Ancaman Pembunuhan, Kuasa Hukum Ahok Minta Penjelasan Kemenkumham
Kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Sirra Prayuna di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Selasa (16/5). (MP/Ponco Sulaksono)
Kuasa Hukum Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Sirra Prayuna mengaku belum mengetahui isi video ancaman pembunuhan terhadap kliennya. Ia berencana, akan meminta penjelasan kepada pihak Kemenkumham terkait hal tersebut.
"Ya, pastilah (koordinasi pihak Kemenkumham) kami akan minta penjelasan. Apakah ada kemungkinan ancaman itu atau tidak," kata Sirra di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (16/5).
Sirra menjelaskan, setiap tahanan itu wajib mendapatkan proteksi atas keselamatannya. Oleh karena itu, tim kuasa hukum mantan Bupati Belitung Timur tersebut akan segera berkoordinasi dengan pihak Kemenkumham.
"Saya kira tanya Menkumham, ya. Pada prinsipnya yang dilakukan penahanan di rutan, itu wajib mendapatkan proteksi atas keselamatan dirinya, harta benda, dan sebagainnya," ujarnya.
Menurut Sirra, sejauh ini untuk pengamanan dan keselamatan Ahok sendiri masih dikatakan aman di Mako Brimob tersebut. Ia menilai pengamanan terhadap kliennya di Mako Brimob juga cukup baik.
Lebih lanjut, Sirra menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki dugaan ancaman pembunuhan terhadap Ahok.
"Sepanjang ini, pak Ahok masih sehat. Kami anggap dapat proteksi pengamanan cukup baik, ya. Soal ancam-mengancam ini, 'kan tugas kepolisian. Untuk meyelidiki lebih jauh, ya," tandasnya.
Sebelumnya, pemindahan Ahok dari Rutan Cipinang ke Mako Brimob beberapa waktu lalu, disebabkan adanya ancaman pembunuhan. Hal itu diketahui setelah Menkumham, Yasonna Laoly membeberkan kepada awak media.
Yasonna menyebut, salah satu alasan pemindahan Ahok karena adanya ancaman tersebut. Namun, ia belum menjelaskan siapa pengancam tersebut. (Pon)
Baca berita terkait Ahok lainnya di: Ahok Diancam Dibunuh, Polda Belum Terima Informasi
Bagikan
Berita Terkait
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Laporan terhadap 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono Menumpuk, Polisi belum Lakukan Pemanggilan karena masih Prioritaska Periksa Ahli dan Saksi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Tanggapi Pernyataan Ahok Monas akan Kebanjiran jika Tanggul Laut Mutiara Jebol
Tersangka Sebut Ahok Terlibat Korupsi LNG Pertamina, Ini Reaksi KPK
Belum Tertarik Jabat Komisaris BUMD DKI, Ahok: Enakan Begini, Free Man
Bertemu Gubernur Pramono, Ahok Ngobrol soal Pajak Bumi dan Bangunan
Tak Persoalkan Tunjangan Perumahan Anggota DPR Rp 50 Juta, Ahok: Asalkan Bekerja Profesional
[HOAKS atau FAKTA]: Ahok Singgung Nama Jokowi dalam Kasus Korupsi Pertamina