4 Faktor Penyebab Kematian Orang Asli Papua

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 12 Oktober 2017
4 Faktor Penyebab Kematian Orang Asli Papua

Orang Papua (PMB LIPI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Asisten 1 Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Papua Doren Wakerwa menyebut empat faktor penyebab kematian orang asli Papua, yakni disebabkan konsumsi minuman beralkohol, penyakit HIV/AIDS, konflik masyarakat sipil bersenjata dengan aparat keamanan serta karena perang antarsuku warga asli Papua.

"Semua pejabat orang asli Papua harus membuat kebijakan khusus untuk penanganan empat faktor penyebab kematian masyarakat lokal Papua," ungkap Asisten 1 Sekda Papua Diren Wakerwa sebelum bertolak ke Jayapura, Kamis (12/10) seperti dikutip Antara.

Ia mengakui untuk pencegahan minuman beralkohol Pemprov Papua melalui peraturan daerah khusus Nomor 15 tahun 2013 telah tegas melarang produksi peredaran minuman beralkohol.

Tujuan pelarangan peredaran produksi minuman beralkohol, menurut Doren, untuk menyelamatkan masa depan generasi muda masyarakat asli Papua dari ancaman kematian karena pengaruh minuman beralkohol.

"Setiap kepala daerah bupati dan walikota harus konsisten menegakkan peraturan daerah Papua terhadap pelarangan peredaran segala jenis minuman beralkohol sehingga membantu pencegahan kematian generasi muda Papua," harap Asisten 1 Doren Wakerwa.

Sedangkan untuk pencegahan penyakit HIV/AIDS, menurut Doren, pemerintah melalui dinas kesehatan dan Komisi Penanggulangan Aids sudah membuat berbagai program pencegahan melalui perilaku hidup sehat bersih serta tidak melakukan seks bebas dengan perempuan lain yang bukan istri sah.

Upaya lain penanganan penyebaran virus HIV/AIDS, menurut Doren, dinas kesehatan dan KPA juga gencar melakukan sosialisasi terhadap bahaya dan ancaman penyakit menular HIV/AIDS kepada pelajar, mahasiswa, kelompok masyarakat dan jajaran aparatur sipil negara.

Asisten 1 Doren mengatakan untuk penyebab kematian orang asli Papua karena konflik masyarakat sipil bersenjata dengan aparat keamanan di daerah terpencil pegunungan yang kerap kali terjadi menjadi kewenangan institusi TNI/Polri dalam mencegahnya.

"Khusus kematian warga asli Papua karena pengaruh perang antar suku lokal Papua dipicu perkelahian, pilkada dan sengketa hak ulayat serta masalah lainnya," ungkap Asisten 1 Sekda Papua Doren.

Dia berharap ada upaya nyata dilakukan setiap pemimpin daerah dalam mengatasi empat masalah yang menjadi pemicu kematian masyarakat asli orang Papua sehingga tidak menjadi korban di waktu mendatang.

Berdasarkan data hingga Kamis peredaran penjualan minuman beralkohol di wilayah Kabupaten Biak Numfor masih marak dijual bebas di kios, toko dan tempat hiburan malam meski sudah ada instruksi Bupati Biak tahun 2015 dan Perda Nomor 15 tahun 2013 tentang pelarangan produksi dan peredaran minuman beralkohol. (*)

#Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Soroti Kondisi Keamanan di Papua, Percaya TNI/ Polri Bisa Pulihkan Situasi
Peristiwa ini menunjukkan ancaman terhadap keamanan masyarakat masih nyata dan membutuhkan perhatian serius dari negara.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
DPR Soroti Kondisi Keamanan di Papua, Percaya TNI/ Polri Bisa Pulihkan Situasi
Indonesia
Jenazah Pilot Amerika Tewas di Papua Sudah Diserahkan ke Keluarga dan Maskapai
TNI menyerahkan jenazah pilot AMA Air, Nicholas F. Goseli, ke keluarga setelah dievakuasi dari lokasi penembakan di Yahukimo. Pelaku penyerangan OPM masih diburu.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Jenazah Pilot Amerika Tewas di Papua Sudah Diserahkan ke Keluarga dan Maskapai
Indonesia
Gerombolan Pembunuhan Pilot AS di Papua Masih Diburu, Diduga Kelompok Elkius Kobak
TPNPB-OPM menyerang pesawat AMA Air di Yahukimo, menewaskan pilot AS Nicholas Goselin. TNI evakuasi jenazah dan buru kelompok pimpinan Elkius Kobak. AS pantau situasi.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Gerombolan Pembunuhan Pilot AS di Papua Masih Diburu, Diduga Kelompok Elkius Kobak
Indonesia
450 Prajurit Satuan Tempur Asal Aceh Dikirim ke Boven Digoel Papua
Prajurit juga bakal menerapkan keterampilan di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
450 Prajurit Satuan Tempur Asal Aceh Dikirim ke Boven Digoel Papua
Indonesia
Polisi Kejar Pelaku Pembakaran Pesawat yang Dipiloti WNA Amerika Serikat di Papua
Satgas Ops Damai Cartenz segera melakukan investigasi awal serta berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk memastikan kebenaran peristiwa tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Polisi Kejar Pelaku Pembakaran Pesawat yang Dipiloti WNA Amerika Serikat di Papua
Indonesia
Koops TNI Evakuasi Jenazah Pilot Pesawat AMA Warga AS Ditembak KKB Papua
Pesawat nahas tersebut sebelumnya terbang dari Wamena menuju Balinggama dengan membawa penumpang, kata Wirya yang dihubungi dari Jayapura.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Koops TNI Evakuasi Jenazah Pilot Pesawat AMA Warga AS Ditembak KKB Papua
Indonesia
TNI AL Gelar Operasi Perairan di Samudera Pasifik Utara Papua, Tekan Penyelundupan
Kodaeral X saat ini didukung tiga KRI dengan tiga pangkalan TNI-AL yang berada di Sarmi, Biak dan Nabire dengan wilayah operasi meliputi Provinsi Papua dan sebagian Provinsi Papua Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
TNI AL Gelar Operasi Perairan di Samudera Pasifik Utara Papua, Tekan Penyelundupan
Indonesia
30 Persen Warga Papua Belum Punya Hunian Layak, Mendagri Tito Ajak Swasta Turun Tangan
Sebanyak 30 persen warga Papua belum memiliki hunian layak. Mendagri Tito Karnavian pun mengajak swasta untuk ikut turun tangan.
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
30 Persen Warga Papua Belum Punya Hunian Layak, Mendagri Tito Ajak Swasta Turun Tangan
Indonesia
Gibran Dorong Program MBG Masuk Asmat, Usulkan Libatkan Gereja dan Keuskupan
Wapres Gibran Rakabuming meminta Program Makan Bergizi Gratis menjangkau Asmat, Papua Selatan. Ia mengusulkan keterlibatan gereja dan keuskupan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Gibran Dorong Program MBG Masuk Asmat, Usulkan Libatkan Gereja dan Keuskupan
Indonesia
8 Anggota OPM Berikrar Kembali ke NKRI, TNI : jangan Bangun Masa Depan Papua dengan Permusuhan
Menunjukkan komitmen dari masyarakat untuk menjaga kedamaian dan mendukung pembangunan daerah.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
8 Anggota OPM Berikrar Kembali ke NKRI, TNI : jangan Bangun Masa Depan Papua dengan Permusuhan
Bagikan