Amankan ODGJ Ngamuk Bawa Samurai, 2 Polisi Sragen Terluka
Anggota Polres Sragen terluka terkena samurai akibat ODGC mengamuk, Selasa (18/2). (Dok.Polres Sragen)
MerahPutih.com - Dua anggota Polres Sragen, Jawa Tengah, mengalami luka terkena samurai saat mengamankan pria dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang mengamuk. Keduanya kini dilarikan ke Rumah Sakit Rizky Amalia.
Kapolres Sragen melalui Kapolsek Sragen Kota, AKP Ari Pujiantoro, mengatakan insiden tersebut terjadi di Dukuh Pondok, Desa Kedungupit, Sragen, pada pukul 15.30 WIB.
“Kami mendapatkan laporan perangkat Desa Kedungupit adanya ODGJ bernama Parman alias Kecek yang mengamuk dengan membawa pedang samurai sepanjang 85 cm,” kata Ari, Selasa (18/2).
Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat, yang kemudian berkoordinasi dengan tim evakuasi dari RSJ Surakarta.
Baca juga:
Namun, upaya negosiasi yang dilakukan tidak membuahkan hasil, justru pelaku semakin agresif dan mengunci diri di dalam rumah.
“Setelah berhasil membujuk pelaku untuk membuka pintu, petugas mencoba mengamankan senjata tajam yang dibawanya,” papar dia.
Dia menjelaskan pelaku tiba-tiba mengayunkan pedang tersebut, melukai Aiptu Widyatmoko, yang jari kanannya mengalami retak tulang dan luka sepanjang 3 cm.
“Serma Eko Siswato yang turut dalam upaya evakuasi juga mengalami luka robek di sela ibu jari dan telunjuk kiri hingga mendapat dua jahitan,” katanya.
Baca juga:
40 ODGJ Dititip Pemkab Bandung Jabar di Cilacap Minim Perhatian
Dia menambahkan setelah melalui proses pengamanan yang cukup menegangkan, pukul 17.55 WIB pelaku akhirnya berhasil diamankan dan dievakuasi ke RSJ Surakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Rencananya, Aiptu Widyatmoko akan menjalani operasi di RS Mardi Lestari Sragen. “Kami mengapresiasi kesigapan anggota tim dalam menangani situasi ini meskipun ada korban di pihak petugas,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Bagikan
Berita Terkait
Polri Pastikan Layanan Contact Center 110 Diakses Gratis, Masyarakat Bisa Lapor 24 Jam
Nakhoda dan ABK KM Putri Sakinah Ditetapkan Tersangka, Polisi Sebut Ada Unsur Kelalaian
Protes Institusi Polri Ditempatkan ‘Setara’ Kementerian, Penasihat Kapolri: Bertentangan dengan UUD 1945!
Polisi Tangkap Jurnalis di Morowali, Tegaskan Bukan Terkait Profesi Pers
Viral Pos Polisi Tulungagung Dipakai Bikin Video Mesum, Identitas Pelaku Masih Dicari
Rotasi Jabatan di Polda Metro Jaya, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Diganti
Premanisme di Jakarta Masih Marak, 250 Kasus Terungkap Sepanjang 2025
Peredaran Narkoba untuk Malam Tahun Baru Digagalkan Polisi, Modus Baru Digunakan Pengedar
Polda Metro Jaya Ungkap 7.426 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, Hampir 10 Ribu Tersangka Ditangkap
Polresta Solo Terjunkan 992 Personel Amankan Malam Pergantuan Tahun, Dilarang Pesta Kembang Api