Headline

Gubernur Anies Amati Langsung Efektivitas Program PMT-AS

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 05 April 2019
 Gubernur Anies Amati Langsung Efektivitas Program PMT-AS

Gubernur Anies meninjau pelaksanaan program PMT-AS bagi anak sekolah dasar (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) di SDN Kedaung Kali Angke 03 dan 08 Pagi di Cengkareng, Jakarta Barat.

"Kita datang untuk meninjau pelaksanaan program ini. Kita dorong program ini dengan beberapa terobosan. Salah satunya adalah variasi makanannya. Kalau dulu ada dua, sekarang 29 jenis," ujar Anies di lokasi.

Program PMT-AS menyajikan 29 varian menu secara bergantian sesuai penjadwalan yang ditetapkan akan diberikan kepada peserta didik. Menu-menu yang disajikan telah berdasarkan rekomendasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta yang terdiri dari jenis makanan sehat, bergizi, beragam, berimbang, dan aman untuk dikonsumsi oleh siswa.

Gubernur Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)

"Dari segi pengemasan, penyajian, dan pendistribusiannya pun dipantau oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta," jelasnya.

Tujuan program itu, kata Anies untuk meningkatkan kecukupan asupan gizi peserta didik, meningkatkan ketahanan fisik siswa dalam mengikuti kegiatan belajar, menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS), serta meningkatkan partisipasi masyarakat langsung di lingkungan sekolah.

"Kota ini anak-anaknya harus mendapat asupan makanan sehat yang baik, sehingga gizi mereka tercukupi dan mereka sehat secara jasmani untuk mengikuti segala kegiatan belajar," jelas Anies.

Anies menjelaskan, sasaran untuk alokasi anggaran dari program tersebut meliputi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Negeri (SPAUDN), Sekolah Dasar Negeri (SDN), dan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) di 53 Kelurahan.

BACA JUGA: Momentum Hari Ibu, Ini Cerita Anies Baswedan

PSI Tantang Anies Baswedan Pamer Hasil Bentukan Tim yang Habiskan APBD

Ismail Bosan Ikut Anies Baswedan Bekerja

"Kita berharap semoga bisa menjangkau seluruh kelurahan, khususnya yang masuk kategori kampung klasifikasi masyarakat kurang mampu," ungkapnya.

Seperti diketahui, jumlah sekolah yang menerima PMT-AS sebanyak 459, terdiri dari 375 sekolah SD sebanyak 137.718 siswa, 75 sekolah TKN dan TPAN sebanyak 5.304 siswa, dan 9 sekolah SLB sebanyak 1.700 siswa. Adapun alokasi anggaran untuk setiap peserta didik per hari sebesar Rp10.890 yang diberikan selama hari efektif sekolah, dengan total anggaran PMT-AS sebesar Rp324.889.559.200.

Pemprov DKI Jakarta melaksanakan program PMT-AS berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 9 Tahun 2018 tentang Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) pada Satuan Pendidikan dan Peraturan Gubernur Nomor 7 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Gubernur Nomor 59 Tahun 2016 tentang Biaya Operasional Pendidikan Sekolah Negeri/Madrasah Negeri.(Asp)

#Anies Baswedan #Gubernur DKI Jakarta #Makanan Sehat #Anak Sekolah
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
Siswa SD di Pemalang Diisukan Dikeluarkan dari Sekolah karena Orangtuanya Kritik MBG, ini Kronologinya
Badan Gizi Nasional (BGN) Jawa Tengah secara tegas mengatakan informasi tersebut tidak benar dan merupakan kesalahpahaman yang telah diselesaikan pihak sekolah.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Siswa SD di Pemalang Diisukan Dikeluarkan dari Sekolah karena Orangtuanya Kritik MBG, ini Kronologinya
Indonesia
Anak Indonesia Wajib Sekolah Lebih Awal, DPR RI Dorong Standarisasi Fasilitas PAUD Nasional
Melalui integrasi PAUD ke dalam skema wajib belajar, target besar pemerintah adalah menciptakan pemerataan kualitas pendidikan yang berkualitas di seluruh pelosok Indonesia demi menyambut generasi emas
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Anak Indonesia Wajib Sekolah Lebih Awal, DPR RI Dorong Standarisasi Fasilitas PAUD Nasional
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajaran untuk melakukan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Ibu Kota.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Indonesia
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
ASN DKI Jakarta kedapatan menggunakan mobil dinas di Puncak Bogor. Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi, BPAD beri teguran dan lakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
Indonesia
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Menurut Pramono, keberadaan warga yang tinggal di fasilitas umum, termasuk di pinggir rel maupun tempat pemakaman umum (TPU), menjadi persoalan lama di Jakarta.
Frengky Aruan - Sabtu, 28 Maret 2026
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Indonesia
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Pramono hanya mengingatkan pendatang harus punya kesiapan diri yang bagus dan kemampuan untuk bekerja.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Bagikan