Anies dan Elite NasDem Bakal Bertemu Relawan di Yogyakarta

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 14 November 2022
Anies dan Elite NasDem Bakal Bertemu Relawan di Yogyakarta

Ketua Umum NasDem Surya Paloh (kanan) dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Rabu (24/7/2019). (Dok ANTARA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bakal calon presiden dari Partai NasDem Anies Baswedan dijadwalkan akan mengunjungi kota Yogyakarta pada Rabu (16/11) mendatang.

Agenda dari mantan gubernur DKI Jakarta itu di Yogyakarta untuk bertemu dengan para relawan yang akan mendukungnya di Pilpres 2024 nanti.

Baca Juga:

Gibran Tanggapi Usul Rocky Gerung jadi Cawapres Anies

"Iya, rencananya (ke Yogyakarta 16 November). Agenda dengan relawan," kata Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya kepada wartawan, Senin (14/11).

Willy melanjutkan, kunjungan Anies tersebut juga akan ditemani oleh pejabat teras partai politik (parpol) besutan Surya Paloh.

Namun, Willy belum mengetahui siapa pengurus NasDem yang akan ikut dengan Anies bertemu dengan para relawan nanti.

"Iya (Anies akan ditemani pejabat Nasdem di Yogyakarta). Belum tahu tuh siapa (pejabat yang akan menemani Anies)," pungkasnya.

Baca Juga:

Janji Anies jika Terpilih jadi Presiden

Diketahui, beberapa waktu lalu, Anies telah dibawa NasDem ke Sumatera Utara. Kedatangan Anies di Sumut disambut meriah oleh pendukungnya sejak ia tiba di Bandara Internasional Kualanamu.

Mereka membawa atribut seperti bendera dan kaus bergambar Anies. Para pendukung juga meneriakkan ”Anies presiden”.

Saat itu Anies juga bersilaturahmi dengan para ulama dan melakukan silaturahmi akbar kebangsaan bersama masyarakat Sumatera Utara di lapangan Istana Maimun. (Pon)

Baca Juga:

Pernyataan Jokowi Pilpres 2024 Jatahnya Prabowo Strategi Tahan Suara Anies

#Anies Baswedan #Partai Nasdem #Pilpres 2024
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah soal isu merger dengan NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan resmi.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Bagikan