4 Faktor Penyebab Kematian Orang Asli Papua
Orang Papua (PMB LIPI)
MerahPutih.com - Asisten 1 Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Papua Doren Wakerwa menyebut empat faktor penyebab kematian orang asli Papua, yakni disebabkan konsumsi minuman beralkohol, penyakit HIV/AIDS, konflik masyarakat sipil bersenjata dengan aparat keamanan serta karena perang antarsuku warga asli Papua.
"Semua pejabat orang asli Papua harus membuat kebijakan khusus untuk penanganan empat faktor penyebab kematian masyarakat lokal Papua," ungkap Asisten 1 Sekda Papua Diren Wakerwa sebelum bertolak ke Jayapura, Kamis (12/10) seperti dikutip Antara.
Ia mengakui untuk pencegahan minuman beralkohol Pemprov Papua melalui peraturan daerah khusus Nomor 15 tahun 2013 telah tegas melarang produksi peredaran minuman beralkohol.
Tujuan pelarangan peredaran produksi minuman beralkohol, menurut Doren, untuk menyelamatkan masa depan generasi muda masyarakat asli Papua dari ancaman kematian karena pengaruh minuman beralkohol.
"Setiap kepala daerah bupati dan walikota harus konsisten menegakkan peraturan daerah Papua terhadap pelarangan peredaran segala jenis minuman beralkohol sehingga membantu pencegahan kematian generasi muda Papua," harap Asisten 1 Doren Wakerwa.
Sedangkan untuk pencegahan penyakit HIV/AIDS, menurut Doren, pemerintah melalui dinas kesehatan dan Komisi Penanggulangan Aids sudah membuat berbagai program pencegahan melalui perilaku hidup sehat bersih serta tidak melakukan seks bebas dengan perempuan lain yang bukan istri sah.
Upaya lain penanganan penyebaran virus HIV/AIDS, menurut Doren, dinas kesehatan dan KPA juga gencar melakukan sosialisasi terhadap bahaya dan ancaman penyakit menular HIV/AIDS kepada pelajar, mahasiswa, kelompok masyarakat dan jajaran aparatur sipil negara.
Asisten 1 Doren mengatakan untuk penyebab kematian orang asli Papua karena konflik masyarakat sipil bersenjata dengan aparat keamanan di daerah terpencil pegunungan yang kerap kali terjadi menjadi kewenangan institusi TNI/Polri dalam mencegahnya.
"Khusus kematian warga asli Papua karena pengaruh perang antar suku lokal Papua dipicu perkelahian, pilkada dan sengketa hak ulayat serta masalah lainnya," ungkap Asisten 1 Sekda Papua Doren.
Dia berharap ada upaya nyata dilakukan setiap pemimpin daerah dalam mengatasi empat masalah yang menjadi pemicu kematian masyarakat asli orang Papua sehingga tidak menjadi korban di waktu mendatang.
Berdasarkan data hingga Kamis peredaran penjualan minuman beralkohol di wilayah Kabupaten Biak Numfor masih marak dijual bebas di kios, toko dan tempat hiburan malam meski sudah ada instruksi Bupati Biak tahun 2015 dan Perda Nomor 15 tahun 2013 tentang pelarangan produksi dan peredaran minuman beralkohol. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Freeport McMoRan Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang Usai Rampungkan Pembangunan Smelter
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan