AMAN Soroti Kegagalan Nawacita Jokowi Merdekakan Masyarakat Adat

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 10 Agustus 2024
AMAN Soroti Kegagalan Nawacita Jokowi Merdekakan Masyarakat Adat

Deputi Sekretaris Jenderal AMAN bidang Ekonomi dan Dukungan Komunitas Annas Radin Syarif menyampaikan materi kondisi masyarakat adat di Indonesia dalam diskusi Forum Bumi, di Jakarta Selatan, Kamis (8

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hari perayaan 79 tahun kemerdekaan bangsa Indonesia akan tiba dalam hitungan hari, tepatnya 17 Agustus mendatang. Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) menyoroti ihwal kemerdekaan masyarakat adat yang belum sepenuhnya mendapatkan hak-haknya untuk merdeka.

Deputi Sekretaris Jenderal AMAN bidang Ekonomi dan Dukungan Komunitas Annas Radin Syarif menyatakan selama kepemimpinan dua periode Presiden Joko Widodo (Jokowi) janji-janjinya soal masyarakat adat belum terpenuhi.

Annas membeberkan Jokowi dalam poin Nawacitanya sempat menjanjikan kepada masyarakat adat soal Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat, pembentukan Komisi Nasional (Komnas) Masyarakat Adat, hingga pengakuan tanah adat. Namun, lanjut dia, janji-janji Jokowi itu tidak ada terwujud.

"Enggak jelas sekarang. Soal komnas Masyarakat Adat. Ya di Nawacita tidak ada sama sekali prestasinya," kata Annas, saat berbincang dengan MerahPutih.com di Jakarta, Kamis (8/8) lalu.

Baca juga:

Pandemi dan Legalitas Masyarakat Adat

Terkait klaim Jokowi tentang pengakuan tanah adat, Annas menyoroti realisasi sangat kecil tidak sesuai dengan jumlah yang ditargetkan dalam janji Program Nawacita. Menurutnya, realisasi itu masih belum cukup memberikan hak-hak masyarakat adat.

"Ya paling hutan adat itu saja. Tetapi tanah adat pun dari 30 juta, ditargetkan sekitar 12 atau delapan hektar. (Terealisasi) Itu kan baru 200-300 ribu hektar cuma di beberapa komunitas (masyarakat adat)," ungkapnya.

Dilansir dari laman Mangobay, Pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) hingga kini baru menetapkan hutan adat sebanyak 131 komunitas dengan total 244.195 hektar.

Padahal, potensi hutan adat dari peta wilayah adat teregistrasi di Data Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA) mencapai 22,8 juta hektar. Adapun masa pemerintahan Presiden Jokowi akan segera berakhir terhitung dua bulan lagi, Oktober 2024 ini.

Baca juga:

RPJM Peninggalan SBY Bikin Nawacita Jilid II Jokowi Terkendala

"Di situ kita lihat, selama dua periode capaiannya hampir tidak ada terkait komitmen dia (Jokowi) sendiri," pengurus AMAN itu. (Tka)

#Masyarakat Adat #Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Tujuh teman sekolah Jokowi di SMAN 6 Solo akan menjadi saksi sidang kasus ijazah palsu. Mereka tinggal menunggu panggilan.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Indonesia
Ijazah Gibran Digugat ke MK oleh Denny Indrayana, Jokowi: Masak Disuruh Paket C Lagi
Wapres Gibran sudah menempuh pendidikan SD 16 Surakarta, SMPN 1 Surakarta, SMA di Orchid Park Secondary School di Singapura, dan kemudian di O-Level.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Ijazah Gibran Digugat ke MK oleh Denny Indrayana, Jokowi: Masak Disuruh Paket C Lagi
Indonesia
Kubu Roy Suryo Sebut Dakwaan Fitnah Ijazah Jokowi Terlalu Prematur, tak Ada Forum Resmi yang Menguji
Pasal tersebut dinilai terlalu dini karena belum ada forum resmi yang menyatakan ijazah Jokowi yang dipersoalkan benar-benar asli atau palsu.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kubu Roy Suryo Sebut Dakwaan Fitnah Ijazah Jokowi Terlalu Prematur, tak Ada Forum Resmi yang Menguji
Indonesia
Kebakaran Pabrik Mebel Jokowi, 2 Jam Padamkan Sendiri Gagal Baru Panggil Damkar
Pabrik mebel PT Rakabu Sejahtera milik Presiden ke-7 Jokowi di Sragen terbakar akibat kebocoran pipa oli. Simak kronologi dan penanganannya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Kebakaran Pabrik Mebel Jokowi, 2 Jam Padamkan Sendiri Gagal Baru Panggil Damkar
Indonesia
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Budi mengaku tujuannya datang ke Solo untuk mengundang ke acara podcast The Johan Budi Untold Stories.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Bagikan