstrem

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 10 Januari 2025
Apa Penyebab Kebakaran Los Angeles dan Mengapa Begitu Cepat Meluas? Para Ahli Mengaitkannya dengan Cuaca Ekstrem

Faktor cuaca ekstrem, seperti angin Santa Ana yang kuat, diduga berperan besar dalam penyebaran cepat kebakaran Los Angeles. (Foto: Instagram @mradrianrodriguez)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebakaran besar melanda Los Angeles sejak Selasa (7/1) hingga hari ini. Kebakaran itu menyebabkan ratusan ribu orang mengungsi dan ribuan rumah rusak.

Petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api dan sedang menyelidiki penyebab utama dari beberapa kebakaran yang terjadi di wilayah ini.

Petugas menyebut kebakaran di Los Angeles dengan beberapa nama seperti Palisades, Eaton, dan Hurst.

Apa penyebab semua kebakaran Los Angeles?

Menurut Cal Fire, lembaga yang bertanggung jawab atas perlindungan hutan dan pemadaman kebakaran di seluruh negara bagian California, penyebab kebakaran Palisades, Eaton, dan Hurst masih dalam penyelidikan.

Namun, faktor cuaca ekstrem, seperti angin Santa Ana yang kuat, diduga berperan besar dalam penyebaran cepat api.

"Kombinasi kelembaban rendah, bahan bakar kering, dan angin yang berubah-ubah telah meningkatkan potensi kebakaran baru dan perluasan cepat," ungkap Cal Fire, seperti dikutip oleh usatoday.com (9/1).

Baca juga:

Kebakaran Hutan Los Angeles Putus Komunikasi Seluler, Elon Musk Bagikan Starlink Gratis agar Petugas dan Warga Tetap Tersambung

Faktor lainnya adalah cuaca. Sebelum kebakaran terjadi, Layanan Cuaca Nasional telah mengeluarkan peringatan tertinggi untuk kondisi kebakaran ekstrem di Los Angeles County.

Mengapa kebakaran Los Angeles begitu cepat menyebar?

Angin kencang yang mencapai 100 mph memperburuk situasi, mendorong "kebakaran ekstrem" di beberapa titik.

"Ini adalah situasi yang sangat berbahaya. Ini adalah kondisi terburuk dalam hal cuaca yang berpengaruh terhadap kebakaran," peringatan Layanan Cuaca Nasional.

Luca Carmignani, Penasihat Kebakaran dari University of California Agriculture and Natural Resources, menjelaskan bahwa kendaraan juga dapat memicu kebakaran secara tidak sengaja.

"Misalnya, Anda memiliki truk dengan rantai yang menjulur di jalan (bergesekan), lalu memantik percikan api. Atau Anda punya konverter katalitik. Ada berbagai cara kendaraan dapat memicu kebakaran dari jalan," katanya.

Selain itu, angin kencang dapat menyebabkan kabel listrik bergerak, menghasilkan percikan api yang jatuh pada bahan bakar kering seperti rumput atau vegetasi.

Baca juga:

Kebakaran Besar Los Angeles, Upaya Pemadaman Terhambat Kurangnya Pasokan Air

Kondisi kering dan angin kuat di musim ini menciptakan lingkungan yang sangat memungkinkan kebakaran merembet cepat.

Para ahli menyatakan bahwa kebakaran dipengaruhi oleh perubahan iklim.

“Sudah memasuki bulan Januari, tetapi California Selatan tetap kering, dilanda kekeringan dan suhu tinggi,” kata Jacob Bendix, profesor emeritus di Syracuse University, seperti diwartakan people.com.

Meskipun penyebab pasti masih dalam penyelidikan, kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia tampaknya berkontribusi besar terhadap kebakaran yang terjadi. (dru)

Baca juga:

Pengumuman Nominasi Oscar ke-97 Diundur Gara-Gara Kebakaran Hutan

#Kebakaran #Kebakaran Hutan #Los Angeles
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Dunia
Kebakaran Hutan Mengamuk Tewaskan 18 Orang, Chile Tetapkan Status Bencana saat Api Mengancam Kota-Kota
Presiden Chile Gabriel Boric telah menetapkan status bencana di dua wilayah yang dilanda kebakaran hutan mematikan itu. Setidaknya 20.000 orang dievakuasi.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
 Kebakaran Hutan Mengamuk Tewaskan 18 Orang, Chile Tetapkan Status Bencana saat Api Mengancam Kota-Kota
Indonesia
Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Tiga unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan bus. Penyemprotan pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
 Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Indonesia
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Berdasarkan laporan pemantauan awal Kantor SAR Jakarta, indikasi kebakaran ditandai asap tebal berkadar gas beracun di area tambang emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/1) dini hari.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Dunia
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Sebagian besar wilayah Australia dilanda kondisi gelombang panas ekstrem.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Dunia
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Inspeksi berkala tidak dilakukan antara 2020 dan 2025. Otoritas setempat sangat menyesalkan hal ini
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Dunia
Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Para manajer Le Constellation diduga telah melakukan pembunuhan karena kelalaian, menyebabkan luka fisik karena kelalaian, serta pembakaran karena kelalaian.
Dwi Astarini - Minggu, 04 Januari 2026
 Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Dunia
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Pihak berwenang menyebut botol-botol sampanye yang dipasangi kembang api tangan itu berada terlalu dekat dengan langit-langit.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Dunia
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Pejabat berwenang menyatakan insiden di bar Le Constellation di Crans-Montana diperlakukan sebagai kebakaran, bukan sebagai serangan teror.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Dunia
Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Masih terlalu awal untuk menentukan penyebab kebakaran. Para ahli belum dapat masuk ke puing-puing bangunan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
 Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Indonesia
Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi
Api dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.20 WIB dengan memanfaatkan fasilitas hydrant yang tersedia di sisi barat Gedung Sarinah.
Dwi Astarini - Senin, 29 Desember 2025
Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi
Bagikan