Ancaman Papua Viral, Begini Tanggapan Pemerintah
Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (ANTARA/Bayu Prasetyo)
MerahPutih.com - Pemerintah Indonesia akan melakukan langkah tegas bagi kelompok bersenjata yang mengancam situasi keamanan di Papua. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Kabinet, Pramono Anung.
"Siapa pun yang memberikan ancaman, TNI dan Polri akan berikan langkah tegas. Apalagi Papua dan Papua Barat jadi prioritas pembangunan oleh Presiden Jokowi," katanya seperti dilansir Antara, Senin (25/2).
Menurut Pramono, pemerintah selalu mengikuti perkembangan situasi keamanan di Papua dan Papua Barat. Dia menilai ancaman dari kelompok bersenjata bukan kali ini saja terjadi.
Pramono menjelaskan, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi, Tito Karnavian akan terus memantau kondisi keamanan di bumi cenderawasih tersebut.
Ia menambahkan, TNI dan Polri telah berkoordinasi menanggapi ancaman itu. "Apapun itu, harus dihadapi. Itu bagian dari NKRI," tegas Pramono.
Sebelumnya terdapat ancaman dari anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka, Egianus Kogoya, yang disiarkan melalui media sosial Facebook.com pada Sabtu (23/2).
Ancaman tersebut merupakan permemintaan peninggalan wilayah oleh warga sipil non-Papua. Mereka menganggap, masyarakat selain Papua adalah intelijen dan anggota kepolisian. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Freeport McMoRan Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang Usai Rampungkan Pembangunan Smelter
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan