Analisis BMKG Terkait Gempa Bumi 5,1 M di Sukabumi

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 11 Maret 2020
Analisis BMKG Terkait Gempa Bumi 5,1 M di Sukabumi

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menjelaskan, gempa tektonik M=5,1 yang mengguncang wilayah Sukabumi pada Selasa petang (10/3/2020) pukul 17.18.04 WIB dipicu oleh aktivitas sesar aktif.

Triyono mengatakan, hasil analisis menunjukkan bahwa gempa ini diakibatkan oleh aktivitas slip atau pergeseran blok batuan kulit bumi secara tiba-tiba. Sedangkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike-slip fault).

Baca Juga

Dugaan Potensi Gempa Megathrust di Sukabumi, Begini Penjelasan BMKG

"Berdasarkan kondisi geologi dan tataan tektonik di wilayah Jawa Barat bagian selatan ada dugaan bahwa sesar ini memiliki pergeseran ke kiri (left lateral)," kata Rahmat dalam keterangannya di Jakarta pada Rabu (11/3).

Jika melihat peta zonasi sumber gempa di wilayah Jawa Barat tampak bahwa lokasi episenter gempa ini berada di zona Sesar Citarik.

BMKG memberikan penjelasan terkait potensi gempa megathrust di Sukabumi
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono (Foto: antaranews)

Zona sumber gempa sesar aktif ini berada di sebelah barat Sesar Cimandiri, akan tetapi berada di sebelah timur zona sumber gempa Kluster Bogor yang aktif memicu rentetan gempa swarm yang berpusat di Kecamatan Nanggung, Bogor pada bulan Agustus 2019.

Dari bentuk gelombang gempanya (waveform) tampak jelas adanya gelombang gesernya (shear) cukup nyata dan kuat. Selisih waktu tiba catatan gelombang P (pressure) dan S (shear) hanya 6 detik, yang menunjukkan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa lokal (local earthquake).

Gempa semacam ini biasa dikenal sebagai gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) yang dipicu aktivitas sesar aktif. Titik episenter gempa ini terletak pada koordinat 6,81 LS dan 106,66 BT tepatnya di darat berlokasi di wilayah Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi.

Lokasi stasiun seismik terdekat pusat gempa yang mencatat gempa ini adalah stasiun seismik Palabuhan Ratu dengan kode PJSM. Stasiun seismik ini adalah stasiun monitoring gempa yang baru saja di bangun BMKG pada tahun 2019 lalu.

"Keberadaan sensor seismik baru ini memiliki andil dalam menambah akurasi parameter gempa hasil analisis BMKG," kata Triyono.

Baca Juga

Gempa Susulan Kejutkan Warga Sukabumi

Sementara, BPBD Kabupaten Sukabumi bergerak cepat melakukan upaya penanganan darurat pascagempa yang terjadi pada Selasa (10/3). Mereka mendirikan tenda untuk menampung 173 warga Kampung Cipicung, Desa Kabandungan, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

Data sementara BPBD mencatat 3 orang luka ringan. Mereka telah mendapatkan perawata di klinik kesehatan terdekat. Tidak ada korban jiwa pascagempa yang dirasakan kuat sekitar 5 detik di Kabupaten Sukabumi ini.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sukabumi menyebutkan 202 rumah di wilayah Kabupaten Sukabumi mengalami kerusakan. Rincian kerusakan sebagai berikut rumah rusak berat (RB) 48 unit, rusak sedang (RS) 91 dan rusak ringan (RR) 63.

Salah satu rumah terdampak gempa di Desa Purwabakti Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/3/2020). (ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Bogor)
Salah satu rumah terdampak gempa di Desa Purwabakti Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/3/2020). (ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Bogor)

Dampak kerusakan rumah tersebar di Kecamatan Kalapanunggal, Cidahu dan Kabandungan. Total kerusakan di Kalapanunggal berjumlah 166 unit dengan rincian RB 41 unit, RS 75 dan RR 50.

Rumah rusak di Kecamatan Cidahu total 11 unit dengan rincian rumah RS 7 unit dan RR 4, sedangkan di Kecamatan Kabandungan total rumah rusak berjumlah 25 unit, RB 7 unit, RS 9 dan RR 9. Satu masjid di kecamatan ini juga mengalami kerusakan dengan kategori sedang.

Sementara itu, gempa yang juga dirasakan di wilayah Kabupaten Bogor meimbulkan dampak kerusakan tempat tinggal. BPBD Kabupaten Bogor mencatat total kerusakan rumah di Kecamatan Pamijahan berjumlah 20 unit, dengan rincian rumah RB 7 unit, RS 9 dan RR 4.

Kerusakan rumah tersebut tersebar di Desa Gunungbunder 1 dengan rumah RR 1 unit, Cibunian rumah RS 9 dan RR 1, Purwabakti rumah RB 7 unit, Cibitung Kulon rumah RR 1 unit dan Pasarean rumah RR 1.

Baca Juga

Lima Kecamatan di Sukabumi Laporkan Kerusakan Bangunan Akibat Gempa

TRC BPBD Kabupaten Sukabumi saat ini sedang melakukan kaji cepat di wilayah Kecamatan Kalapanunggal, sedangkan TRC BPBD Kabupaten Bogor telah berada di Kecamatan Pamijahan untuk kaji cepat. Dalam melakukan kaji cepat, TRC BPBD mengalami kesulitan saat kaji cepat di dua desa di Kecamatan Klapanungga karena listrik padam.

Berdasarkan laporan, gempa terasa di sejumlah wilayah meliputi; Kota Bogor sekitar 4-6 detik, terasa sedang hingga kuat di Kota Sukabumi sekitar 4-5 detik, terasa lemah di Kabupaten Lebak, Banten dan terasa lemah di Jakarta sekitar 5-8 detik dan terasa sedang di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. (Knu)

#BMKG #Gempa Bumi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Jumat 6 November 2026: Hujan Ringan hingga Disertai Petir di Sejumlah Kota Indonesia
BMKG merilis prakiraan cuaca Jumat, 6 November 2026. Sejumlah kota berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang, disertai petir di beberapa wilayah.
Frengky Aruan - Jumat, 06 November 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Jumat 6 November 2026: Hujan Ringan hingga Disertai Petir di Sejumlah Kota Indonesia
Indonesia
Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 6 November: Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan
BMKG memprediksi seluruh wilayah Jakarta berawan pada Jumat, 6 November 2026. Simak rincian suhu dan kelembapannya.
Yusuf Abdillah - Jumat, 06 November 2026
Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 6 November: Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan
Indonesia
BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari Ini
BMKG memprediksi hujan sedang hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada 6 November 2026. Simak penyebab dan potensi cuaca ekstrem.
Yusuf Abdillah - Jumat, 06 November 2026
BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari Ini
Indonesia
Jakbar Diprediksi Alami Hujan Tinggi Puncak Musim Hujan 2027
Berdasarkan laporan BMKG, puncak curah hujan tertinggi diperkirakan terjadi pada Februari mendatang dengan potensi hujan ekstrem.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Jakbar Diprediksi Alami Hujan Tinggi Puncak Musim Hujan 2027
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Kamis, 5 November 2026: Jakarta Berawan, Lampung Waspada Hujan Petir, Bagaimana Daerah Lain?
Prakiraan cuaca BMKG Kamis 5 November 2026. Sejumlah kota besar berpotensi diguyur hujan ringan, sementara Lampung diwaspadai hujan disertai petir.
Frengky Aruan - Kamis, 05 November 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Kamis, 5 November 2026: Jakarta Berawan, Lampung Waspada Hujan Petir, Bagaimana Daerah Lain?
Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat 3 November 2026, ini Wilayah yang Perlu Waspada
BMKG memperingatkan hujan lebat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, Selasa (3/11). Berikut daftarnya.
Soffi Amira - Selasa, 03 November 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat 3 November 2026, ini Wilayah yang Perlu Waspada
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 3 November 2026: Hujan Guyur Banyak Kota, Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
BMKG merilis prakiraan cuaca Selasa 3 November 2026. Waspada hujan petir, gelombang tinggi hingga 4 meter, dan potensi banjir rob
Frengky Aruan - Selasa, 03 November 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 3 November 2026: Hujan Guyur Banyak Kota, Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta Selasa 3 November 2026: Pagi Cerah, Sore Berubah Basah
Prakiraan cuaca Jakarta Selasa 3 November 2026 dari BMKG. Hujan ringan berpotensi mengguyur Jakarta Barat, Pusat, Selatan, dan Timur pada sore hari
Frengky Aruan - Selasa, 03 November 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta Selasa 3 November 2026: Pagi Cerah, Sore Berubah Basah
Indonesia
Pemerintah Terapkan 8 Langkah Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan 2026/2027
Mencakup pemetaan wilayah rawan bencana, penyiapan personel dan logistik, pemantauan informasi cuaca, penguatan sistem peringatan dini, hingga edukasi.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Pemerintah Terapkan 8 Langkah Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan 2026/2027
Olahraga
Prakiraan Cuaca BMKG Senin, 2 November 2026: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Diguyur Hujan, Penerbangan Wajib Waspada
Prakiraan cuaca BMKG Senin, 2 November 2026: sejumlah wilayah Indonesia berpotensi hujan ringan hingga sedang dan hujan petir. Simak peringatan BMKG.
Frengky Aruan - Senin, 02 November 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Senin, 2 November 2026: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Diguyur Hujan, Penerbangan Wajib Waspada
Bagikan