Anies Gelontorkan Rp324 Miliar untuk Makanan Tambahan Anak Sekolah
Gubernur DKI Anies Baswedan. (MP/Asropih)
MerahPutih.Com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI Jakarta menganggarkan dana Rp324 miliar untuk program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) di Ibu Kota.
Hal itu bertujuan untuk meningkatkan kecukupan asupan gizi peserta didik, meningkatkan ketahanan fisik siswa dalam mengikuti kegiatan belajar.
"Rp324 miliar yang kita anggarkan. Intinya kita ingin agar anak-anak dan usia dini mendapatkan asupan makanan sehat, gizi yang baik, sehingga perkembangan jasmaninya adalah perkembangan jasmani yang sehat," kata Anies di Jakarta, Jumat (5/4).
Menurut Anies dana sebesar Rp 324 miliar itu untuk memenuhi kebutuhan makanan tambahan untuk 144.722 peserta didik, baik di TK, SD, TPA, dan SLB.
BACA JUGA: Anies Baswedan Ungkap Penyebab Rendahnya Serapan APBD DKI 2018
Gubernur Anies Amati Langsung Efektivitas Program PMT-AS
Anies Sebut Banjir Cawang Disebabkan Pembangunan LRT Cawang-Pancoran
Tahun ini, kata Anies, variasi makanan tambahan jumlahnya bertambah. Pada tahun sebelumnya hanya ada dua jenis, namun tahun ini menjadi 29 jenis makanan tambahan.
"Kalau dulu hanya dua sekarang ada 29 jenis makanan yang disiapkan. Kemudian tahun ini penerimanya ada 459 sekolah menjangkau 144.722 peserta didik, yaitu di SD, TK negeri, TPA negeri, dan SLB," tuturnya.
Anies berharap dengan program ini, anak-anak usia sekolah bisa mendapatkan gizi yang baik dapat tumbuh kembangnya.
"Lalu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, menumbuhkan pertumbuhan rohani yang lebih baik, kemampuan intelektual yang baik," tutupnya.(Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Taman Bendera Pusaka Segera Dibuka, Ruang Hijau Baru Warga Jakarta Selatan
Pramono Instruksikan Penertiban Bendera Parpol di Flyover Jakarta
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Pramono Tegaskan Modifikasi Cuaca Pakai Material Tidak Berbahaya
Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Jakarta, Gubernur Pramono Perpanjang PJJ dan WFH hingga 1 Februari 2026
Gubernur DKI Optimistis Bank Jakarta IPO Tahun Depan, Ini Strategi Besarnya
Jalan Gatot Subroto Rusak, Pramono: Akan Diperbaiki Setelah 27 Januari
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan