MerahPutih.com - Massa FPI dan PA 212 bakal menggelar aksi demo di Gedung DPRD DKI Jakarta untuk meminta anggota legislatif Kebon Sirih menyetujui langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjual saham bir PT Delta Djakarta.
Anies mengatakan, pelepasan saham bir ditolak anggota dewan maka dirinya mengadukan kepada masyarakat. Sebab, menurut dia, langka Pemprov DKI melepas saham bir di PT Delta itu merupakan janjinya saat kampanye di Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.
"Sudah disampaikan ya kita laporkan kepada masyarakat saja, karena ini bagian dari janji kami," kata Anies di Jakarta, Jumat (8/3).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun mengingatkan kepada masyarakat guna menyeleksi calon legislatif (caleg) sebelum memilih di Pemilu 17 April 2019 mendatang.
Hal itu dilakukan agar rakyat bisa memilih wakilnya di parlemen untuk menegakan kepentingan rakyatnya dibandingkan hal yang tidak memiliki keuntungan bagi rakyat.
"Kalau itu saya meminta pada warga saja untuk me-review caleg-calegnya itu lebih penting. Saya rasa Jakarta lebih butuh air bersih, bukan air beralkohol. Itu kebutuhan Jakarta hari ini," tuturnya.
Ia pun mengungkapkan bahwa Pemprov DKI memiliki dana Rp1,2 triliun di perusahaan bir. Lanjut dia, uang itu lebih baik dialokasikan untuk pembangunan sekolah hingga dipakai untuk air bersih.
"Kami sudah sampaikan ke dewan bahwa DKI memiliki dana kurang lebih Rp 1,2 triliun yang diparkir di perusahaan bir, nah kami memandang dana itu lebih bermanfaat bila digunakan untuk pembangunan sekolah seperti ini, ini kita bisa membangun lebih dari 100 sekolah seperti ini dengan dana yang ada, itu bisa dapat 240 bus, nah kita sudah ajukan kemudian ketua dewan menyampaikan belum diproses," ungkapnya. (Asp)