Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pramono Instruksikan Penertiban Bendera Parpol di Flyover Jakarta

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Pramono Instruksikan Penertiban Bendera Parpol di Flyover Jakarta

Ilustrasi (ANTARA FOTO/Jhogy Nabhasa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masyarakat mengeluhkan masih banyaknya baliho hingga bendera partai politik (parpol) yang terpasang di jalan layang atau flyover di Jakarta.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan Satpol PP DKI Jakarta serta para wali kota untuk menertibkan atribut parpol yang terpasang di flyover.

“Saya tadi sudah meminta kepada seluruh wali kota, bupati, dan juga Satpol PP untuk menertibkan,” kata Pramono di Jakarta, Jumat (6/2).

Satpol PP DKI Jakarta menjelaskan bahwa pemasangan spanduk maupun bendera parpol di flyover dibatasi hanya selama enam hari, yakni empat hari sebelum kegiatan partai politik dimulai dan dua hari setelah kegiatan selesai.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, rekomendasi yang kita keluarkan empat hari sebelum kegiatan dan dua hari setelah kegiatan,” kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan kepada wartawan, Rabu (4/2).

Baca juga:

Pramono Minta Satpol PP Tertibkan Spanduk dan Bendera Parpol di Jakarta

Satriadi mengatakan, aturan tersebut diterapkan setelah melihat maraknya pemasangan bendera parpol yang dinilai mengganggu estetika kota dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Selain itu, keberadaan spanduk dan reklame di ruang publik juga sempat disorot Presiden Prabowo Subianto yang meminta pemerintah daerah menertibkan pemasangan atribut yang merusak wajah kota.

“Makanya itu perlu diatur, searah dengan arahan Pak Presiden juga pada saat di Sentul. Selama ini kan tidak pernah ada batas waktu. Kadang-kadang sampai rusak, kadang-kadang sampai membahayakan juga,” ujar Satriadi.

Ia menambahkan, pemasangan atribut di flyover memiliki risiko lebih besar karena faktor ketinggian dan angin kencang yang dapat membahayakan pengendara.

“Nah, ini ke depan sesuai arahan Pak Gubernur, flyover-flyover se-DKI perlu diatur, mengingat kondisi cuaca dan keselamatan pengendara,” katanya.

Baca juga:

Aturan Baru, Pemasangan Atribut Parpol di Ruang Publik Jakarta Maksimal 6 Hari

Parpol Wajib Tahu, Catat Titik-Titik Steril Atribut Politik di Jakarta!

Satpol PP DKI Jakarta juga menetapkan sejumlah kawasan yang harus steril dari pemasangan atribut partai politik, di antaranya Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan HOS Cokroaminoto, Flyover Semanggi, dan Flyover Karet.

“Jadi ada tempat-tempat yang memang diperbolehkan dan ada yang tidak. Sepanjang Sudirman–Thamrin tidak boleh, termasuk flyover di atas Sudirman–Thamrin,” pungkas Satriadi. (Asp)

#Satpol PP #Pramono Anung #Bendera Parpol #Gubernur DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemarau Panjang, Pramono Minta Setiap RW Miliki Alat Pemadam Api Ringan
Selain memperkuat langkah antisipasi dari pemerintah, Pramono meminta masyarakat turut berperan aktif mencegah kebakaran dengan lebih berhati-hati dalam beraktivitas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Kemarau Panjang, Pramono Minta Setiap RW Miliki Alat Pemadam Api Ringan
Indonesia
Kembali Minta Tawuran di Jakarta Dihentikan, Pramono: Energi Anak Muda Harus Dialihkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kembali meminta aksi tawuran di Jakarta dihentikan. Pemprov DKI menyiapkan fasilitas publik untuk kegiatan positif.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Kembali Minta Tawuran di Jakarta Dihentikan, Pramono: Energi Anak Muda Harus Dialihkan
Indonesia
JPO Tendean Dibongkar, Pramono Usulkan Zebra Cross Sementara untuk Pejalan Kaki
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyiapkan zebra cross sementara di JPO Tendean.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
JPO Tendean Dibongkar, Pramono Usulkan Zebra Cross Sementara untuk Pejalan Kaki
Indonesia
Harga Sayuran Naik akibat Pasokan Berkurang, Pemprov DKI Siapkan Langkah Penanganan
Pemprov DKI Jakarta mengendalikan kenaikan harga sejumlah komoditas sayuran akibat berkurangnya pasokan. TPID diminta mengecek penyebab dan menyiapkan solusi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Harga Sayuran Naik akibat Pasokan Berkurang, Pemprov DKI Siapkan Langkah Penanganan
Indonesia
Gubernur Pramono Persilakan ASN Nonton Final Piala Dunia 2026, Cuma Sekali dalam 4 Tahun
Antusiasme masyarakat terhadap laga puncak turnamen sepak bola dunia empat tahunan itu memang sangat besar.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Gubernur Pramono Persilakan ASN Nonton Final Piala Dunia 2026, Cuma Sekali dalam 4 Tahun
Indonesia
Gubernur Pramono Jagokan Argentina di Laga Final Piala Dunia 2026
Penampilan Argentina, khususnya saat menyingkirkan Inggris di babak sebelumnya, membuatnya semakin yakin terhadap tim berjuluk 'Albiceleste' tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Gubernur Pramono Jagokan Argentina di Laga Final Piala Dunia 2026
Indonesia
Pramono Murka 2 JPO Jakarta Ditabrak Truk, Instruksikan Cabut Lisensi Sopir Kedapatan Main HP
Gubernur DKI Pramono Anung instruksikan Dishub cabut lisensi sopir truk yang main HP hingga menabrak JPO di Jakarta. Perusahaan angkutan juga terancam teguran.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Pramono Murka 2 JPO Jakarta Ditabrak Truk, Instruksikan Cabut Lisensi Sopir Kedapatan Main HP
Indonesia
Legislator Minta Gubernur Pramono Tegas Cabut Bansos Keluarga Pelaku Tawuran, Ring Tinju saja tak Cukup
Pemerintah Provinsi DKI harus mengambil langkah yang lebih tegas lagi, seperti mencabut bantuan sosial (bansos) terhadap keluarga yang anggotanya terlibat tawuran.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Legislator Minta Gubernur Pramono Tegas Cabut Bansos Keluarga Pelaku Tawuran, Ring Tinju saja tak Cukup
Indonesia
Perbaikan JPO Kapten Tendean, Pemprov DKI Rapat Pekan Depan
Perbaikan tak mungkin memakai biaya APBD 2026 yang sidah berjalan.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Perbaikan JPO Kapten Tendean, Pemprov DKI Rapat Pekan Depan
Indonesia
Pramono Cari Dana CSR Buat Perbaiki JPO Tendean Jakarta Ditabrak Truk
Opsi yang dipertimbangkan ialah menggunakan dana corporate social responsibility (CSR), koefisien lantai bangunan (KLB), hingga APBD Perubahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Pramono Cari Dana CSR Buat Perbaiki JPO Tendean Jakarta Ditabrak Truk
Bagikan